Sengketa Lahan, Dua Ormas di Tangerang Bentrok
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Sengketa Lahan, Dua Ormas di Tangerang Bentrok

Jumat, 7 Agustus 2020 | 17:37 WIB
Oleh : Chairul Fikri / YUD

Tangerang, Beritasatu.com - Jelang pelaksanaan salat Jumat (7/8/2020) hari ini, dua organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di depan Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dalam bentrok tersebut, personel kepolisian dari Polsek Pinang, Tangerang dan Satpol PP Kota Tangerang sempat kewalahan lantaran kedua ormas saling mempersenjatai diri dengan senjata tajam dari berbagai jenis. Namun akhirnya setelah satuan Dalmas dan Resmob Polres Metro Tangerang dibantu anggota TNI tiba, kericuhan tersebut akhirnya dapat diredakan.

"Salah besar ada penyerangan kantor Kecamatan Pinang, karena kita lihat kantor Kecamatannya sendiri tidak ada kerusakan apa-apa. Yang benar memang ada dua dua kelompok yang berbeda pendapat atas keputusan Pengadilan terkait kasus sengketa lahan seluas 45 hektare yang diklaim oleh pendukung salah satu ormas. Makanya tadi kita coba pertemukan keduanya, semoga ada titik temu dan bisa ketemu solusi-nya, dan kami menegaskan Kecamatan Pinang tidak ada di pihak manapun," ungkap Camat Pinang, Kaonang saat ditemui media di lokasi bentrok di depan Kecamatan Pinang, Jumat (7/8/2020).

Kaonang menjelaskan, tanah yang menjadi sengketa tersebut luasnya sekitar lima hektare lebih. Lahannya berada di dekat kantor Kecamatan Pinang.

"Jadi sebenarnya ini adalah sengketa lahan antar orang perorang bukan antar kubu mana dengan kubu mana. Dan sebenarnya sudah diselesaikan sesuai dengan amar putusan Pengadilan Negeri Tangerang. Namun karena tadi apel dan persiapan eksekusinya dilakukan di halaman Kecamatan Pinang, maka terjadi bentroknya sendiri disini. Namun setelah dilerai dan dipertemukan, dua kubu akhirnya bisa selesai dan bersyukur juga enggak ada korban jiwa di dua kubu yang bentrok, meski tadi ada beberapa orang yang luka terkena lemparan batu tapi sudah ditangani dengan baik," lanjutnya.

Pantauan Beritasatu.com dilokasi kejadian, puluhan bongkah batu dan kayu terlihat berserakan di jalan Rasuna Said depan Kantor Kecamatan Pinang hingga Jumat siang. Pihak Kepolisian sendiri mengklaim telah mengamankan puluhan senjata tajam dari berbagai jenis yang digunakan saat bentrok terjadi.

Sejumlah warga yang tinggal di lokasi bentrokan mengaku bahwa bentrok tersebut sebenarnya terjadi antara warga sekitar yang tanahnya akan dieksekusi dengan sekelompok orang yang akan melakukan eksekusi. Bahkan akibat bentrok tersebut, beberapa ruko dan warung yang ada di depan Kecamatan Pinang langsung tutup karena khawatir bentrokan tersebut makin meluas.

"Rencananya hari ini, akan dilakukan eksekusi lahan seluas puluhan hektar tersebut, oleh pihak Darmawan yang dibantu sekelompok massa berpakaian warna merah. Akan tetapi, saat hendak mengeksekusi lahan, ratusan orang berbaju hitam dari gabungan berbagai ormas mengadang di lokasi lahan. Gara-gara itu bentrokan sendiri tidak terhindari, tapi sekarang kondusif karena ada Polisi, TNI dan Satpol PP yang berjaga. Namun sebagian warga disini masih khawatir makanya banyak yang menutup tokonya karena takut ada bentrokan lagi," tandas Rofi seorang warga yang ditemui di lokasi.

Puluhan senjata tajam dari berbagai jenis seperti golok, samurai, stik golf hingga busur yang terbuat dari besi diamankan pihak kepolisian dari bentrok tersebut. dan kini situasi juga mulai berangsur membaik.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Kota Depok Kembali ke Zona Merah

Wiku mempersilakan kepada pimpinan daerah untuk berinovasi mengajak warga untuk peduli dan disiplin menggunakan masker.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

RSUD Kota Tangerang Kembali Layani Pasien Non-Covid-19

Ada 104 tempat tidur yang disediakan di RSUD Kota Tangerang, 40 tempat tidur disiapkan bagi pasien positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

Polres Jakut Tak Termasuk 31 Perkantoran yang Ditutup Akibat Covid-19

Sejumlah perkantoran yang terdapat kasus positif maupun melanggar protokol kesehatan Covid-19 akan ditutup sementara.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Imbas Pandemi, BKD Depok Evaluasi Target Pajak

BKD Kota Depok akan mengevaluasi target pendapatan pajak daerah.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Pemkot Depok Kumpulkan Rp 20 Juta dari Denda Masker

Denda bagi warga yang tidak bermasker itu dikumpulkan dari dua tahap yakni sejak tanggal 23 Juli-27 Juli dan tahap kedua pada 28-30 Juli.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Peringati HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Wajibkan Warga Hentikan Aktivitas Pukul 10.17 WIB

Segala aktivitas dihentikan sejenak pada tanggal 17 Agustus 2020, pukul 10.17 sampai dengan pukul 10.20 WIB saat lagu Indonesia Raya berkumandang.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Proses Pilwabup Bekasi di DPRD Tak Kunjung Selesai

Proses pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Bekasi sisa masa jabatan 2017-2020, tak kunjung selesai.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

21 Pegawai KPU Pusat Positif Covid 19

21 pegawai di kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat terkonfirmasi postif terkena virus Corona.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Peringatan HUT RI, Pemkot Bogor Imbau Warga Tidak Gelar Lomba

Pemkot Bogor mengimbau warganya untuk tidak menggelar perlombaan dalam memperingati HUT ke-75 RI.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

DKI Jakarta Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, Ini Tanggapan Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur, DKI Jakarta kembali menjadi provinsi paling demokratis di Indonesia berdasarkan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI).

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS