Terpengaruh Pandemi Covid-19, Pemulung di Jakut Belum Dapatkan Bansos
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Terpengaruh Pandemi Covid-19, Pemulung di Jakut Belum Dapatkan Bansos

Senin, 22 Juni 2020 | 17:24 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Selain sejumlah pusat perbelanjaan yang masih tampak sepi mudah ditemui di Pandemi Virus Corona (Covid-19), kehidupan para pemulung sampah juga terpengaruh akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Hal tersebut diungkapkan sejumlah pemulung yang ditemui saat sedang melaksanakan aktivitas memilah sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Inspeksi Kali Sunter, Koja, Jakarta Utara.

"Pendapatan kami juga tergerus pak, biasanya untuk botol plastik air mineral yang dihargai Rp 1.500 per kilogram sekarang hanya dihargai Rp 1.000 saja," ujar Yana (30) salah satu pemulung ketika sedang beristirahat di pinggir tanggul kali Sunter, Senin (22/6/2020).

Ia menyebutkan ada 3 bos pengepul yang ada di TPS tersebut dan biasanya seluruh hasil pemilihan ditimbang dan kemudian dikirimkan ke tukang pabrik daur ulang yang ada di Bekasi.

Sayangnya kendati terpukul akibat pandemi Covid-19, para pemulung itu justru belum mendapatkan bantuan sosial (Bansos) baik dari pemerintah pusat atau dari pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Kita hidup begini-begini saja, yang penting bisa memilah sampah dan bisa makan hari ini. Sampai sekarang belum pernah mendapatkan bansos baik dari Kementerian Sosial maupun Pemprov DKI Jakarta," ungkap Yana yang mengaku sudah 10 tahun terakhir berprofesi sebagai pemulung.

Pemulung lainnya, Anto (26) menyebutkan ada sebanyak 50 pemulung yang bekerja memilah di TPS Jalan Inspeksi Kali Sunter Koja itu. Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan masker.

"Kalau masker memang dari dulu jarang ada yang pakai, kita sudah terbiasa hidup di tempat yang bau dan kotor seperti ini. Corona buat kita yang gak tahu ya, biasa-biasa saja," kata Anto.

Kebanyakan para pemulung tersebut bekerja dari pagi hingga sore hari. Namun ada pula yang masih memilah hingga malam hari, bergantung dari kedatangan gerobak sampah dari permukiman warga.

Sementara itu, Iwan (35) dan Rasini (32) pasangan suami istri yang berprofesi sebagai pemulung di TPS tersebut menyebutkan akibat Pandemi Covid-19 dirinya mengalami penurunan pendapatan.

"Biasanya sehari bisa bawa Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu berdua, sekarang paling hanya setengahnya saja," ujar Iwan.

Tak jarang ia juga meminta anaknya yang sudah menginjak usia 15 tahun untuk turut membantu memilah sampah apabila sudah selesai belajar di rumah kontrakan yang sudah disiapkan oleh bos pengepul.

"Harapan kami supaya Corona ini bisa cepat selesai karena tanpa virus itu saja kami sudah sulit untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," tambah Iwan.

Rasini menceritakan ia sudah hidup sebagai pemulung selama 5 tahun terakhir. Ia dan puluhan pemulung lainnya kebanyakan berasal dari Indramayu.

"Dulu disini pernah ada bank sampah tapi tidak jalan, makanya sekarang kita yang melakukan pemilahan sampah dan menjadi mata pencaharian kami daripada di kampung menjadi kuli sawah," kata Rasini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Segera Evaluasi Kegiatan Car Free Day

Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi pelaksanaan car free day yang kembali dilaksanakan Minggu (21/6/2020) lalu.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Ini Sepak Terjang John Kei Bersama Amkei di Bekasi

John Kei mengklaim anggota Amkei telah mencapai belasan ribu orang.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Anies Akui Pengendalian Covid-19 di Pasar Tradisional Kompleks

Pengendalian Covid-19 di pasar tradisional di Jakarta merupakan hal yang paling kompleks.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Anies Sebut Covid-19 di Jakarta Masih Terkendali

Menurut Anies, Covid-19 yang terkendali ini tidak terlepas dari kedisiplinan warga dalam menjalankan aktivitas sosial-ekonominya.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Penangkapan Kelompok John Kei Berlangsung Menegangkan

Terdengar beberapa kali tembakan peringatan dan warga sekitar sempat panik dan mematikan lampu rumahnya secara serentak.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Motif John Kei Serang Kerabatnya Lantaran Merasa Dikhianati

John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei yang merupakan kerabatnya soal pembagian uang penjualan atau penjagaan sebidang tanah di Ambon.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Kasus Penyerangan di Green Lake dan Duri Kosambi, Polisi Tangkap 30 Tersangka

Setelah membekuk John Kei dan kawan-kawan, tim gabungan melakukan pengembangan dan kembali menangkap lima orang di kawasan Kelapa Gading.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Akademisi Nilai Sekat di Ojol Belum Penuhi Aspek Kesehatan

Djoko mempertanyakan bentuk, ukuran, bahan dasar, dan kemampuan sekat tersebut dalam menciptakan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Anies: Opini WTP Laporan Keuangan 2019 Kado HUT ke-492 DKI

WTP ini merupakan penghargaan tertinggi dalam upaya peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan yang telah dilakukan Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Anies: Angka Reproduksi Covid-19 Turun Selama 2 Pekan PSBB Transisi

Penurunan angka reproduksi Covid-19 menunjukkan kepatuhan warga untuk mengikuti ketentuan yang berlaku dalam menjalankan protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS