Pandemi Covid-19, Imunisasi Anak Wajib Dijalankan
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Pandemi Covid-19, Imunisasi Anak Wajib Dijalankan

Selasa, 2 Juni 2020 | 19:37 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Meskipun di tengah masa pandemi, imunisasi kepada anak-anak wajib diberikan dan dijalankan. Pemberian imunisasi merupakan bagian dari hak asasi anak-anak bangsa.

Untuk menekan penularan Covid-19, pemerintah mendorong layanan medis dan konsultasi medis dilakukan dengan telemedis.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, namun untuk layanan spesifik seperti imunisasi pada anak-anak tidak boleh dihentikan sama sekali.

"Imunisasi merupakan hak asasi anak-anak untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit. Mereka harus sehat karena merekalah masa depan bangsa," katanya dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Namun menurut Yurianto, cara-cara layanan imunisasi lama tidak bisa dilakukan, seperti datang ke posyandu dan berkerumun. Oleh sebab itu harus ada mekanisme yang diubah dari petugas imunisasi dan orang tua balita.

"Kita harapkan bantuan imunisasi tetap jalan. Minta dijadwalkan, membuat janji sehingga tidak datang berkelompok dalam satu tempat karena akan memberikan risiko yang besar," ucapnya.

Begitu pula untuk pengobatan pasien dengan penyakit kronis seperti TBC, tidak boleh terputus minum obat. Upaya kontrol untuk mendapatkan obat bisa dilakukan dengan inovasi tanpa mengabaikan keamanan penularan Covid-19.

Yurianto mengingatkan, beberapa saat yang akan datang, beberapa daerah akan mulai menerapkan kenormalan baru (kebiasaan baru) dengan ditandai aktivitas produktif.

"Ini bukan sebuah euforia yang diekspresikan dengan merasa bebas untuk melakukan apapun, bertindak apapun dan siapapun dengan mengabaikan protokol kesehatan," ungkapnya.

Apabila ada pusat perbelanjaan yang sudah dibuka bukan berarti ada kebebasan membawa orang tua, membawa orang dengan penyakit penyerta, anak-anak, balita untuk dibawa. Hal ini akan menimbulkan risiko besar.

Dalam era ini lanjutnya, banyak perubahan yang harus dilakukan. Adaptasi kebiasaan baru mutlak dijalankan.

"Kebiasaan baru harus kita budayakan. Basis perubahan ini adalah edukasi yang terus-menerus. Kita sangat berharap peran keluarga dalam kebiasaan baru untuk dilakukan bersama-sama," ungkapnya.

Sementara itu, hingga Selasa (2/6/2020) penularan Covid-19 masih terjadi. Pemerintah sudah melakukan pemeriksaan terhadap 342.464 spesimen. Jumlah pasien sembuh bertambah 609 menjadi 27.549.

Jumlah ini menurutnya, tidak menggambarkan kasus total di tanah air, sebab ada provinsi yang hanya memiliki penambahan satu kasus positif dan nol kasus positif.

Beberapa provinsi menunjukkan penambahan kasus positif yang cukup banyak. Jawa Timur tercatat penambahan 213 kasus positif, jumlah ini meningkat dibanding satu hari sebelumnya. Papua 94 kasus, meningkat dibanding sehari sebelumnya, DKI Jakarta 60 kasus, jumlah ini menurun dibanding sehari sebelumnya, Sulawesi Selatan bertambah 44, menurun dibanding sehari sebelumnya, Sumatera Selatan bertambah 24 kasus, menurun dibanding sehari sebelumnya.

"Jumlah pasien sembuh bertmbah 298 menjadi 7.935, meninggal bertambah 22 menjadi 1.663. Sebanyak 417 kabupaten/kota di 34 provinsi terdampak," kata Yurianto.

Jumlah orang dalam pemantauan 48.023 dan pasien dalam pengawasan 13.213.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sebelum Memulai Aktivitas New Normal, Masyarakat Diminta Disiplin

Sikap disiplin terhadap perilaku aman menjadi kunci dalam memulai aktivitas di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

Sambut New Normal, Plossa Bisa Buat Pakai Masker Tidak Sesak

Plossa Eucalyptus dapat melegakan pernapasan ketika merasa sesak akibat terlalu lama menggunakan masker.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

2.000 ABK Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, 100 Positif Covid-19

MV Westerdam datang dari Filipina.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, Tenaga Medis Diminta Tidak Melakukan Hal Ini

IDI meminta seluruh tenaga medis di Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan ketat

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, IDI Ingatkan Tenaga Medis Cegah Infeksi Silang

Di Indonesia, pada awal pandemi, banyak tenaga medis gugur karena tidak siap.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, Bintang Toedjoe Sebar 1 Juta Joss C 1000

Kick off Joss C 1000 ditandai dengan penyerahan bantuan produk tersebut di dua rumah sakit rujukan Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Merokok Memperparah Infeksi Covid-19

Penelitian menunjukkan para perokok lebih berisiko terinfeksi Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Gugus Tugas: Kita Harus Kembali Menata Kehidupan

Masyarakat harus melakukan perubahan perilaku dalam kesehariannya karena sampai hari ini vaksin Covid-19 belum ditemukan.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Penambahan Kasus Positif DKI Jakarta Tertinggi, 15 Provinsi Lain Nol Penambahan

Angka penambahan kasus Covid-19 yang masih cukup tinggi disebutkan Yurianto ada di DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Barat dan di Kalsel.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Dinkes Bengkulu Perbanyak Pemeriksaan PCR

Total warga Bengkulu yang terjangkit Covid-19 mencapai 91 orang.

KESEHATAN | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS