Anies Ingin Jadikan Trotoar Jakarta Seperti New York

Anies Ingin Jadikan Trotoar Jakarta Seperti New York

Rabu, 4 September 2019 | 18:40 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan keinginannya untuk mengelola trotoar bagi pedagang kaki lima (PKL) dan pejalan kaki di Jakarta seperti di New York, Amerika Serikat.

Anies mengatakan di New York dan negara lainnya bahkan mengelola trotoar dengan baik untuk para pedagang. Jenis lapak pedagang yang ada juga tidak hanya permanen, tetapi bersifat mobile.

"Anda lihat di kota-kota besar. Bahkan, salah satu kota yang memiliki manual pengelolaan PKL terbaik itu New York di trotoar," kata Anies di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Hal tersebut diungkapkan Anies dalam menanggapi pembatalan Pasal 25 Ayat (1) dalam Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu.

Walau perda yang memberi kewenangan pada Anies untuk mengatur operasional PKL di trotoar itu dicabut, dengan mengacu pada pandangannya bahwa New York bisa mengelola trotoarnya dengan baik bagi pejalan kaki dan pedagang, Anies tidak ingin ada pandangan anti-PKL berjualan di trotoar.

"Artinya, kita itu jangan sampai berpandangan anti terhadap PKL berjualan. Landasan hukumnya pun ada," ucapnya.

Anies Baswedan mengatakan bahwa seluruh trotoar di Indonesia sebetulnya bisa dipakai untuk berjualan PKL namun ada aturannya. Ketentuan ini harus dipatuhi agar keberadaan pedagang tidak menyulitkan pejalan kaki yang melintas.

"Aturan-aturannya banyak dan memang mengizinkan, dan itu berlaku di seluruh Indonesia," ucapnya.

Menurut Anies, bolehnya PKL berjualan di atas trotoar khususnya di Jakarta karena ada payung hukum di atas perda yang mengatur hal itu, antara lain, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

Peraturan tersebut dikeluarkan mengacu pada Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Selain itu, Anies juga berpedoman pada Pasal 7 Ayat (1) UU No. 20/2008 tentang UMKM; Peraturan Presiden No. 125/2012 tentang Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima; serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2012, dan Peraturan Gubernur DKI Nomor 10 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.

"Peraturan itu yang jadi landasan kami," ucap Anies.

Anies memandang putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Pasal 25 Ayat (1) Perda No. 8/2007 tentang Ketertiban Umum itu kedaluwarsa karena putusan itu dikeluarkan setelah PKL di trotoar Jatibaru, Tanah Abang, dipindahkan ke Skybridge atau jembatan multiguna di atasnya.

Menurut Anies, pemanfaatan trotoar sebagai lapak pedagang sifatnya hanya sementara karena mengacu pada Pasal 25 Ayat (1) Perda DKI Jakarta No. 8/2007 yang mengatur kewenangan Gubernur DKI Jakarta dalam memberikan izin trotoar dan jalan sebagai tempat usaha pedagang.

"Setelah pembangunan skybridge rampung, maka pedagang langsung direlokasi di atasnya. Jadi, pedagangnya sudah naik ke atas dan tidak ada lagi yang berjualan di trotoar. Setelah itu, keluarlah keputusan melarang berjualan pada saat sudah tidak ada yang berjualan di jalan," ucap Anies.

Anies juga menilai putusan MA itu bukan melarang PKL berjualan di trotoar. Namun, mencabut kewenangan gubernur dalam mengatur pengguna jalan dari para pedagang.

"Keputusan itu tidak berefek pada Jatibaru karena keputusannya muncul ketika (trotoar) Jatibaru sudah tidak digunakan pedagang. Sebenarnya, saya enggak mau bahas, cuma karena pemahamannya dianggap melarang berjualan di trotoar. Jadi, larangan itu tidak ada, dan keputusan MA bukan melarang," tutur Anies.

Sebelumnya, putusan MA yang memenangkan gugatan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana dan Zico Leonard.

Mereka menggugat Perda No. 8/2007 tentang Ketertiban Umum, Pasal 25 Ayat (1), tentang kewenangan Gubernur DKI Jakarta memberikan izin trotoar dan jalan sebagai tempat usaha PKL. Putusan MA tersebut mengamanatkan Perda No. 8/2007 Pasal 25 Ayat (1) tidak memiliki kekuatan hukum tetap dan tidak berlaku.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anies Sebut PKL Boleh Berjualan di Trotoar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pedagang kaki lima masih boleh berjualan di atas trotoar.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Anies Dorong Budaya Literasi Jadi Gerakan Bersama

Anies Baswedan mengapresiasi IIBF yang telah digelar sebanyak 39 kali di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Stasiun MRT Akan Dilengkapi Perpustakaan Umum

Pemprov DKI akan merancang program untuk pelanggan agar bisa meminjam buku di stasiun keberangkatan.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Sepekan, Proses Relokasi Pencari Suaka Masih Berlangsung

Ratusan pengungsi pencari suaka, masih bertahan di gedung penampungan sementara.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Mal Pelayanan Publik Dipindah, Pemkot Bekasi Tambah Layanan Baru

"Mal Pelayanan Publik di lokasi yang baru ini akan melayani masyarakat dengan jenis pelayanan yang semakin banyak," kata Rahmat Effendi.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Hingga Agustus, Penerimaan PBB Jakut 56% dari Target

Secara total, target penerimaan PBB-P2 DKI Jakarta pada tahun ini sebesar Rp 9,65 triliun.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Pelanggan PDAM Berharap Tak Ada Lagi Air Keruh

Pelanggan berharap transaksi bisa melalui mobile banking.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Pencabulan Anak, Polres Bogor Amankan Seorang Remaja

Kapolres Dicky mengimbau agar masyarakat tidak ikut menyebarkan video-video berkonten wajah korban dan pelaku.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

DPRD DKI Undang Kemdagri Bahas Tenaga Ahli

Kebutuhan setiap anggotanya akan tenaga ahli direspons pemerintah.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019

Hari Pelanggan, Dirut Transjakarta Rasakan Beratnya Jadi Petugas Sterilisasi Jalur

Agung Wicaksono mengimbau masyarakat lebih mematuhi aturan lalulintas dan tidak lagi menyerobot jalur bus TransJakarta.

MEGAPOLITAN | 4 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS