Anies: Penanganan Banjir Tetap dengan Protokol Covid-19
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Anies: Penanganan Banjir Tetap dengan Protokol Covid-19

Rabu, 30 September 2020 | 19:26 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa penanganan banjir di Jakarta akan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Menurut Anies, pandemi Covid-19 membuat penanganan banjir berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tantangan banjir di Jakarta akan lebih kompleks karena menyesuaikan dengan pencegahan penularan Covid-19. Jadi, penanganan bencana banjir tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan, agar banjirnya tertangani namun korban atau pengungsi tidak beresiko terpapar Covid-19," ujar Anies memimpin Apel Kesiapan Tanggap Bencana Banjir 2020/2021 di Halaman Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020).

Salah satu contohnya, kata Anies, evakuasi dan penanganan pengungsi. Menurut Anies, mau tidak mau tenda pengungsian dan evakuasi harus dibuat lebih banyak agar protokol kesehatan bisa diterapkan.

"Jika kita terbiasa bangun tenda pengungsian dan evakuasi, maka kali ini dibuat lebih banyak tendanya supaya jumlah mereka yang berada di satu tenda itu mengikuti protokol kesehatan. Ini butuh penanganan khusus dan persiapan khusus,” ungkap dia.

Anies pun berpesan agar seluruh petugas nantinya memegang tiga prinsip dasar penanganan bencana banjir di Jakarta. Pertama, siaga dengan terus memantau potensi banjir dari berbagai sumber. Kedua, tanggap dengan merespon cepat penanganan banjir, serta ketiga nenggalang seluruh kekuatan bersama-sama dengan institusi maupun masyarakat untuk menangani banjir.

“Banyak kejadian banjir ini justru kesempatan bagi masyarakat kita untuk gotong royong, kerja bersama. Banyak dari mereka yang ikut terlibat langsung. Dalam kesempatan ini juga ada 3 kata kunci yang harus jadi pegangan antara lain siaga, tanggap dan galang,” tutur dia.

Lebih lanjut, Anies mengingatkan agar seluruh pihak mewaspadai potensi banjir yang ada di Jakarta. Kondisi geografis Jakarta yang memiliki 13 sungai alami, dan mempunyai tiga sumber, antara lain aliran air dari hulu, intensitas hujan lokal yang ekstrem terjadi di Jakarta, serta kenaikan permukaan air laut dan penurunan muka tanah khususnya di daerah pesisir Jakarta yang didera banjir rob.

“Ditambah lagi fenomena la nina, yang menandakan hujan yang besar deras, intens, dan panjang. Karena itu kesiapan kita menjadi penting. Peringatan dini, titik pemantauan untuk memantau volume air yang masuk ke Jakarta harus dijadikan perhatian,” terangnya.

Dalam apel yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana tersebut, turut hadir berbagai elemen Forkopimda, BPBD, Disgulkarmat, hingga Perwakilan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Kami menyampaikan terima kasih dan apreasiasi yg setinggi-tingginya kepada Kapolda (Metro Jaya) yang telah memprakarsai kegiatan penting dan strategis ini. Apel ini adalah wujud kemitraan dan sikap tanggap serta solid antar institusi untuk bersama mewujudkan keamanan, ketentraman bagi warga Jakarta, khususnya pada musim hujan," pungkas Anies.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lucinta Luna Divonis Hukuman Penjara 1,5 Tahun

Vonis hukuman 1,5 tahun dan denda Rp 10 juta ini masih lebih ringan dari dakwaan yang disampaikan JPU.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

PSBB di Bodebek Diperpanjang hingga 27 Oktober

Gubernur Ridwan Kamil memperpanjang pemberlakuan PSBB secara Proposional diwilayah Bodebek dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 hingga 27 Oktober 2020.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Polisi Gelar 32 Adegan Reka Ulang Kasus Pelecehan Rapid Test

Tersangka Eko Firstson alias EF memperagakan langsung reka ulang yang digelar sebanyak 32 adegan, di lokasi.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Ini Motif Pelaku Vandalisme Musala di Tangerang

S yang baru berusia 18 tahun telah dijadikan tersangka oleh polisi dan yang bersangkutan melakukan aksi vandalisme musala ini seorang diri.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Anies: Ada 106 RS Rujukan Covid-19 di Jakarta

Masyarakat juga bisa isolasi mandiri di rumah dengan kriteria yang harus dipenuhi.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

PSBB Bogor Diperpanjang, 600 Petugas Disiapkan untuk Razia Wisatawan

Pengetatan sendiri dilakukan untuk mengantisipasi wisatawan asal Jakarta yang akan berwisata ke kawasan Puncak, Bogor.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Bank DKI Raih Penghargaan

Pencapaian Bank DKI tersebut didasarkan pada pencapaian sejumlah indikator kinerja keuangan pada 2019.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Wagub DKI: Kami Sudah Jalankan Mini Lockdown

Salah satu wujud dari PSBK, kata Ariza adalah program kampung siaga lawan Covid-19 di setiap RW di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Pasien Isolasi Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 327 Orang

Jumlah pasien di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.945 orang atau berkurang 327 orang dibandingkan hari sebelumnya.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

Tersangka Dokter Aborsi Meninggal Dunia

Tersangka meninggal karena penyakit bawaan, bukan lantaran terjangkit Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS