Pangdam Jaya Ungkap Keributan di TMP Kalibata karena Peristiwa Deklarasi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pangdam Jaya Ungkap Keributan di TMP Kalibata karena Peristiwa Deklarasi

Kamis, 1 Oktober 2020 | 17:45 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengemukakan bahwa keributan yang terjadi pada acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020), dilatarbelakangi peristiwa deklarasi yang melanggar protokol kesehatan.

"Kami yang tergabung dalam Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) Operasi Yustisi dan melibatkan masyarakat menegakkan aturan protokol kesehatan, merasa bertanggung jawab, terpanggil sebab acara itu mengerahkan massa yang banyak," kata Dudung saat konferensi pers di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020).

Dudung menyampaikan kronologi peristiwa berawal saat 150 orang dari Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (PPKN) tiba di TMP Kalibata sekitar pukul 15.00 WIB.

Meski tidak memiliki izin dari otoritas terkait, aparat keamanan yang bertugas di lokasi mengimbau agar massa patuh pada protokol kesehatan untuk menjaga jarak serta tidak berkerumun.

"Namun massa dari PPKN tetap memaksa ingin tetap berziarah. Toleransi kami kepada purnawirawan sudah sangat luas sekali walaupun mereka tidak ada izin Kementerian Sosial. Tapi karena purnawirawan ini sesepuh kami juga yang punya banyak bakti untuk bangsa ini, dipersilakan berziarah namun dengan tetap menjaga protokol kesehatan," katanya.

"Purnawirawan dipersilahkan untuk berziarah namun tetap menjaga protokol kesehatan dengan diatur masing-masing 30 orang dan dipersilakan berziarah," kata Dudung melanjutkan.

Namun di luar dugaan, ada sebagian orang yang memanfaatkan situasi itu untuk berdeklarasi serta menyinggung masalah kebijakan pemerintah saat ini.

"Ada yang deklarasi mendukung kami dan menyinggung masalah kebijakan pemerintah saat ini," katanya.

Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono yang saat itu berada di lapangan sudah mengimbau massa agar tidak ada kerumunan lebih dari lima orang sesuai protokol kesehatan Covid-19 di Jakarta.

"Apalagi bapak-bapak dari purnawirawan ini sudah berusia di atas 60 tahun yang sangat rentan sekali serta berpotensi menimbulkan klaster baru (Covid-19)," katanya.

Namun imbauan Kapolrestro Jakarta Selatan pada saat itu tidak diindahkan dan massa tetap berkerumun berdeklarasi.

Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana, kata Dudung, berulang kali menyampaikan permohonan maaf agar jangan ada deklarasi yang menimbulkan kerumunan orang banyak.

"Dandim menyampaikan permohonan maaf, disampaikan berkali-kali namun tetap dilaksanakan, sehingga terjadilah sedikit keributan-keributan, namun bisa kita kendalikan," katanya.

Bahkan Pangdam Jaya sempat meminta konfirmasi terkait kegiatan tersebut kepada Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI dan POLRI (PEPABRI) Jenderal TNI (Purn) H. Agum Gumelar, rupanya kegiatan itu tidak ada koordinasi kepada Pepabri.

"Kami berharap juga mohon untuk tidak terkontaminasi dengan isu-isu yang berkembang saat ini, yang justru nantinya akan membuat nama baik purnawirawan ini menjadi tidak baik," katanya.

Sementara itu, keributan di depan TMP Kalibata tersebar luas di media sosial. Tampak anggota pengamanan dari TNI dan Polri mencoba membubarkan kelompok massa yang berorasi di TMP Kalibata.

Selain itu, sebuah angkot trayek 01 jurusan Kampung Melayu-Senin rusak pada bagian kaca penumpang akibat keributan tersebut. Petugas polisi tampak membantu mendorong angkot tersebut ke tempat yang lebih aman.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lima Hari Kampanye, Paslon Wali Kota Depok Masih Langgar Protokol Kesehatan

Pelanggaran yang dilakukan kedua paslon wali kota Depok tersebut yakni terkait pembatasan jumlah peserta dan tidak menjaga jarak dalam kampanye.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Cai Changpan Masuk DPO

Tahanan narkoba asal Tiongkok yang kabur dari Lapas Tangerang, Cai Changpan, masuk dalam daftar pencarian orang polisi.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Pemkab Bekasi Luncurkan Program Genggam Tekan Kasus Covid-19

Program ini sebagai upaya Pemkab Bekasi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan sehingga dapat menekan angka penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Aparat Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan di Lingkungan Apartemen

Sebanyak 99 orang pengelola apartemen dan sekuriti dipilih menjadi petugas protokol kesehatan Covid-19 berbasis komunitas.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Semua Kegiatan di Kota Bekasi Dibatasi Maksimal Pukul 18.00 WIB

Pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pelaku usaha perdagangan lainnya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Mulai Groundbreaking, Tol Pondok Aren-Serpong Ditargetkan Beroperasi Kuartal IV 2021

Kempupera bersama BUJT PT Bintaro Serpong Damai (BSD) mulai pekerjaan konstruksi di Tol Pondok Aren–Serpong.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Gerakan Apartemen Lawan Covid-19 Dimulai di Ancol

Polres Metro Jakarta Utara bersama Pemkot Jakarta Utara dan Kodim 0502/JU melaksanakan gerakan Apartemen Lawan Covid-19 di Apartemen Ancol Mansion.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Ini Syarat Rumah atau Fasilitas Pribadi Jadi Tempat Isolasi Mandiri

Hal tersebut dapat dilakukan jika telah memenuhi penilaian kelayakan oleh satuan tugas Covid-19 setempat.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

DKI Tetapkan Lokasi Isolasi Terkendali

Fasilitas isolasi mandiri itu di Kemayoran, hotel, penginapan, dan fasilitas lainnya berupa rumah atau fasilitas pribadi atau lokasi lainnya.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Bubarkan Kerumunan, Polisi Temukan Granat dan Alat Hisap Sabu-sabu

Polisi mendapati senjata tajam jenis golok dan puluhan korek api yang sudah dimodifikasi menjadi pembakar sabu-sabu.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS