Uji Coba Massal Obat Covid-19 Diikuti 900 Pasien dari 90 Negara
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Uji Coba Massal Obat Covid-19 Diikuti 900 Pasien dari 90 Negara

Kamis, 16 April 2020 | 19:49 WIB
Oleh : YUD

Jenewa, Beritasatu.com - Sebanyak 900 orang pasien dari 90 negara di berbagai belahan dunia mengikuti uji coba massal (solidarity trial). Program tersebut diselenggarakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), guna mengetahui keampuhan obat-obatan yang telah digunakan untuk pasien Covid-19, kata Direktur Jenderal WHO, dr Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss.

"Uji coba massa itu dilakukan demi mengevaluasi keamanan dan keampuhan dari satu obat tertentu dan kombinasi beberapa obat," kata Ghebreyesus dalam sesi pengarahan harian, Rabu (15/4), yang disiarkan laman resmi WHO, Kamis (16/4/2020).

Menurut dia, uji coba massal atau solidarity trial itu juga bertujuan untuk mempercepat penelitian dan pengembangan pengobatan serta uji coba vaksin Covid-19, penyakit menular yang disebabkan jenis baru virus corona (SARS-CoV-2).

Dalam laman resminya, WHO menyebutkan sejumlah obat-obatan yang jadi objek uji coba, di antaranya Remdesivir; Lopinavir/Ritonavir; Lopinavir/Ritonavir dengan Interferon beta-1a; dan Chloroquine atau Hydroxychloroquine (obat anti-malaria).

WHO menjelaskan Remdesivir merupakan obat yang sempat diuji coba untuk merawat penderita Ebola. "Obat itu memperlihatkan hasil menjanjikan saat diuji coba ke hewan yang menderita Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS), yang keduanya disebabkan virus corona. Hasil itu menunjukkan kemungkinan obat dapat bekerja untuk pasien Covid-19," demikian tulis WHO.

Sementara itu, Lopinavir/Ritonavir merupakan obat yang terdaftar untuk pasien HIV, tetapi belum pernah ada bukti klinis yang menunjukkan pil itu dapat menyembuhkan MERS, SARS, dan Covid-19, atau menghentikan penularan.

Akan tetapi, obat itu tetap jadi objek penelitian demi memastikan efektivitas penggunaan Lopinavir/Ritonavir terhadap pasien Covid-19. "Sejauh ini hasil penelitian di labratorium menunjukkan ada indikasi kombinasi obat ini (dengan yang lain) mungkin efektif menyembuhkan penyakit Covid-19, tetapi sejauh ini belum ada kesimpulan yang final," terang WHO.

Dalam keterangannya, para pakar di WHO turut mengombinasikan penggunaan Lopinavir/Ritonavir dengan Interferon beta-1a, obat yang digunakan banyak penderita sklerosis, gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang.

Chloroquine atau Hydroxychloroquine juga jadi obat yang diuji coba WHO pada solidarity trial. Obat itu biasa digunakan untuk pasien malaria dan orang dengan keluhan sendi, tendon, ligamen, dan jaringan halus lainnya.

"Di China dan Prancis, sejumlah penelitian menunjukkan indikasi adanya manfaat yang mungkin dapat diperoleh dari chloroquine fosfat terhadap penyakit pneumonia yang disebabkan oleh Covid-19, tetapi perlu lebih banyak uji coba secara acak untuk membuktikan keampuhan obat," jelas WHO.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Adinkes Gelar Edukasi Online Pencegahan Covid-19

Mundipharma Indonesia mendukung Adinkes dalam edukasi pencegahan dan penangangan Covid-19.

KESEHATAN | 16 April 2020

Virus Corona Baru Menular Cepat Lewat Close Contact

Menjaga jarak dengan orang lain sangat penting untuk menghindari penularan virus Corona baru.

KESEHATAN | 16 April 2020

Pertama Kali, Pasien Covid-19 Sembuh Lebih Banyak daripada yang Meninggal

Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh tercatat 548 orang, sedangkan yang meninggal 496 orang.

KESEHATAN | 16 April 2020

Cegah Penularan Covid-19,Tenaga Kesehatan Berusia 60 Tahun Diminta Kerja dari Rumah

Tenaga medis berusia di atas 60 tahun dan memiliki penyakit penyerta dianjurkan untuk bekerja di rumah.

KESEHATAN | 16 April 2020

Kecuali Layanan Emergency, Kemkes Imbau Seluruh RS Tutup Praktik Rutin

Kementerian Kesehatan mengimbau agar seluruh rumah sakit untuk menutup seluruh praktik rutin kecuali penanganan layanan emergency.

KESEHATAN | 16 April 2020

Minggu Ini Tujuh Universitas Operasikan Lab Test Covid-19

Pekan ini, tujuh universitas negeri di Indonesia yang mendapatkan bantuan set laboratorium test Covid-19 berbasis RT-PCR mulai beroperasi.

KESEHATAN | 16 April 2020

Gugus Tugas: Pelaksanaan Uji Sampel Akan Lebih Masif

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menegaskan bahwa pengujian sampel bagi orang dalam pengawasan (ODP) akan dilakukan dengan lebih masif.

KESEHATAN | 16 April 2020

Tenaga Medis Covid-19 Berjuang Melawan Lelah Fisik dan Hoax

Beban tanggung jawab tenaga medis bukan hanya lelah fisik semata, tetapi juga lelah mendengar hoax.

KESEHATAN | 16 April 2020

Bertambah 380, Kasus Covid-19 di Indonesia Menjadi 5.516

Terdapat 5.516 kasus positif Covid-19 di Indonesia atau bertambah 380 dari hari sebelumnya.

KESEHATAN | 16 April 2020

Kalbe Farma Memberikan Pelayanan Pemeriksaan 8.000 Tes PCR Gratis

PT Kalbe Farma Tbk bersedia memeriksa 8.000 sampel polymerase chain reaction (PCR) virus Covid-19 gratis.

NASIONAL | 16 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS