Komjak Harapkan Tersangka Kebakaran Kejagung Segera Diumumkan
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Komjak Harapkan Tersangka Kebakaran Kejagung Segera Diumumkan

Senin, 28 September 2020 | 17:21 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Terbakarnya gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga kini masih diselidiki Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dengan dibantu tim Kejaksaan, khususnya bidang tindak pidana umum.

Dalam hasil penyelidikan sementara telah disimpulkan terbakarnya gedung Kejagung bukan karena arus korsleting listik, melainkan ada unsur tindak pidana.

Kendati demikian, sampai dengan saat ini Bareskrim Mabes Polri bersama dengan tim Kejaksaan belum menetapkan satu orang pun tersangka. Padahal, Bareskrim Mabes Polri juga sudah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus kebakaran.

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak, berharap Kepolisian bersama dengan Kejaksaan dapat segera menetapkan tersangka dan menuntaskan kasus itu. Jika tidak maka akan terus muncul spekulasi di tengah masyarakat.

"Kita berharap agar Kepolisian segera menuntaskan kasus ini. Sebelumnya kan sudah disimpulkan bahwa sumber api berasal dari nyala api terbuka dan diduga terjadi peristiwa pidana," kata Barita Simanjuntak, di Jakarta, Senin (28/9/2020).

Menurutnya peristiwa pidana kasus kebakaran Kejagung berkaitan dengan pasal 187 dan 188 KUHP. Artinya dari konstruksi pasal 187 terjadi peristiwa kebakaran yang disengaja dan atau pasal 188 karena kelalaian.

"Kemudian sudah diperiksa sejumlah 131 orang saksi. Karena itu satu langkah lagi yang kita harapkan bisa segera dituntaskan adalah penetapan tersangka, yaitu orang yang dianggap bertanggung jawab terhadap peristiwa kebakaran tersebut," ujarnya.

Dirinya mengingatkan, penetapan tersangka perlu dilakukan agar tidak menjadi spekulasi, dugaan atau asumsi yang berkembang kemana-mana. Apalagi dalam situasi seperti sekarang sangat tidak baik jika penentuan tersangka tidak segera dilakukan.

"Apabila tersangka sudah ditetapkan maka dari tersangka tersebutlah kemudian didalami apa motifnya, apa sengaja atau lalai, kalau sengaja apakah dilakukan sendiri atau bagaimana sehingga apapun yang kemudian berkembang informasi macam-macam, tidak kontraproduktif terhadap pengungkapan kasus," ucapnya.

Pasca Bareskrim Mabes Polri menetapkan ada dugaan tindak pidana di kebakaran gedung Kejagung, memang beredar berbagai informasi terkait keterlibatan orang dalam Kejagung. Salah satunya adalah temuan dugaan keterlibatan salah satu petugas kebersihan di lingkungan Kejaksaan.

Dari informasi yang beredar, petugas kebersihan itu disebut-sebut memiliki rekening yang nominalnya tidak wajar, yakni mencapai ratusan juta rupiah. Petugas kebersihan itupun telah ikut diperiksa Bareskrim Mabes Polri namun belum terbukti keterlibatannya.

"Semua yang terlibat akan dapat diusut tuntas bila tersangkanya sudah ditetapkan. Ini yang kita harapkan bisa dituntaskan dengan cepat," ucap Barita.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, meminta agar masyarakat tidak terus berspekulasi terkait kasus kebakaran gedung Kejagung.

Dirinya pun meminta kepada masyarakat untuk dapat menunggu hasil pemeriksaan perkara pidana yang saat ini sedang ditangani pihak Bareskrim Mabes Polri. "Kita tunggu hasilnya saja," kata Hari Setiyono.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satpol PP DKI Akan Agresif dan Masif Lakukan Pengawasan PSBB

Wilayah DKI Jakarta dinilai masih darurat Covid-19 meskipun laju pertambahan kasus melandai selama 2 pekan terakhir.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

PSBB Moderat Tahap 1, DKI Kumpulkan Sanksi Denda Rp 257 Juta

Sanksi tersebut terhitung 14 hari pelaksanaan PSBB moderat, dari 14 September hingga 27 September 2020.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Pelaku Pelecehan di Bandara Mengaku Baru Sekali Menjalankan Aksinya

Tersangka Eko bergabung menjadi tenaga medis rapid test di Bandara Soekarno-Hatta, medio Juli 2020 lalu.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Peringati HUT Ke-39, Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Gelar Donor Darah

Sebanyak 80 pegawai PDAM ditargetkan menjadi pendonor darah di masa pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Pasien OTG di Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Kemayoran Tetap 2.091

Sebanyak 2.091 orang pasien positif Covid-19 tanpa gejala di Tower 4 dan 5 tersebut terdiri dari 1.171 laki-laki dan 920 perempuan.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

DKI Tetapkan 3 Tempat Isolasi Terkendali Covid-19

Tiga lokasi tempat isolasi terkendali itu adalah Jakarta Islamic Centre di Jakut, Graha Wisata TMII di Jaktim, dan Graha Wisata Ragunab di Jaksel.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Rekor, Satu Hari Bertambah 60 Kasus Baru Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor

Kasus baru positif Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 60 orang itu tersebar di 15 kecamatan, dan Cibinong menjadi kecamatan terbanyak yaitu 13 orang.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Ambil Langkah Nyata Antisipasi Banjir

Sampai September 2020, daerah rawan banjir mencapai 82 kelurahan, sedangkan pada awal tahun hanya 56 kelurahan.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Balap Liar di Jalan Pemuda, Polisi Tilang 11 Pengemudi Mobil

Para pelanggar dikenakan sanksi tilang yang diatur dalam Pasal 297 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

PSBB Diperpanjang, Jam Operasi TransJakarta Tetap hingga Jam 7 Malam

Layanan Transjakarta mulai Senin (28/9/2020) tidak mengalami perubahan, dan tetap beroperasi mulai pukul 05.00 WIB-19.00 WIB

MEGAPOLITAN | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS