Ratna Sebut Publik Figur Boleh Bohong
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Ratna Sebut Publik Figur Boleh Bohong

Selasa, 14 Mei 2019 | 17:15 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, rampung menggelar sidang lanjutan kasus berita bohong atau hoax dengan agenda pemeriksaan terdakwa Ratna Sarumpaet, Selasa (14/5/2019) hari ini. Pada akhir persidangan, Ratna sempat menyampaikan permintaan maaf jika kurang konsisten memberikan keterangan. Ratna juga menyatakan bahwa figur publik boleh melakukan kebohongan.

Sebelum menutup persidangan, Ketua Majelis Hakim Joni memberikan kesempatan kepada Ratna apakah ingin menyampaikan keterangan lagi.

"Ada yang mau disampaikan lagi? tanya Joni.

Ratna kemudian, menyampaikan permohonan maaf apabila persidangan menjadi tersendat karena dirinya kurang konsisten dalam memberikan keterangan.

"Saya minta maaf yang mulia, bikin banyak tersendat karena saya kurang konsisten, diawal gagap-gagap," ujar Ratna, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

Ratna kemudian, memberikan catatan jangan samakan dirinya dengan pejabat publik. Sebab, pejabat publik dengan publik figur berbeda. Kalau pejabat publik dalam kedudukannya tidak boleh berbohong, namun publik figur boleh berbohong.

"Tapi saya juga ingin dicatat bahwa saya ini jangan disamakan pejabat publik dengan publik figur. Saya bukan pejabat publik. Saya aktivis yang terkenal karena pekerjaannya," ungkap Ratna.

Merespon pernyataan itu, Joni bertanya kepada Ratna, siapa yang menyamakan Ratna dengan publik figur?

"Nggak, dicatat saja. Karena ini kan hubungannya dengan kesalahan. Pejabat publik itu tidak boleh salah, tidak boleh bohong, tapi kalau publik figur boleh," jawab Ratna.

"Publik figur boleh bohong?" Joni kembali bertanya.

"Boleh. Terima kasih yang mulia," kata Ratna.

"Ya itu hak ada berpendapat," ucap Joni.

Sidang kasus berita bohong Ratna Sarumpaet, bakal kembali digelar dengan agenda tuntutan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019) mendatang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jika Diajak People Power, Pakar: Tolak Saja

Masyarakat diimbau untuk menolak jika diajak untuk mengikuti gerakan "people power" atau pengerahan kekuatan massa.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ratna Dinilai Tidak Konsisten Berikan Keterangan

Ratna Sarumpaet dianggap tidak konsisten dalam memberikan keterangan dalam persidangan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Polisi Jadwalkan Pemanggilan Kedua Permadi dan Lieus

Penyidik Badan Reserse Kriminal menjadwalkan pemanggilan kedua untuk politisi Permadi serta aktivis Lieus Sungkharisma pada Jumat (17/5/2019).

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ramadan Bulan untuk Kuatkan Daya Rekat Persaudaraan

Makna jihad adalah memperjuangkan nilai Islam berupa perdamaian, kesejahteraan, dan keadilan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Permadi Akan Penuhi Panggilan Polisi

Permadi mengatakan akan memenuhi panggilan pertama pemeriksaan Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait dugaan tindakan makar pada Rabu (15/5/2019).

NASIONAL | 14 Mei 2019

Pembangunan Jembatan di Nduga Tak Terganggu Kontak Tembak

Kontak tembak antara TNI dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), tidak mempengaruhi pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Rumah Murah Amindotek Group di Serang Sudah Terbangun 185 Unit

Pihaknya akan membangun 800 unit rumah di Serang.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Rano Karno Melenggang, Miing Gagal ke Senayan

Miing dikepung oleh sejumlah caleg yang mumpuni atau memiliki modal sosial serta modal finansial yang cukup besar.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Pemprov Sulteng Jamin Ketersediaan Armada Angkutan Lebaran

Meski terjadi peningkatan arus mudik Lebaran, namun jumlah armada yang ada masih mampu mengatasi lonjakan arus mudik di Sulawesi Tengah.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Belum Jadi Buron, Polisi Yakin Bachtiar Nasir Pulang

Nasir yang tidak datang memenuhi panggilan ketiga polisi pada Selasa (14/5/2019) informasinya tengah menuju arah pulang.

NASIONAL | 14 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS