Sistem CAT Dalam Tes CPNS Diyakini Seratus Persen Aman
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Sistem CAT Dalam Tes CPNS Diyakini Seratus Persen Aman

Rabu, 21 Agustus 2013 | 04:21 WIB
Oleh : A-25 / YUD

Jakarta - Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tasdik Kinanto mengatakan selama ini penyebab jual beli bangku untuk masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena adanya faktor kepentingan antara kesempatan dan keuntungan.

"Satu mau jadi PNS, yang satu lagi mau dapat keuntungan, jadilah transaksi ilegal. Untuk mengatasi keadaan itu, diciptakan sebuah sistem yang bisa memutus mata rantai transaksi ilegal, yang merusak sendi-sendi kehidupan bernegara itu. Pemerintah yakin, test CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang akan dilaksanakan mulai tahun 2013 ini dapat menghindari terjadinya praktek-praktek tidak terpuji itu," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (20/8).

Dalam pelaksanaannya, panitia seleksi nasional pengadaan CPNS bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang membantu proses pengamanan sistem teknologinya.

Lemsaneg, jelasnya akan melindungi supaya soal-soal pada sistem CAT tidak bocor sehingga menurutnya bisa dijamin seratus persen aman.

Deputi Bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terbujuk rayuan dengan iming-iming atau janji seseorang yang menyatakan bisa meluluskan dalam tes CPNS, dengan membayar sejumlah uang saja.

"Tim Panselnas sudah berupaya semaksimal mungkin agar tes dilakukan dengan fair, bebas KKN, dan dapat menghasilkan CPNS yang berkualitas," tuturnya.

Seperti diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Azwar Abubakar mengungkapkan, pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur pelamar umum tahun 2014 wajib menerapkan sistem CAT.

Menteri mengharapkan seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk menyiapkan sarana dalam rangka mendukung pelaksanaan sistem CAT dimaksud.

Diungkapkan, untuk pelaksanaan test CPNS dari jalur umum tahun 2013 ini masih menggunakan sistem kombinasi, yakni lembar jawaban computer (LJK) dan CAT.

Pihaknya berharap agar kementerian, lembaga serta pemerintah daerah yang sudah siap dapat menerapkan sistem CAT.

Menurut Azwar, penerapan sistem CAT akan menjamin pelaksanaan seleksi CPNS yang kompetitif, obyektif, transparan dan bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta tidak dipungut biaya.

Dari hasil Rakor Pengadaan CPNS Tahun 2013 yang diselenggarakan di Balai Kartini Jakarta tanggal 18 Juli 2013, disepakati bahwa pelaksanaan seleksi CPNS dari pelamar umum tahun 2013 dilakukan secara kombinasi, yakni dapat dengan sistem CAT atau dengan sistem LJK.

Saat ini sudah ada 19 instansi yang berencana menerapkan CAT. Hal ini merupakan langkah yang menggembirakan, dan patut diikuti instansi lain. Apalagi penerapan sistem CAT itu sendiri sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan.

Terlebih saat ini seluruh instansi pemerintah sudah menggunakan computer, serta menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dengan kondisi seperti itu, secara teknis tidak akan sulit.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tahun 2014, Tes CPNS Wajib Gunakan Sistem CAT

Saat ini sudah ada 19 instansi yang berencana menerapkan CAT.

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Sistem Noken Diterapkan Dalam Pemutakhiran Data Pemilih di Papua

"Dalam hal ini proses pendaftaran tidak dilakukan berdasarkan pada prinsip satu orang, satu pendaftaran."

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Rizal Ramli: Peserta Konvensi Hanya untuk Dongkrak Elektabilitas

"Setelah konvensi, semua tokoh digusur demi masuknya sang pangeran."

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Ibas Yakin Pasangan KarSa Menang di Pilgub Jatim

"Pakde Karwo dan Gus Ipul, keduanya telah terbukti kepemimpinannya selama hampir lima tahun ini".

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Pengamat: Tidak Seharusnya Negara Membiayai Kampanye Parpol Secara Utuh

KPU dan pemerintah harus memberikan tempat khusus bagi partai untuk mensosialisasi caleg dan partainya dengan pemberian layanan secara adil.

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Setara: Peredaran Senpi Harus Diaudit

"Kelompok teroris adalah kambing hitam yang paling mudah untuk dituduh sebagai pelaku".

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Sistem Multi Partai Sulitkan Negara Biayai Parpol

Indonesia menerapkan sistem multi partai ekstrim yang setiap pemilu senantiasa muncul partai baru.

NASIONAL | 21 Agustus 2013

Masyarakat Diminta Mencermati DPSHP Online

Saat ini, masyarakat dapat mengecek DPSHP secara online, selain pengecekan secara manual melalui pengumuman yang disampaikan di kantor desa dan kelurahan.

NASIONAL | 20 Agustus 2013

Meski Dianggap Sosialisasi Kurang, PDIP Jatim Tetap Siap Hadapi Pilkada

"PDIP tetap harus hadapi pilkada Jatim yang digelar 29 Agustus nanti".

NASIONAL | 20 Agustus 2013

Pengacara Djoko Susilo: Tuntutan Jaksa Bukan dari Fakta Persidangan

Akan melawan dengan mengajukan pledoi

NASIONAL | 20 Agustus 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS