Sadis, Jenazah Rinaldi Dimutilasi Jadi 11 Bagian
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Sadis, Jenazah Rinaldi Dimutilasi Jadi 11 Bagian

Kamis, 17 September 2020 | 17:29 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sadis. Dua sejoli DAF (26) dan LAS (27) tega membunuh korban Rinaldi Harley Wismanu alias RHW kemudian memutilasi tubuhnya menjadi 11 bagian. Bagian tubuh itu kemudian dibungkus kantong kresek, lalu dimasukkan ke dalam koper dan tas ransel.

"Korban dipotong-potong sampai 11 bagian. Ini perbuatan tidak manusiawi, ini sangat keji," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020).

Dikatakan Nana, kronologi kejadian bermula ketika tersangka LAS (27) seorang perempuan, berkenalan dengan korban di aplikasi Tinder. Keduanya, kemudian melanjutkan percakapan melalui Whatsapp dan janjian untuk bertemu.

"Terakhir tanggal 5 September mereka ada komunikasi, LAS dengan korban. Janjian bertemu di salah satu apartemen, di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Tersangka menyewa tanggal 7 sampai 12," ungkapnya.

Nana menyampaikan, korban dan LAS kemudian sepakat masuk ke dalam apartemen itu pada tanggal 9 September. Namun, sebelum masuk LAS dan kekasihnya DAF ternyata sudah merencanakan niat jahat untuk menghabisi korban.

"Tanggal 9 masuk, rupanya DAF sudah mendahului masuk apartemen itu. DAF bersembunyi di kamar mandi. Lalu korban dan LAS datang. Awalnya mereka sempat berbincang, kemudian mereka berhubungan badan," katanya.

Pada saat korban dan LAS berhubungan badan, tersangka DAF keluar dari kamar mandi sambil memegang batu bata yang sudah disiapkan sebelumnya. Sejurus kemudian, DAF memukul kepala korban sebanyak tiga kali.

"Saat berhubungan itu dipukul sebanyak tiga kali. Kemudian melakukan penusukan kepada korban sebanyak tujuh kali sehingga korban meninggal dunia," jelasnya.

Nana menuturkan, mengetahui korban meninggal dunia kedua tersangka kebingungan, mau diapakan jenazahnya. Kemudian mereka menggeser jenazah korban ke dalam kamar mandi, lalu keduanya keluar membeli golok dan gergaji.

"Kemudian mereka kembali dan melakukan mutilasi. Ini saya rasa perbuatan yang sangat keji, memutilasi menjadi 11 bagian. Bagian-bagian tubuh itu dimasukkan ke dalam tas kresek, kemudian dimasukkan dalam dua koper dan satu ransel," katanya.

Nana mengungkapkan, kedua tersangka juga membeli sprei baru dan cat warna putih untuk menghilangkan bercak darah yang menempel di tembok kamar apartemen.

"Kemudian mereka memindahkan koper tadi dan tas ke sebuah apartemen di Kalibata di lantai 16. Di sana mereka menyimpan korban. Angkutannya menggunakan kendaraan online," terangnya.

Menurut Nana, selanjutnya kedua pelaku menguras isi tabungan korban dan membeli logam mulia, perhiasan emas, sepeda motor, dan menyewa rumah di Permata Cimanggis yang rencananya akan menguburkan jenazah korban di sana. "Motif tersangka ingin menguasai harta dari korban," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelanggar Protokol Kesehatan di Tangerang Dimasukkan ke Mobil Jenazah

Pelanggar protokol kesehatan diminta masuk ke mobil jenazah selama 3-5 menit.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

8 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kejaksaan Negeri Jakpus Ditutup

Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat ditutup selama tiga hari akibat adanya delapan pegawai memperoleh hasil reaktif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Ini Motif Dua Sejoli Mutilasi Rinaldi

LAS dan DAF membunuh dan memutilasi Rinaldi Harley Wismanu guna menguasai harta korban.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Hujan Deras, 3 Rumah di Bogor Longsor

Jalan setapak warga terputus dan lampu penerangan jalan umum (PJU) terbawa longsor.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Pra Rekonstruksi Kebakaran Kejagung, Polri: Lantai 6 Sedang Direnovasi

Puslabfor menyimpulkan bahwa sumber api tersebut bukan karena adanya hubungan arus pendek namun diduga adanya open firing/nyala api terbuka.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kota Bekasi Makin Berkurang

Stadion Patriot digunakan bagi pasien yang gejala ringan atau pasien tanpa gejala.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Bekasi Tambah Ruang Isolasi

Ada penambahan pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 17 orang.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

PSBB, Transjakarta Sesuaikan Waktu Operasional

Hanya rute ke destinasi wisata yang mengalami perubahan karena seluruh kawasan wisata selama PSBB Jakarta harus ditutup.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Vlog Korban Mutilasi Kalibata City Dibanjiri Ucapan Belasungkawa

Sosok Rinaldi Harley Wismanu, korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Rabu (16/9/2020), menarik perhatian warga net.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020

Anggota Polri Tewas, Barang Korban Tak Ada yang Hilang

Sepeda motor miliknya, B 6873 TUT ditemukan warga tergeletak di pinggir jalan.

MEGAPOLITAN | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS