Tahun Depan, Buruh Tuntut Upah Rp 4,9 Juta
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Tahun Depan, Buruh Tuntut Upah Rp 4,9 Juta

Selasa, 15 September 2015 | 15:47 WIB
Oleh : Haikal Pasya / YUD

Jakarta - Demonstrasi kaum buruh masih berlanjut. Kali ini, aksi massa dilakukan oleh dua elemen buruh yakni Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN) dan Serikat Pekerja Retail Indonesia (SPRIN) di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).

Dalam aksinya kali ini, mereka melontarkan sebanyak 11 tuntutan. Akan tetapi, salah satu poin yang menjadi tuntutan utama mereka adalah dengan menaikan upah ril nasional tahun 2016 menjadi Rp 4,9 juta bagi buruh lajang.

"Katanya upah Rp 4,9 juta kegedean. Kalau ada yang mikir begitu, mereka nggak tahu kebutuhan kita. Kita juga berhak dapat upah yang layak," kata salah satu orator.

Selain itu, dua elemen buruh tersebut juga menuntut pencabutan Permenaker nomor 13/2012 tentang komponen dan pelaksanaan pencapaian KHL serta penghapusan sistem kerja kontrak (outsourching). Tuntutan lain yakni memangkas gaji, tunjangan pejabat tinggi dan efisiensi belanja pejabat yang tiak perlu.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Penipuan Tiket Bon Jovi Berhasil Ditangkap

Pelaku penipuan bernama Fani Gunawan berhasil ditangkap pada 13 September 2015.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Basuki Berniat Bangun Lapas Modern di Tangerang

Lapas modern ditujukan untuk tempat pembinaan para narapidana.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Basuki Wacanakan Pembangunan 50.000 Unit Rusun

Sekitar 24 persen akan dibangun rusunami atau sekelas apartemen (flat) bagi kalangan menengah ke atas.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Wisma Atlet di Jakarta akan Dijadikan Rumah Susun

Jika Asian Games sudah selesai digelar, maka Wisma Atlet akan dikembalikan menjadi rusun untuk kelas menengah.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Sejak Jadi Gubernur, Basuki Sudah Pecat 120 PNS

Ada sekitar 2.500 PNS yang diturunkan jabatannya selama Basuki jadi Gubernur DKI.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Basuki Senang DPRD Kritik Anggaran DKI

Kondisi ini dinilai akan membawa dampak positif bagi penyusunan, pembahasan, dan pengesahan APBD.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Pembunuhan di Ponpes Al-Mardaniyah Bermotif Asmara

Terungkap kalau selama ini pelaku menjalin hubungan asmara dengan istri korban.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Ali Wardhana Dimakamkan

Ali Wardhana pernah menjabat menteri keuangan pada 1968 sampai 1983.

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Basuki Berharap Ibu Pejabat Ikut Cegah Korupsi

"Harus diakui kalau dalam keluarga di Indonesia ada lelucon, kalau mau dapat proyek, baik-baikin bininya."

MEGAPOLITAN | 15 September 2015

Pengawasan Lemah, Kasus Jual Beli Rusunawa di Jakut Meningkat

Pengawasan yang lemah dan permainan dari penghuni yang sudah menempati dalam jangka waktu cukup lama membuat aktivitas jual-beli dan oper alih Rusunawa di Jakut

MEGAPOLITAN | 15 September 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS