Cegah Covid-19, BIN Gelar Rapid Test Massal di Tangerang
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Cegah Covid-19, BIN Gelar Rapid Test Massal di Tangerang

Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:37 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar rapid dan swab test massal di kawasan yang termasuk zona merah penyebaran Covid-19. BIN hari ini, Sabtu (30/5/2020) menggelar tes rapid dan swab di Kawasan Bisnis CBD Ciledug, Jalan HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu.

Staf Khusus KaBIN Mayor Jenderal TNI (Purn) Neno Hamriono melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta mengatakan BIN melaksanakan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang.

Selain menyediakan kit rapid test, BIN juga membawa mobil laboratorium untuk swab test apabila dari hasil rapid ada yang reaktif.

Kegiatan rapid test massal tersebut, kata Neno, merupakan arahan dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan untuk membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

"Kenapa di daerah ini kami pilih sebagai tempat untuk rapid test? Karena adanya permintaan dari Pemkot Tangerang. Selain itu, juga daerah ini merupakan daerah zona merah atau episentrum (penyebaran Covid-19)," tuturnya.

Neno mengemukakan bahwa dalam kegiatan itu mereka menyediakan 700 kit rapid test dengan proses pemeriksaan yang berlangsung dari pagi hingga kit tersebut habis.

"Masyarakat yang datang akan kami layanani semaksimal mungkin, memang targetnya ada 500. Namun, apabila yang datang lebih dari 500 orang itu kami akan tetap melayani sampai semua yang datang dilakukan rapid test seluruhnya, dan swab test tentunya kalau ada yang reaktif dari rapid test," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga merupakan upaya proaktif dari BIN untuk menyisir wilayah episentrum sesuai dengan program pemerintah, melalui pelaksanaan tes masif, kemudian tracking yang agresif dan isolasi yang ketat.

"Sesuai prosedur yang reaktif ini akan kami lakukan swab test kemudian akan lakukan PCR. Keuntungan yang kami lakukan adalah akan memperoleh waktu kurang lebih lima sampai enam jam itu hasilnya sudah keluar," kata Neno menambahkan.

Apabila hasilnya tes itu ada yang reaktif di atas sepuluh persen per hari itu ada kemungkinan perpanjang, lanjut dia, namun jika hasilnya di bawah sepuluh persen tidak perpanjang lagi.

Neno menyebutkan swab test dengan mobil laboratorium juga lebih efektif dan lebih cepat ketimbang harus ke rumah sakit.

"Kalau swab test kami ada dua mobil. Satu kendaraan itu ada dua kemampuannya adalah 76 sampel. Jadi kami bisa maksimal swab test maksimal bisa mencapai 200 hingga 300 sampel sekali jalan selama 5 jam. Jadi hasilnya itu hari ini juga bisa tahu," ujar Neno.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang hadir mendampingi kegiatan mengapresiasi langkah BIN yang sudah menggelar rapid test massal tersebut.

"Saya berterima kasih kepada BIN yang sudah melakukan rapid test bahkan melakukan swab test dan PCR jika ada yang reaktif. Saat ini, Pemkot Tangerang sedang melakukan evaluasi PSBB dengan gubernur dalam rangka persiapan penerapan normal baru," ujarnya.

BIN memang tengah gencar menggelar rapid test massal dan memberikan bantuan alat-alat kesehatan ke sejumlah rumah sakit. Adapun titik-titik yang sudah digelar rapid test masal di antaranya di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, maupun Surabaya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Denda Pelanggaran PSBB di Jakarta Mencapai Lebih dari Setengah Miliar

Denda PSBB di DKI Jakarta hingga saat ini mencapai lebih dari setengah miliar rupiah.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Depok Perpanjang Lagi Masa Belajar di Rumah hingga 18 Juni

Wali Kota menginstruksikan Dinas Pendidikan Kota Depok membenahi sistem pembelajaran jarak jauh dan mengimbau orang tua mendampingi anak-anak belajar di rumah.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Bertambah 100, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 7.153 Kasus

Dinas Kesehatan DKI mencatat jumlah orang tanpa gejala (OTG) bertambah pesat, lebih dari 1.000 kasus dalam sehari.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Tak Miliki SIKM, 8.322 Kendaraan Ditolak Masuk Jakarta

Sebanyak 8.322 pengendara yang tidak mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) menuju Jakarta diminta berputar balik.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Pertamina Pastikan Pasokan LPG di Bogor Aman

Pertamina tetap memberikan tambahan pasokan fakultatif atau penambahan alokasi gas LPG yang bersifat situasional.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Akabri 1996 Gelar Baksos Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Dalam kegiatan ini, seluruh alumni Akabri 1996 yang terlibat tetap melakukan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Arus Balik, 298.829 Kendaraan Menuju Jakarta

Distribusi lalu lintas menuju Jakarta tercatat sebesar 33,9 persen berasal dari arah Timur, 34,7 persen dari arah Barat dan 31,4 persen dari arah Selatan.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Pemprov DKI Terbitkan 2 Jenis SIKM

Keduanya adalah SIKM yang bersifat perjalanan berulang dan SIKM yang bersifat perjalanan sekali.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Belajar di Rumah Siswa Kota Bogor Diperpanjang, Ajaran Baru Juli

KBM tetap dilakukan di hingga akhir ajaran baru pertengahan Juli 2020. Sedangkan kegiatan belajar di rumah diperpanjang hingga 19 Juni.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020

Hampir 13.000 Permohonan SIKM Ditolak

Mayoritas pemohon belum memenuhi ketentuan dan syarat perizinan SIKM saat mengajukan permohonan. Lalu, banyak warga yang kurang bijak mengajukan perizinan SIKM.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS