Ikatan Dokter Indonesia Khawatirkan Ledakan Kasus Baru Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Ikatan Dokter Indonesia Khawatirkan Ledakan Kasus Baru Covid-19

Kamis, 21 Mei 2020 | 19:47 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penambahan jumlah kasus positif baru Covid-19 pada hari ini, Kamis (21/5) dilaporkan mendekati angka 1.000 atau persisnya 973 kasus. Jumlah ini menjadi rekor tertinggi sejak dilaporkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020 atau 111 hari lalu. Jawa Timur mencatat rekor sebagai provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini melebihi DKI Jakarta, yaitu sebanyak 502 kasus.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengkhawatirkan terjadinya ledakan kasus karena kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dari pemerintah mulai kendor.

Wakil Sekjen PB IDI, Fery Rahman mengatakan semakin tingginya penambahan kasus karena memang pemeriksaan Covid-19 makin massif di semua wilayah baik itu dengan tes cepat molekuler (TCM) maupun PCR. Semakin banyak kasus ditemukan dengan pemeriksaan tersebut.

Tetapi, menurut Fery, semakin tingginya kasus yang dilaporkan juga mengindikasikan penularan virus dari orang ke orang masih tinggi. Ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan dari pemerintah maupun pemerintah daerah untuk memutus rantai penularan belum maksimal. Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, seperti jaga jarak, pakai masker, tidak keluar rumah jika tidak mendesak, hindari kerumunan, cuci tangan, dan lain-lainnya mulai menurun. Bahkan menjelang hari raya Idulfitri sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar-pasar dipenuhi orang yang berdesakan.

“Kepatuhan terhadap protokol kesehatan sepertinya mulai menurun, tidak seperti di awal-awal,” kata Fery, Kamis (21/5/2020).

Fery mengatakan, peningkatan kasus mulai terjadi di daerah sampai di dusun-dusun. Dari laporan kantor cabang IDI di berbagai daerah, banyak pasien yang tertular adalah mereka yang beraktivitas di kerumunan, seperti pedagang di pasar dan pembeli.

Menurut Fery, selama kepatuhan ini rendah, maka ledakan kasus akan terjadi. Ledakan kasus tentu berimbas ke pelayanan. Saat ini, menurut Fery, dari sisi kapasitas alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis cukup memadai. Demikian pula jumlah rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Tetapi jika terjadi ledakan kasus maka bisa jadi kapasitas ini menjadi tidak memadai.

Oleh karena itu, menurut Fery, selama vaksin Covid-19 belum ditemukan, maka protokol kesehatan harus tetap dijalankan. New normal atau berdamai dengan Covid-19, bukan dimaknai sebagai bebas melakukan aktivitas dan mengabaikan Covid-19, melainkan tetap beraktivitas dengan menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, dan lain-lain.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

9 Pasien Positif Covid-19 di Bengkulu Dinyatakan Sembuh

Pasien virus covid-19 yang dinyatakan sembuh berasal dari tenaga medis dan masyarakat umum.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Jelang Idulfitri, Pemerintah Kembali Ingatkan Protokol Kesehatan

Masyarakat diminta agar mematuhi protokol kesehatan dalam berkegiatan menjelang Idulfitri 1441 H.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Jatim Sumbang Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19

Dalam 24 jam terakhir, terdapat penambahan sebanyak 502 kasus baru di Jatim atau lebih dari separuh dari total penambahan kasus baru di Indonesia yakni 973.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Tambah 502 Kasus Baru Covid-19, Jatim Penyumbang Terbanyak Nasional

Dengan tambahan kasus baru yang sangat tinggi tersebut, Jatim kini menjadi episentrum baru penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Catat Rekor Tertinggi, Tambahan Kasus Positif Covid-19 Capai 973

Dengan penambahan 973 kasus baru, maka total kasus positif Covid-19 menjadi 20.162 hingga hari ini, Kamis (21/5/2020) pada pukul 12.00 WIB.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Dokter Vito Damay: Indonesia Tidak Terapkan Konsep Herd Immunity

Kelonggaran beraktivitas dengan kebiasaan baru adalah langkah yang ditempuh sebagai jalan tengah untuk mengurangi laju penularan dan tetap menjaga kestabilan.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Pasien Membeludak, RS Darurat Wisma Atlet Minta Kesadaran Masyarakat Putus Rantai Covid-19

Jumlah pasien Covid-19 rata-rata perhari di RS Darurat Wisma Atlet dari awalnya hanya 500 orang per hari, kini meningkat hingga diatas 1.000 orang per hari.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Dokter Vito Damay: New Normal Adalah Keniscayaan

Segala aktivitas mulai dari rajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak di tengah kerumunan akan menjadi kebiasaan ke depan.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Untuk Tempat Singgah Pejuang Medis, Oppo Donasikan Rp 100 Juta

Produsen ponsel Oppo mendonasikan Rp 100 juta yang akan diserahkan kepada Habitat for Humanity Indonesia untuk aksi sosial kemanusiaan #TempatSinggahPejuangMedi

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Menko Airlangga: 132,6 Juta Warga Gratis Iuran BPJS Kesehatan

Sebanyak 132,6 juta warga adalah PBI yang ditanggung pemerintah pusat sebanyak 96,6 juta orang dan 36 juta orang ditanggung pemda.

KESEHATAN | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS