Tersangka Pembobol Bank DKI Belum Ditahan
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Tersangka Pembobol Bank DKI Belum Ditahan

Sabtu, 30 November 2019 | 15:53 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian Metro Jaya belum menahan 13 tersangka kasus pembobolan Bank DKI Jakarta dari 41 orang yang sudah diperiksa.

"Belum ditahan. hari ini masih diperiksa kembali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus di Polres KP3 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/11/2019).

Yusri menyatakan pendalaman pemeriksaan juga dilakukan untuk untuk puluhan orang lainnya, apakah kemungkinan ada lagi yang dinaikkan statusnya atau tidak.

Ditanyakan siapa saja yang diperiksa dari unsur perbankan, Yusri mengatakan masih sebatas manajemen Bank DKI Jakarta yang diperiksa. Belum ada pihak bank-bank lain yang berhubungan dengan kasus tersebut.

"Kita juga masih mendalami terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) karena ada satu orang yang mengambil hingga miliaran rupiah," jelas Yusri.

Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap modus pembobolan Bank DKI berawal dari penarikan uang di mesin ATM Bersama tapi saldo rekening pelaku hanya berkurang Rp4.000.

Pelaku kemudian mengeksploitasi kebocoran tersebut dengan terus menarik uang. Bahkan menyebarkan celah tersebut ke rekan-rekannya.

Pelaku mengambil terus menerus hingga memberi tahu ke teman-temannya. Aktivitas itu terus dilakukan oleh para pelaku sejak April hingga Oktober 2019.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Petugas KCI Temukan Uang Rp 12 Juta di KRL

Dengan kejujuran dan koordinasi baik antarpetugas, akhirnya uang yang tertinggal kembali ke pemiliknya.

MEGAPOLITAN | 30 November 2019

Perlu Upaya Ekstra Memasyarakatkan Sepeda di DKI

Masifnya keberadaan jalur sepeda yang membagi badan jalan pada ruas jalan tertentu di Jakarta malah menjadi sumber kemacetan.

MEGAPOLITAN | 30 November 2019

Sambut Libur Natal, MOI Hadirkan Winter Wonderland

Pihak manajemen juga akan menghadirkan Citra Scholastika pada Sabtu (21/12/2019) dengan penampilan spesial.

MEGAPOLITAN | 30 November 2019

Pegiat Medsos Permadi Arya Diancam Dibunuh

Maaher juga menyerukan kepada jamaah agar membunuh Tsamara Amany, Grace Natalie, Denny Siregar, dan Ade Armando.

MEGAPOLITAN | 30 November 2019

Di Munas GPMI, Anies Singggung Arti Persaudaraan

Kata kunci persaudaraan harus menjadi perhatian dan dibuktikan oleh semua pengurus.

MEGAPOLITAN | 30 November 2019

Cegah Penyebaran Covid-19, Masjid At-Tawwaab Bagikan Makanan Berbuka dengan Cara Unik

Masjid At-Tawwaab membagikan makanan berbuka melalui Posko Buka Puasa Gratis yang dilakukan dengan membagikan makanan berbuka menggunakan konsep drive thru.

MEGAPOLITAN | 30 April 2020

PSI Pertanyakan Sanksi dari BK DPRD DKI Kepada William

Menurut PSI, William Aditya Sarana hanya menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dengan mengungkapkan fakta kepada publik.

MEGAPOLITAN | 29 November 2019

Tertipu Investasi Bodong, Warga Bogor Rugi Rp 9 Miliar

RM dinyatakan sebagai tersangka pada 12 April 2019 dan ditangkap Polresta Bogor pada Rabu.

MEGAPOLITAN | 29 November 2019

Sakit Hati, Adik Gasak 3,5 Ton Beras dari Toko Kakaknya

Seorang pria berinisial M (26) membobol dan menggasak 3,5 ton beras dari toko milik kakaknya yang berlokasi Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

MEGAPOLITAN | 29 November 2019

William Aditya Direkomendasikan Kena Sanksi Teguran Lisan

Anggota DPRD DKI dari PSI William Aditya Sarana direkomendasikan mendapat sanksi ringan berupa teguran lisan.

MEGAPOLITAN | 29 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS