4 Hari Operasi Yustisi, 22.801 Pelanggar Terkena Sanksi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

4 Hari Operasi Yustisi, 22.801 Pelanggar Terkena Sanksi

Jumat, 18 September 2020 | 18:44 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 22.801 orang terjaring Operasi Yustisi terkait penegakan disiplin protokol kesehatan yang digelar bersamaan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), selama empat hari, di Jakarta dan sekitarnya. Sementara, total denda mencapai Rp 191.233.500.

"Selama empat hari Operasi Yustisi, tanggal 14 sampai 17 September, teguran 8.056, sanksi sosial 13.562 orang, kemudian denda administratif 1.288 orang, total 22.801 orang," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Jumat (18/9/2020).

Dikatakan Yusri, nilai total denda terkait pelanggaran Operasi Yustisi mencapai Rp 191.233.500. "Nilai denda 191 juta yang masuk ke kas Pemda," ungkapnya.

Sebelumnya, Yusri menyampaikan, Polda Metro Jaya, bersama TNI, Satpol PP, Dishub, Kejaksaan, dan Pengadilan membentuk 18 tim khusus terkait Operasi Yustisi. Delapan tim diantaranya menggelar operasi di posko-posko, di Jakarta. Sasarannya menegakan disiplin protokol kesehatan pengguna jalan. Kemudian, 10 tim lainnya mengelar operasi dengan metode patroli.

"Tim ini memang yang bergerak, dilakukan bersama-sama. Setiap pagi kita apel di Polda Metro Jaya. Kemudian, siang dan malam juga. Sasarannya klaster-klaster penyebaran Covid-19 seperti di pasar, rumah makan, restoran, perumahan, perkantoran, terminal, stasiun. Ini yang bergerak secara masif," katanya.

Menurut Yusri, di tingkat bawah, setiap Polres membuat satuan tugas (satgas). "Jadi ada 13 satgas, yang masing-masing satgas itu ada lima tim khusus. Kalau di Polda ada 18 tim khusus, di Polres ada lima tim khusus. Sasarannya sama, dia memetakan mana daerah yang menjadi klaster itu yang dilakukan Operasi Yustisi," jelasnya.

Yusri menambahkan, di tingkat Polsek tidak dibentuk satgas, namun memiliki satu atau dua tim khusus bergantung karakteristik wilayah masing-masing. "Kalau besar dan ramai bisa dua tim khusus. Ini yang bergerak, bukan hanya di jalan saja, tapi sampai ke pasar-pasar," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Pertama Buka, Hotel Yasmin Tampung 21 Pasien Covid-19

Sebanyak 21 pasien orang tanpa gejala (OTG) masuk pada hari pertama dioperasikannya Hotel Yasmin sebagai lokasi hotel singgah.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Ketua KPU Positif Covid-19, Kantor KPU Ditutup Tiga Hari

Arief Budiman terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani swab test pada tanggal 17 September malam sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Polisi Reka Ulang Kasus Mutilasi Rinaldi

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi korban Rinaldi Harley Wismanu alias RHW.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

73 Pegawai BPKP Berhasil Sembuh dari Covid-19

73 orang pegawai BPKP tersebut sudah dinyatakan sembuh setelah sebelumnya menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Polisi Tewas di Pondok Rangon Korban Tabrak Lari, Pelaku Diamankan

Polda Metro Jaya menyebutkan Briptu Andry Budi Wibowo (29) yang ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah, terindikasi korban tabrak lari.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Buat Lubang Tembus ke Gorong-gorong, Narapidana Narkoba Diduga Kabur

Narapidana yang divonis hukuman mati itu diduga kabur setelah membuat lubang dari kamarnya dan tembus ke gorong-gorong saluran air.

NASIONAL | 18 September 2020

PSI Kecam Gangguan pada Ibadah Jemaat HKBP di Bekasi

Beribadah adalah hak yang dijamin konstitusi. Tidak boleh ada gangguan, dalam bentuk apa pun, dari warga lain.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Bertambah 420 Orang

Perawatan pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang dirawat di tower 6 dan 7.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Polisi Tunggu Hasil Autopsi 5 Mayat ABK Starindo Jaya

Berdasarkan keterangan sementara, lima ABK itu tewas setelah menenggak minuman keras oplosan, kemudian jenazahnya dimasukkan ke lemari pendingin.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Operasi Yustisi, Polisi Malah Temukan 5 Mayat di Kapal di Pulau Pari

Jenazah korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diautopsi. Dugaan sementara, korban meninggal karena miras oplosan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS