Penertiban Baliho Rizieq oleh TNI, Kompolnas Akan Minta Klarifikasi Polri
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Penertiban Baliho Rizieq oleh TNI, Kompolnas Akan Minta Klarifikasi Polri

Sabtu, 21 November 2020 | 19:50 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berencana meminta klarifikasi dari Polri terkait penertiban baliho Rizieq Syihab oleh TNI, padahal hal itu merupakan tugas dari kepolisian dan Satpol PP.

Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (21/11/2020), mengatakan bahwa dalam waktu dekat Kompolnas akan menyampaikan pertanyaan kepada Kapolri melalui surat, terkait adakah koordinasi dengan Polri sebelum TNI melakukan pencopotan baliho.

"Mekanisme Kompolnas apabila ada kasus menonjol, seperti TNI yang mencopot spanduk, bukan Polri dan Satpol PP, saat ini kami lakukan dengan meminta klarifikasi kepada Polri," ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, penertiban baliho yang dipandang melanggar aturan bukan merupakan tugas dari TNI sehingga menimbulkan pertanyaan tentang ketidakhadiran polisi dan Satpol PP.

Ia mengatakan setiap pelanggaran aturan memiliki implikasi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga seharusnya Polri tidak berdiam diri.

Ada pun sebelumnya Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan tindakan anggota TNI menurunkan baliho berisi ajakan revolusi bergambar tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab adalah atas perintahnya.

Menanggapi hal itu, pimpinan Polda Metro Jaya menyatakan mendukung langkah Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk menurunkan paksa spanduk di berbagai lokasi di Ibu Kota.

Polda Metro Jaya menyatakan terdapat regulasi yang dilanggar dalam pemasangan spanduk tersebut, antara lain peraturan daerah (perda) terkait pemasangan spanduk atau alat peraga sejenis di ruang publik, serta aturan perpajakan.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Bogor Kaji Pemberlakuan Belajar Tatap Muka

Wali Kota Bogor Bima Arya menilai saat ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah tidak maksimal dan semakin lama, PJJ banyak dampak negatifnya.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Pengusaha Minta PSBB Transisi Dicabut, Ini Kata Pemprov DKI

Ariza mengakui memahami permintaan sejumlah pengusaha untuk mencabut PSBB transisi di tengah pendemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Persiapan Debat Perdana, Imam Budi Fokus Jaga Kesehatan

Debat publik pertama Pilkada Depok akan bertema Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Hukum di Kota Depok dalam Era Kebiasaan Baru.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Polisi Ringkus 9 Pemuda Bersenjata Tajam Hendak Tawuran

Tim Pemburu Preman menerima informasi rencana tawuran pemuda dengan membawa berbagai sajam.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

27 Pekerja Migran Terpapar Covid-19, BP2MI Sidak PJTKI di Tangerang

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di Tangerang.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

PSBB Diperpanjang Lagi, Wali Kota Tangsel Akan Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Airin Rachmi Diany juga mengatakan akan memperketat penerapan protokol kesehatan di wilayahnya.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Sebelum Belajar Tatap Muka, Banten Wajibkan Guru Tes Swab Covid-19

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten berencana melakukan tes swab bagi para guru SMA/SMK dan sederajat.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Diduga Depresi Karena Positif Covid-19, Warga Tangerang Nekat Bunuh Diri

Jenazah wanita tersebut kemudian diketahui bernama Yulianti, yang diduga nekat bunuh diri karena depresi setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Beroperasi Saat PSBB, Lima Panti Pijat di Tangerang Digerebek Satgas Covid-19

Lima Panti Pijat dan Spa di wilayah Kota Tangerang digerebek Petugas karena beroperasi saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Denda Rp 50 Juta terhadap Rizieq Syihab Dinilai Menyesatkan

Rizieq juga seharusnya menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kerumunan yang beberapa kali diciptakannya.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS