Kasus Baru Covid-19 Cetak Rekor Tertinggi, Ini Pendapat Pakar
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kasus Baru Covid-19 Cetak Rekor Tertinggi, Ini Pendapat Pakar

Sabtu, 6 Juni 2020 | 23:29 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penambahan kasus positif Covid-19, Sabtu (6/6/2020), mencapai 993 kasus. Angka ini mencetak rekor tertinggi sejak kasus pertama dilaporkan di Indonesia pada Senin (2/3/2020). Sebelumnya, angka peningkatan kasus positif yang cukup tinggi juga tercatat pada Kamis (21/5/2020) sebanyak 973 dan Sabtu (23/5/2020) sebanyak 949. Dengan penambahan kasus tersebut, total kasus Covid-19 hingga hari ini menjadi 30.514. Penambahan kasus paling besar dikontribusi oleh Provinsi Jawa Timur sebanyak 286 kasus.

Pakar epidemiologi sekaligus Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, Defriman Djafri mengatakan, peningkatan kasus secara nasional dikontribusi oleh daerah. Harus dilihat mengapa daerah yang memberikan kontribusi besar tersebut melaporkan penambahan kasus besar. Yang jelas, penambahan kasus yang tinggi dipicu beberapa faktor.

Di antaranya, karena kecepatan penelusuran kasus atau contact tracking dan testing PCR yang dilakukan di daerah tersebut. “Karena kecepatan contact tracking dan testing jadi kunci dalam penemuan kasus,” kata Defriman yang akrab dipanggil Deff kepada Beritasatu.com, Sabtu.

Tetapi, bisa jadi penambahan kasus yang tinggi dipicu antiklimaks kesadaran masyarakat. Menurut Deff, orang sudah mulai jenuh dengan pembatasan sosial berskala besar. Meski new normal masih transisi atau adaptasi, tetapi orang sudah menganggap hidup normal tanpa pembatasan.

Deff juga mengatakan antiklimaks ini bisa jadi karena stigma negatif tentang Covid-19. Sejak awal virus corona dianggap virus mematikan dan sangat berbahaya. Padahal tidak seperti itu. Yang benar adalah penularan virus ini sangat cepat, tetapi tidak mematikan. Faktanya, lebih dari 50% pasien Covid-19 yang meninggal karena adanya penyakit penyerta atau kormobit.

“Stigma mematikan itu membuat orang sudah takut sejak awal, dan sekarang tidak takut lagi. Orang jenuh dan ingin bergerak, dan peluang itu kini dibuka pemerintah melalui new normal,” kata Deff.

Menurut Deff, kondisi inilah yang justru sangat dikhawatirkan. Mobilitas orang yang mulai kembali normal turut memindahkan virus dari satu orang ke orang lain. Apalagi saat ini menurut Gugus Tugas sekitar 80% orang terinfeksi tidak menunjukkan gejala spesifik.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Adhi Cakra Utama Mulia Sumbang APD untuk Dua RS

Donasi APD telah didistribusikan melalui Co-Hope pada Selasa (2/6/2020) lalu, kepada RS Zahirah dan RS Jantung Jakarta.

KESEHATAN | 6 Juni 2020

Menko PMK Optimistis 20.000 Tes PCR Tiap Hari Tercapai

Percepatan pengujian spesimen melalui metode PCR menurut Muhadjir akan sukses dengan adanya relawan.

KESEHATAN | 6 Juni 2020

Momen Baby Shower Pengaruhi Tumbuh Kembang

Saat proses mandi biasanya terjadi interaksi antara orang tua dan anak.

KESEHATAN | 6 Juni 2020

Cara Meredakan Rasa Nyeri Tanpa Obat

Untuk mengatasi nyeri tanpa obat dapat dilakukan dengan stretching atau peregangan.

KESEHATAN | 5 Juni 2020

Tangani Covid-19, Kemristek Percepat Riset Vaksin Lokal

Riset vaksin ini ditekankan sebagai solusi pamungkas menghadapi Covid-19.

KESEHATAN | 5 Juni 2020

Cegah Penularan pada Tenaga Medis, RS untuk Pasien Covid-19 Harus Dipisah

Ini penting untuk meminimalisir penularan silang di RS terutama terhadap tenaga medis.

KESEHATAN | 5 Juni 2020

31 Dokter Gugur karena Covid-19, IDI: Dokter Harus Waspada Masuki New Normal

Orang akan kembali beraktivitas normal termasuk bebas berobat ke faskes. Penularan silang di faskes besar kemungkinan terjadi.

KESEHATAN | 5 Juni 2020

Kiat Menjaga Berat Badan Ideal Saat di Rumah Saja

Banyak orang yang mengeluh mengalami peningkatan berat badan selama pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 5 Juni 2020

Gugus Tugas Kejar Target Pemeriksaan 20.000 Spesimen Per Hari

Semakin masifnya pemeriksaan akan mempercepat upaya pemutusan rantai penularan Covid-19.

KESEHATAN | 5 Juni 2020

Pasien ODP Covid-19 di Bengkulu Bertambah 14 Kasus

14 kasus ODP Covid-19 penambah pada hari ini berasal dari Kota Bengjlu 13 kasus dan satu kasus asal Rejang Lebong dan satu kasus PDP asal Kota Bengkulu.

KESEHATAN | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS