DKI Diminta Konsisten Awasi Baku Mutu Industri
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

DKI Diminta Konsisten Awasi Baku Mutu Industri

Jumat, 9 Agustus 2019 | 20:15 WIB
Oleh : Erwin C Sihombing / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Walhi DKI Jakarta Tubagus Soleh Ahmadi meminta Pemprov DKI konsisten dalam mengawasi standar baku mutu emisi gas buang. Pengawasan secara berkala penting dilakukan untuk menghindari kesan bahwa DKI baru bergerak setelah warga mengeluhkan pekatnya polusi udara.

"Di tengah kondisi seperti ini harusnya responnya cepat. Lebih ekstra lagi. Baik dari segi laporan emisi dari si industri maupun inspeksi yang dilakukan oleh Pemprov DKI, dalam Hal ini Dinas Lingkungan Hidup (LH)," kata Bagus, di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Belum lama ini Dinas LH menjatuhkan sanksi sedikitnya terhadap tiga perusahaan yang memiliki cerobong emisi gas buang tidak sesuai dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 13/2009 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan Kepgub No 670/2000 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak di Provinsi DKI Jakarta.

Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Indonesia Acid Industry, PT Mahkota Indonesia, dan PT. Hong Xin Steel. Ketiganya diberi sanksi memperbaiki cerobong asap selama 45 hari. Jika perbaikan tidak dilakukan sesuai tenggat maka izin lingkungannya bisa dibekukan.

Pihak Dinas LH DKI mensinyalir sebanyak 114 perusahaan di DKI memiliki cerobong asap yang diduga turut menyumbang polutan. Di 2019 ini sebanyak 90 perusahaan yang bergerak di sektor industri bakal diinspeksi.

"Dengan kondisi seperti ini pula pemprov harus tegas dalam penegakan hukum, jika tidak sesuai maka izin lingkungannya dapat dicabut," pinta Bagus.

Dia menyayangkan jika pemerintah abai dalam menjamin perlindungan terhadap warganya jika pengawasan lingkungan terhadap pelaku industri yang melanggar berjalan lemah atau tidak serius, karena masalah lingkungan bisa berdampak luas bukan hanya mengorbankan warga tetapi bisa menggerus citra Jakarta sebagai Ibu Kota.

"Itu yang tidak betul, artinya pemerintah belum bisa menjamin perlindungan terhadap warga akan hak atas udara bersih," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wali Kota Bogor Bima Arya Tolak ASN Kerja di Rumah

masalah utama ASN adalah soal etos kerja.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Penjualan Hewan Kurban Turun, Penjual Mengeluh

Hingga H-2 Iduladha pedagang hewan kurban di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, baru berhasil menjual 50 persen dagangannya.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Perluasan Ganjil Genap, BPTJ Apresiasi Langkah Cepat Pemprov DKI

BPTJ memberikan apresiasi kepada Gubernur DKI yang dinilai cukup responsif.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Polres dan BNNK Jakut Ciptakan Inovasi Layanan Masyarakat

Polres Metro Jakut dan BNN Kota Jakarta Utara melakukan inovasi dan terobosan pelayanan kepada masyarakat.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Pedagang Hewan Kurban Keluhkan Sepinya Pembeli

Pedagang hewan kurban di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur mengeluhkan sepinya pembeli pada dua hari menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Diduga Sakit, Terdakwa Narkotika Meninggal di Lapas Bulak Kapal Bekasi

Diduga, Ridwan yang didakwa pasal penyalahgunaan narkotika, meninggal karena sakit.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

DKI Dinilai Kendor Awasi Emisi Cerobong Asap Industri

DLH DKI sepanjang tahun 2019, telah menjatuhkan sanksi terhadap 77 pelaku usaha industri yang emisi cerobong asapnya melebihi dari baku mutu.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

DKI Diminta Terapkan Ganjil Genap 15 Jam Sehari

Seperti saat Asian Games, Gage diberlakukan selama 15 jam, mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Dishub DKI Sosialisasikan Ganjil Genap di Mal Hingga ke Jalan

Ruas jalan yang akan diterapkan kebijakan Gage diperluas atau ditambah dari sembilanmenjadi 25 ruas jalan.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019

Tiga Korban Tewas Kebakaran Ruko Cipayung Ditemukan di Kamar Mandi

Diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS