Polisi Pertimbangkan Tahan Joko Driyono
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Polisi Pertimbangkan Tahan Joko Driyono

Rabu, 20 Februari 2019 | 15:50 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi mulai membicarakan kemungkinan menahan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono alias Jokdri bakal yang akan kembali diperiksa sebagai tersangka Kamis (21/2/2019) besok.

“(Ditahan atau tidak) tergantung besok hasil pemeriksaan soal menyuruh tiga tersangka yang mengambil dan merusak barang bukti,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (20/2).

Sementara terkait dugaan pengaturan skor PS Peribara Banjarnegara dengan beberapa klub, hal itu masih terus didalami. Bukti terkait Jodri dalam masalah pengaturan skor yang ada di Satgas dan sudah diaudit terdapat 36 item.

“Satgas bekerjama dengan PPATK. Buktinya ada beberapa catatan transaksi keuangan, buku, dan alat pembayaran digital. Itu semua akan dievaluasi oleh PPATK. Darimana sumber dan mengalir kemana saja,” imbuhnya.

Selain kasus pencurian dan penghilangan barang bukti, Jokdri memamh juga dibidik untuk kasus dugaan pengaturan skor terkait PS Peribara Banjarnegara dengan beberapa klub

Namun terlalu cepat jika disimpulkan Jokdri terkait kasus pengaturan skor. Polisi akan berpegang pada fakta hukum, step by step. Tidak boleh terburu-buru dan memegang asas praduga tak bersalah.

Jokdri sementara ini jadi tersangka kasus pengerusakan barang bukti. Dia diperiksa selama lebih dari 20 jam sebagai tersangka di Polda Metro Jaya Senin (18/2) kemarin.

Jokdri adalah otak yang memerintah Muhammad Mardani alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur untuk merusak,
atau menghancurkan barang bukti di Kantor Komdis PSSI.

Jodri meminta mereka untuk mengambil recorder CCTV, laptop inventaris beberapa dokumen dan ponsel milik Jokdri. Muhammad Mardani adalah sopir Jokdri. Ketiga nama di atas juga sudah jadi tersangka.

Polisi masih menggali motif Jokdri meminta ketiga orang itu merusak barang bukti di kantor Komdis PSSI yang telah dipasang garis polisi itu.

Polisi menduga perusakan itu terkait upaya penghilangan jejak dalam pengaturan skor terkait PS Persibara Banjarnegara.

Pengusutan kasus pengaturan skor memang berawal dari pelaporan mantan manager PS Persebara Banjarnegara Laksmi Indaryani. Sejauh ini polisi telah menetapkan 15 tersangka termasuk Jokdri.

Dalam perkembangan terbaru polisi menemukan uang tunai Rp 160 juta dari apartemen Jokdri. Uang ini diduga terkait suap.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Siapkan Pasal Pencucian Uang Jerat Jokdri

ā€œSatgas bekerja sama dengan PPATK karena bukti yang disita oleh Satgas Anti Mafia Bola, antara lain, beberapa catatan transaksi keuangan."

NASIONAL | 20 Februari 2019

Shinta Nuriyah: Cap Go Meh Bukan Milik Tionghoa Saja, tetapi Seluruh Indonesia

Cap Go Meh bisa menjadi ajang kerukunan antara umat agama, antar-etnis dan antar-budaya.

NASIONAL | 20 Februari 2019

KPK Serahkan Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp 110 Miliar ke BNN dan Kejagung

Aset yang diserahkan antara lain tanah M. Nazaruddin, Fuad Amin dan Sutan Bhatoegana (alm).

NASIONAL | 20 Februari 2019

Polda Jambi Tutup Paksa Penambangan Minyak Ilegal di Batanghari

Pemprov Jambi perlu mengaktifkan kembali tim terpadu pemberantasan penyulingan minyak ilegal yang pernah dibentuk Gubernur Jambi.

NASIONAL | 19 Februari 2019

Lapas Jambi Rawan Narkoba, Ribuan HP Napi Disita dan Dimusnahkan

Operasi penyitaan HP dari seluruh lapas dan rutan di Jambi terus kami lakukan sebagai salah satu upaya mencegah keterlibatan napi dalam peredaran narkoba.

NASIONAL | 20 Februari 2019

Kisruh Kenaikan Tarif Air Minum di Jambi Sampai ke Pengadilan

PDAM Tirta Mayang harus memberikan ganti rugi kepada pelanggan yang telah membayar rekening air minum dua kali lipat sejak Oktober 2018.

NASIONAL | 20 Februari 2019

Otto Hasibuan Sebut Kepengurusan Fauzie Sebagai Peradi yang Sah

Mantan Ketua Umum (Ketum) DPN Peradi Otto Hasibuan menyebut Peradi yang sah saat ini adalah kepengurusan dengan Ketua Umum Fauzie Yusuf Hasibuan

NASIONAL | 19 Februari 2019

Seleksi Objektif, Menhub Sebut Kerabatnya Tak Lulus CPNS

Menhub Budi Karya Sumadi memberi pengarahan kepada 893 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2018 pada Rabu (20/2) di Tangerang.

NASIONAL | 20 Februari 2019

Komnas HAM Ingatkan Pemerintah Maksimalkan Sumber Daya Lokal

Saat ini ada puluhan ribu masyarakat korban bencana masih bertahan di tenda-tenda pengungsian di 400 titik di wilayah Pasigala.

NASIONAL | 20 Februari 2019

KPK Kembali Terima PPK dari Kementerian PUPR

KPK kembali terima pengembalian uang dari pejabat pembuat komitmen (ppk)

NASIONAL | 20 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS