Generasi Milenial Serahkan Bibit Bambu untuk Jakarta
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Generasi Milenial Serahkan Bibit Bambu untuk Jakarta

Senin, 16 September 2019 | 20:37 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Kualitas udara di Jakarta memburuk seiring tingginya polusi udara. Program perbaikan lingkungan harus terus digalakkan pemerintah dengan pelibatan masyarakat. Dengan demikian kualitas kehidupan masyarakat DKI Jakarta bisa membaik.

Terkait ikhtiar perbaikan lingkungan, Gerakan Serumpun Bambu mengajukan program penanaman bambu di segenap daerah di Jakarta. Bambu dinilai memiliki banyak kelebihan untuk konservasi lingkungan.

"Tidak usah jauh-jauh mencari solusi keluar negeri, kita sudah punya resep dan sumber daya yang ampuh. Bambu sudah terbukti bagus, bahkan ilmu bambu kita malah diincar negara-negara lain," kata Ketua Gerakan Serumpun Bambu, Widya Mukti, Senin (16/9/2019).

Dia menjelaskan, bambu mudah ditanam dan dikembangkan. Selain mempunyai nilai estetika tinggi, bambu juga ampuh untuk program konservasi lingkungan. Sumber daya bambu juga melimpah di Indonesia.

Sebagai simbol dari pengajuan program bambu ini, Gerakan Serumpun Bambu memberikan bibit-bibit bambu ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin 16 September 2019. Aksi ini bertepatan dengan momentum Hari Perlindungan Ozon Internasional.
Aksi simbolik ini diharapkan dapat menjadi dukungan moral untuk pemerintah agar lebih intensif menjalankan program perbaikan lingkungan.

Tak hanya di Jakarta, aksi serupa juga digelar jaringan pemerhati sosial dan lingkungan di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan. Sebab masalah lingkungan tak hanya dihadapi Jakarta saja, tapi nyaris seluruh daerah di Indonesia.

Lebi lanjut Widya mengatakan, kampanye serumpun bambu tidak berhenti di sini, tapi akan berlanjut dengan aksi-aksi berikutnya. "Misal bukan bambu yang ditanam, tidak masalah, yang penting kita galakkan menanam pohon." kata Widya.

Aksi kampanye serumpun bambu juga didukung milenial. Dio Alif Utama, artis yang juga seorang pegiat olah raga, mengatakan bahwa kegiatan lingkungan bisa dimulai dari langkah-langkah kecil seperti menanam pohon.

"Menanam pohon itu seperti menanam kehidupan," kata putra Musisi Oddie Agam - Artis Chintami Atmanegara ini.
Adapun Baby Niken, penyanyi yang juga gemar berkegiatan sosial menandaskan generasi muda harus lebih peka terhadap lingkungannya. "Itulah sumber kehidupan," ujarnya.

Kesaktian Bambu
Kampanye budidaya bambu untuk lingkungan sudah lama diserukan Pendiri Yayasan Bambu Indonesia yang juga Ketua Padepokan Sang Saka Buana, Abah Jatnika Nanggamiharja.

Peraih anugerah Kalpataru 2015 itu mulai menaruh perhatiannya pada bambu sejak 1996. Jatnika menjelaskan, bambu dapat meredam panas bumi, menyuburkan tanah, menjernihkan air, penghasil oksigen yang baik, mengatasi longsor, dan mengatasi banjir.

Dalam berbagai kesempatan dia mengilustrasikan, satu batang bambu berdiameter delapan sentimeter dan berat 1,2 kilogram bisa membantu dua orang untuk bernafas. Satu rumpun yang berjumlah 300 batang bambu bisa menolong enam ratus orang untuk bernafas.

Bambu juga tempat menyimpan air yang baik. Begitu hujan turun, airnya bisa disimpan di batang bambu sebanyak 90 persen, dan ketika musim kemarau bambu tersebut bisa mengeluarkan air, salah satunya sebagai oksigen.

Serabut bambu juga berguna untuk menjernihkan air karena akarnya bisa menjalar hingga 50 meter. Yayasan Bambu Indonesia memiliki misi menjadi wadah pelestarian, pembibitan, pelatihan dan pendidikan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Anies Akan Terapkan Reward and Punishment untuk PKL di Trotoar

Anies tidak menjelaskan imbalan dan hukuman apa yang diberikan kepada PKL trotoar.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Udara Tercemar, DKI Akan Pasang Alat Filter Udara di SDN Cilincing

Agar anak tidak terkontaminasi dengan polutan ketika mereka belajar.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Hindari Razia, Pengemudi Mobil Tabrak Polisi di Pasar Minggu

Polisi Lalu Lintas bernama Bripka Eka Setiawan, sampai menemplok di kap dan kaca depan, untuk menghentikan mobil itu.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Anies Akan Peringatkan 25 Perusahaan Diduga Pencemar Lingkungan

Teguran agar mereka mengubah cara berproduksi lebih ramah lingkungan.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Anies Akan Evaluasi Pergub Pengendalian Kualitas Udara Setiap 3 Bulan

Akan mengumpulkan data pelaksanaan Pergub No 66 tahun 2019 dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD)

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Wacana Penambahan Wagub, Ini Kata Anies

Menurut UU Nomor 29 tahun 2007, Provinsi DKI Jakarta dipimpin oleh satu orang Gubernur dan satu orang Wagub.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Anies Ingin Kampung di Jakarta Lebih Layak Huni dan Sehat

Kegiatan Field School sendiri dilaksanakan pada tanggal 17 sampai dengan 21 September 2019 di Penjaringan, Kampung Akuarium, dan Museum Bahari.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Keringanan Pajak Ditargetkan Dongkrak Pemasukan DKI Rp 600 Miliar

Selama tahun berjalan hingga 16 September 2019, realisasi pajak daerah sudah mencapai hampir Rp 30 triliun. Atau sudah mencapai 68 persen dari target.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Tunggakan PKB RP 2,4 Triliun, DKI Akan Lakukan Penegakan Hukum

BPRD DKI akan bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, KPK RI, Kejaksaan Tinggi, dan instansi-instansi lain.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019

Dishub: Kemacetan di Jalur Alternatif Ganjil Genap Tidak Parah

Dishub menempatkan petugas untuk melakukan pengaturan lalu lintas, sehingga tidak terjadi blocking.

MEGAPOLITAN | 16 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS