Polisi Minta PN Tangerang Tunda Eksekusi Lahan
INDEX

BISNIS-27 491.129 (9.06)   |   COMPOSITE 5612.42 (81.3)   |   DBX 1062.36 (2.51)   |   I-GRADE 161.886 (3.18)   |   IDX30 478.794 (9.24)   |   IDX80 126.714 (2.25)   |   IDXBUMN20 355.426 (7.44)   |   IDXG30 131.028 (1.68)   |   IDXHIDIV20 432.126 (7.33)   |   IDXQ30 139.823 (2.79)   |   IDXSMC-COM 243.691 (2.62)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (4.42)   |   IDXV30 122.487 (2.63)   |   INFOBANK15 946.8 (23.64)   |   Investor33 412.464 (7.97)   |   ISSI 165.112 (1.46)   |   JII 597.802 (5.64)   |   JII70 206.187 (2)   |   KOMPAS100 1134.88 (19.87)   |   LQ45 883.061 (16.63)   |   MBX 1552.46 (25.65)   |   MNC36 308.511 (5.59)   |   PEFINDO25 308.232 (6.64)   |   SMInfra18 281.756 (4.35)   |   SRI-KEHATI 352.482 (6.98)   |  

Polisi Minta PN Tangerang Tunda Eksekusi Lahan

Jumat, 7 Agustus 2020 | 17:48 WIB
Oleh : Chairul Fikri / YUD

Tangerang, Beritasatu.com - Kapolres Metro Kota Tangerang, Kombes Pol Sugeng Hariyanto menyayangkan peristiwa bentrok antar dua kubu ormas yang terjadi di depan Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Jumat (7/8/2020) terkait kasus sengketa lahan. Oleh sebab itu, Kapolres meminta pihak yang bertikai termasuk Pengadilan Negeri Tangerang untuk menunda eksekusi lahan yang memicu bentrok tersebut. Hal itu diungkapkan Kapolres dalam keterangan suara yang diterima media, Jumat (7/8/2020) petang.

"Saya sudah sampaikan ke Ketua Pengadilan (Tangerang) dan saya sudah bersurat resmi untuk menunda pelaksanaan eksekusi. Karena selain faktor keamanan dan mencegah terjadinya bentrok kembali terjadi. Lalu faktor kedua adalah adanya surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menyatakan objek pembebasan lahan masih berpotensi bersengketa dan itu berpotensi memicu kerawanan," ungkap Kapolres.

Pihak Kepolisian sendiri meminta masyarakat tenang dan tidak terprofokasi dengan aksi yang tadi siang terjadi untuk mencegah bentrok terjadi kembali yang berpotensi menimbulkan masalah keamanan diwilayah Kota Tangerang.

"Saya minta masyarakat tenang dan kembali beraktifitas seperti sediakala dan tidak terprovokasi akan isu-isu yang tidak benar. Ini mencegah bentrokan kembali terjadi. Dan minta pula kepada pihak yang berseberangan agar duduk berdiskusi untuk mencegah masalah keamanan," tambahnya.

Senjata Tajam

Kapolres Metro Tangerang menyatakan telah mengamankan beberapa orang yang terlibat dalam bentrok yang terjadi di depan Kantor Kecamatan Pinang yang disinyalir menggunakan senjata tajam dalam bentrok yang terjadi itu.

"Ada yang diamankan kan kasusnya berbeda, berkaitan dengan senjata tajam, ada beberapa menurut laporan yang diamankan. Namun kita masih periksa dahulu guna memastikan pelakunya agar tidak menimbulkan potensi kericuhan menjadi lebih besar," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan dua organisasi masyarakat terlibat bentrok dalam kasus sengketa lahan yang terjadi di depan Kantor Kecamatan Pinang, Tangerang pada Jumat siang tadi. Aksi bentrok tersebut dipicu rencana eksekusi lahan seluas 5 hektar yang dimenangkan satu pihak yang berdasarkan amar putusan Pengadilan Negeri Tangerang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjil Genap Tingkatkan Jumlah Penumpang Angkutan Umum

Penerapan ganjil genap saat ini berbeda dengan sebelum virus corona merebak di Ibukota.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

Sengketa Lahan, Dua Ormas di Tangerang Bentrok

Akibat sengketa lahan, dua ormas terlibat bentrokan di depan Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Kota Depok Kembali ke Zona Merah

Wiku mempersilakan kepada pimpinan daerah untuk berinovasi mengajak warga untuk peduli dan disiplin menggunakan masker.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

RSUD Kota Tangerang Kembali Layani Pasien Non-Covid-19

Ada 104 tempat tidur yang disediakan di RSUD Kota Tangerang, 40 tempat tidur disiapkan bagi pasien positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2020

Polres Jakut Tak Termasuk 31 Perkantoran yang Ditutup Akibat Covid-19

Sejumlah perkantoran yang terdapat kasus positif maupun melanggar protokol kesehatan Covid-19 akan ditutup sementara.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Imbas Pandemi, BKD Depok Evaluasi Target Pajak

BKD Kota Depok akan mengevaluasi target pendapatan pajak daerah.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Pemkot Depok Kumpulkan Rp 20 Juta dari Denda Masker

Denda bagi warga yang tidak bermasker itu dikumpulkan dari dua tahap yakni sejak tanggal 23 Juli-27 Juli dan tahap kedua pada 28-30 Juli.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Peringati HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Wajibkan Warga Hentikan Aktivitas Pukul 10.17 WIB

Segala aktivitas dihentikan sejenak pada tanggal 17 Agustus 2020, pukul 10.17 sampai dengan pukul 10.20 WIB saat lagu Indonesia Raya berkumandang.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

Proses Pilwabup Bekasi di DPRD Tak Kunjung Selesai

Proses pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Bekasi sisa masa jabatan 2017-2020, tak kunjung selesai.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020

21 Pegawai KPU Pusat Positif Covid 19

21 pegawai di kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat terkonfirmasi postif terkena virus Corona.

MEGAPOLITAN | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS