Ini Penyebab Terjadinya Klaster Industri di Bekasi
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-2.02)   |   COMPOSITE 5813.99 (7.01)   |   DBX 1076.27 (11.17)   |   I-GRADE 169.305 (0.13)   |   IDX30 499.8 (-1.59)   |   IDX80 132.38 (-0.35)   |   IDXBUMN20 374.254 (1.36)   |   IDXG30 135.455 (-0.25)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-1.27)   |   IDXQ30 146.053 (-0.55)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.39)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.48)   |   IDXV30 131.098 (0.06)   |   INFOBANK15 988.482 (2.72)   |   Investor33 429.242 (-1.18)   |   ISSI 170.543 (-0.34)   |   JII 620.021 (-3.98)   |   JII70 214.017 (-1.12)   |   KOMPAS100 1185.8 (-1.14)   |   LQ45 922.358 (-2.25)   |   MBX 1613.53 (-0.18)   |   MNC36 321.576 (-1)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.56)   |   SMInfra18 295.407 (1.15)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.82)   |  

Ini Penyebab Terjadinya Klaster Industri di Bekasi

Rabu, 2 September 2020 | 20:07 WIB
Oleh : Mikael Niman / YUD

Bekasi, Beritasatu.com – Laju penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi terjadi lonjakan yang paling dominan dari sektor industri. Sebanyak 10 perusahaan menjadi klaster industri dan jumlah kasusnya sudah mendekati 500 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Beberapa pabrik di Kabupaten Bekasi seperti PT LG Electronic Indonesia, Suzuki, NOK, Epson, Unilever dan sebagainya, menyumbang jumlah kasus Covid-19 terbesar di wilayah Kabupaten Bekasi. Lalu, apa penyebabnya?

“Masyarakat saat ini sedang euforia, lupa bahkan lalai, acuh, mengabaikan semua protokol Covid-19 sehingga terjadi lonjakan kasus sangat signifikan,” ujar Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, di MaxxBox Lippo Cikarang, Rabu (2/9/2020).

Dia menjelaskan, ketika memasuki era new normal masyarakat lupa atau bahkan abai menerapkan kembali protokol kesehatan, seperti saat diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Makanya, Pak (Presiden) Jokowi mengganti new normal menjadi adaptasi kebiasaan baru. Karena new normal yang didengar itu, normalnya. Dianggap sudah normal semua, seperti yang terjadi di PT Epson ketika kita tracing pada saat pemberlakuan PSBB, sangat ketat dan sangat baik sehingga tidak terjadi kasus positif di perusahaan tersebut,” bebernya.

Tetapi ketika masuk era new normal atau adaptasi kebiasaan baru, mereka mengembalikan lagi seperti kondisi normal. “Yang tadinya, satu ruangan diisi dua orang dikembalikan lagi menjadi empat orang. Bahkan, pegawai yang masuk menjadi 100 persen dan mengabaikan protokol Covid-19,” tuturnya.

Dia juga meminta kepada pengelola kawasan atau manajemen pabrik untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh karyawan, saat pegawai berangkat ke pabrik dan pulang ke rumah. “Itu harus diketahui kondisi masing-masing pegawai. Kemarin, terlupakan sehingga terjadi kasus klaster industri,” imbuhnya.

Dengan adanya lonjakan kasus dari klaster industri, jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi menerapkan strategi jitu, yakni menerapkan pengawasan hingga ke tingkat warga.

“Kami menerapkan konsep ‘Mang Jaka’ yakni Masyarakat nyang Jaga Kampung. Jadi, tidak lagi mengedepankan aparatur pemerintah atau lembaga, badan yang terkait dengan Satgas Covid-19 tetapi kita sebar hingga lini terbawah, hingga orang per orang memiliki peran dan tanggung jawab untuk mencegah Covid-19,” ungkapnya.

Program Mang Jaka menitikberatkan lima sektor area yakni sektor industri, pariwisata, sentra ekonomi (pasar, mal), sektor moda transportasi dan sektor permukiman.

“Semua berharap, tak ada lagi klaster-klaster baru di kawasan industri Kabupaten Bekasi, apabila protokol kesehatan dijalankan dengan baik,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Usaha di Depok Patuhi Jam Malam

Masih ada keringanan bagi pelaku usaha kecil penjual makanan. Mereka boleh buka namun tak boleh menerima makan di tempat.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Dukung Proyek Kereta Cepat, Jasa Marga Tutup Jalur I Tol Jakarta-Cikampek

Lajur 1 Ruas Tol Jakarta-Cikampek sementara ditutup guna terkait pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Kasus Narkoba, Lucinta Luna Dituntut 3 Tahun Penjara

Lucinta terbukti secara sah dan meyakinkan menggunakan narkotika jenis ekstasi dan mengakui menggunakan barang haram tersebut.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Ledakan Tabung Balon Gas di Depok Tewaskan Satu Orang

Ledakan tabung balon gas terjadi pada Selasa (2/9) malam dan korban meninggal dunia adalah Ramdani yang merupakan penjual balon gas.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Jakarta Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2021

Gubernur DKI Jakarta mengatakan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mendukung penuh gelaran Hari Pers Nasional 2021.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Depok Persiapkan Siswa Belajar di Sekolah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan segera membagikan kuota akses internet kepada para pelajar di Kota Depok untuk mendukung pembelajaran via daring.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Langgar Jam Malam, 9 Tempat Usaha di Kota Bogor Kena Sanksi

Pada Senin (31/8/2020) malam Pol PP menjaring empat pelaku usaha dan Selasa (1/9/2020) malam kembali menjaring lima tempat usaha karena melanggar jam malam.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Kembali Tembus 1.000

Dengan penambahan 1.094 kasus baru ini, maka total kasus Covid-19 di ibukota sebanyak 42.041.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Tren Penyebaran Covid-19 Naik, Polisi Bagi 250.000 Masker di Pabrik

Polisi mengimbau pekerja pabrik untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak karena tren Covid-19 meningkat.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020

Mobil Hangus Terbakar di Tol Cawang, Pengemudi Selamat

Sayangnya SIM dan STNK milik pengemudi Range Rover ikut hangus terbakar.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS