Melawan, Perampok Toko Tewas Ditembak Polisi
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Melawan, Perampok Toko Tewas Ditembak Polisi

Selasa, 2 Juli 2019 | 17:17 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penjahat kambuhan atau residivis berinisial D (32), tewas ditembak polisi karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap terkait kasus perampokan toko, di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (2/7/2019). Sementara itu, kawannya berinisial HP (25) ditembak di bagian kaki karena berusaha kabur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), di Toko Alva Store, Kota Tangerang. Kemudian, Subdit Resmob membentuk tim dan melakukan penyelidikan.

"Setelah melakukan penyelidikan, bertanya kepada saksi, membuka data base berkaitan dengan kasus-kasus curas, penyidik menemukan dua nama," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/7/2019).

Dikatakan Argo, awalnya polisi menangkap tersangka HP, di kawasan Srengseng, Jakarta Barat. Selanjutnya, penyidik membawanya untuk dilakukan pengembangan.

"Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap tersangka HP, ternyata tersangka ini berdua dengan tersangka D melakukan kegiatan pencurian dengan kekerasan," ungkapnya.

Argo menyampaikan, penyidik selanjutnya mendapatkan tersangka D di kawasan Palmerah. Namun, ketika akan ditangkap yang bersangkutan melakukan perlawanan sehingga penyidik menembaknya. Tersangka D akhirnya meninggal dunia akibat kehabisan darah pada saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kita lakukan tindakan tegas terukur (tembak), namun dalam perjalanan kehabisan darah. Tersangka D adalah residivis. Kemudian sudah melakukan kegiatan curas baik itu di toko pakaian, kelontong sudah lebih dari lima kali. Ada laporan polisinya," katanya.

Sementara itu, penyidik juga terpaksa melumpuhkan tersangka HP dengan menembak kakinya karena berusaha kabur dari mobil ketika penyidik hendak menangkap tersangka D.

Argo menambahkan, modus kedua tersangka adalah berkeliling naik sepeda motor mencari target, pada saat toko mau tutup, sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka beraksi di pinggiran Jakarta, seperti Bekasi, Depok dan Tangerang.

"Saat jalan observasi, dia menemukan toko yang dijaga sendiri, kemudian dia berhenti pura-pura mau beli. Kebetulan di Toko Alva Store hanya ada kasir (ketika kejadian), jadi ada kesempatan masuk," jelas Argo.

Menurut Argo, ketika situasi dinilai aman, kedua bandit itu langsung mengeluarkan golok yang memang selalu dibawa ketika beraksi.

"Golok ini selalu diselipkan di pinggang, dan langsung diambil, diarahkan ke leher korban. Dua-duanya menggunakan golok, sehingga korban takut cemas. Lalu tersangka mengambil handphone dan uang di laci kasir, kemudian melarikan diri," tandasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka HP dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukumannya 9 tahun penjara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Data: Jakarta Rawan Kebakaran

Berdasarkan data setidaknya kebakaran di DKI Jakarta bisa terjadi 3-4 kali dalam sehari.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

5 Remaja Pelaku Curas di Kelapa Gading Dibekuk Polisi

Para pelaku yang sedang nongkrong tidak terima dengan kelompok pemuda yang menggas (blayer) knalpot motor modifikasi.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

CCTV Jadi Bukti Penting Polisi Ungkap Penusukan di Ancol

"Kami sudah mengarah ke orang yang kami tuju berdasarkan hasil rekaman kamera pengintai," Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

Tilang Elektronik, Polisi Tindak 12.563 Pelanggar

Pelanggaran sistem ganjil-genap paling banyak ditindak.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

Silpa Kota Depok 2018 Capai Rp 765,6 Miliar

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan pihaknya menyadari bahwa perlu segera diambil tindakan-tindakan strategis untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

Perbaikan Jembatan Mampang Perlu Waktu Lama

Idris menyadari bahwa hal itu tidaklah mudah karena hal tersebut merupakan wewenang dan otoritas pusat.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

Turunkan Polusi Udara, DKI Harus Segera Terapkan ERP

Saat dikonfirmasi mengenai kualitas udara yang tidak sehat, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan masih belum mau berkomentar apa pun.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

KPBB Nilai DKI Belum Serius Tangani Polusi Udara

Semakin membaiknya sistem transportasi dan penurunan kemacetan ternyata berbanding terbalik dengan kualitas udara di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

Polres Bogor Tetapkan Wanita Bawa Anjing ke Masjid Sebagai Tersangka

SM disangkakan telah melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan atau penistaan agama.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019

Kemarau, Debit Sungai Ciliwung di Katulampa Nol Sentimeter

Kondisi seperti ini diprediksi akan terjadi hingga Oktober 2019 mendatang.

MEGAPOLITAN | 2 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS