ICW: Dinasti Politik Rentan Korupsi
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.86)   |   COMPOSITE 5112.19 (36.4)   |   DBX 973.986 (4.58)   |   I-GRADE 139.714 (1.66)   |   IDX30 428.304 (3.33)   |   IDX80 113.764 (0.8)   |   IDXBUMN20 291.927 (4.3)   |   IDXG30 119.182 (0.36)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.94)   |   IDXQ30 124.656 (1.28)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.81)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.68)   |   IDXV30 107.478 (0.8)   |   INFOBANK15 831.648 (10.85)   |   Investor33 374.125 (2.66)   |   ISSI 151.171 (0.41)   |   JII 550.867 (0.41)   |   JII70 188.056 (0.33)   |   KOMPAS100 1022.34 (5.97)   |   LQ45 789.815 (5.74)   |   MBX 1412.7 (10.57)   |   MNC36 280.331 (1.85)   |   PEFINDO25 282.464 (4.5)   |   SMInfra18 241.575 (1.18)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.9)   |  

ICW: Dinasti Politik Rentan Korupsi

Senin, 2 Oktober 2017 | 13:11 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / YUD

Jakarta - Dinasti politik memicu berbagai penyelewengan anggaran dan biasanya berujung pada kasus korupsi. Dinasti politik menjadi rawan korupsi karena membutuhkan biaya politik yang lebih besar ketimbang daerah lain.

"Dinasti politik lebih rentan terkena korupsi karena biaya politiknya tinggi. Karena dia biasanya menguasai struktur partai di daerah," kata Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz, di Jakarta, Senin (2/10).

Oleh sebab itu, menurut Donal, kepala daerah yang sudah terjebak dalam politik dinasti biasanya akan mencari cara untuk mendapatkan dana segar untuk mengelola partai di tingkat daerah.

"Perhatikan ketua DPD, DPW Parpol di daerah rata-rata dikuasai dinasti politik. Rata-rata biaya politik ya tinggi karena harus mengelola partai politik," ungkapnya.

Selain mengelola partai politik di daerah, kepala daerah yang masuk dalam dinasti politik juga biasanya mengelola jaringan ormas, jaringan keagamaan, jaringan kepemudaan.

"Jaringan itu yang dirawatnya, tentu butuh biaya yang besar. Itu yang diwariskan kepada penerusnya. Sifatnya diwariskan. Inilah faktor penyebab dinasti politik lebih rentan korupsi," ucapnya.

Menurut Donal, faktor penyebab utama maraknya dinasti politik adalah sistem kepartaian yang begitu buruk di Indonesia. Walaupun, ada variabel-variabel lain seperti otonomi daerah (Otda) dan lain-lain.

"Ada banyak variabel, yang paling dominan sistem kepartaian yang buruk. Sistem kepartaian yang buruk memunculkan dinasti politik. Otda turut mempengaruhi, tapi yang paling besar sistem politik," ujarnya.

Dicontohkan, bagaiamana hampir seluruh parpol di tingkat pusat juga masih menerapkan sistem dinasti politik. Baik itu Herindra, PDIP, Demokrat, PAN, dan lain sebagainya. Dimana hampir sebagian besar parpol juga turut mewariskan tahta kekuasaan, baik itu posisi Ketua Umum, dewan pembina, kepada saudara-saudara terdekatnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IIPG Berikan Bantuan untuk Pengungsi Gunung Agung

Derita ratusan ribu pengungsi akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung di Bali menggugah kepedulian Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG).

NASIONAL | 2 Oktober 2017

PVMBG: Aktivitas Kegempaan Gunung Agung Menurun

PVMBG mencatat aktivitas kegempaan Gunung Agung mengalami penurunan selama dua hari terakhir.

NASIONAL | 2 Oktober 2017


Ini Penyebab Maraknya Dinasti Politik

Sejumlah alasan mengapa dinasti politik marak terjadi di daerah.

NASIONAL | 2 Oktober 2017

Gubernur Jateng Minta Kabupaten/Kota Antisipasi Banjir dan Longsor

Kita masih siaga kekeringan sampai dengan Oktober. Sekarang hujannya datang lebih cepat.

NASIONAL | 2 Oktober 2017

Djarot: Jangan Khianati Pancasila

Kelompok mana pun yang mencoba mengkhianati Pancasila, yang mencoba menggantikan Pancasila, itu pasti dilawan oleh rakyat Indonesia.

NASIONAL | 2 Oktober 2017

Golkar Juga Simulasikan Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi

Partai Golkar menempatkan Jawa Barat sebagai daerah strategis yang harus dimenangkan.

NASIONAL | 2 Oktober 2017

Dua Pesilat Tewas Dikeroyok Bonek di Surabaya

Kedua korban adalah pesilat yang tertinggal dari rombongannya saat berkonvoi dari Surabaya menuju Gresik.

NASIONAL | 2 Oktober 2017


Pasar Kertosono Nganjuk Ludes Terbakar

Kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh toko, kios, dan lapak di pasar itu diduga akibat hubungan arus pendek.

NASIONAL | 2 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS