Polisi Sebut Yunarto Wijaya Jadi Target Pembunuhan
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-4.4)   |   COMPOSITE 5059.22 (-39.19)   |   DBX 933.73 (-4.33)   |   I-GRADE 135.366 (-1.44)   |   IDX30 427.201 (-4.94)   |   IDX80 111.513 (-1.3)   |   IDXBUMN20 284.629 (-3.78)   |   IDXG30 118.405 (-1.19)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-4.07)   |   IDXQ30 125.347 (-1.48)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-1.7)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-3.59)   |   IDXV30 105.043 (-0.96)   |   INFOBANK15 803.622 (-3.94)   |   Investor33 371.182 (-3.26)   |   ISSI 148.056 (-1.51)   |   JII 539.107 (-8.58)   |   JII70 182.679 (-2.61)   |   KOMPAS100 996.599 (-10.26)   |   LQ45 780.316 (-8.84)   |   MBX 1404.61 (-11.51)   |   MNC36 278.843 (-2.48)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.47)   |   SMInfra18 242.356 (-3.42)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-2.58)   |  

Polisi Sebut Yunarto Wijaya Jadi Target Pembunuhan

Selasa, 11 Juni 2019 | 19:17 WIB
Oleh : Robertus Wardi / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Sam Indradi mengemukakan Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya adalah tokoh lembaga survei yang menjadi target pembunuhan oleh kelompok perusuh. Yunarto menjadi target pembunuhan bersama empat tokoh nasional yaitu Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan staf khusus presiden bidang intelijen Gories Mere.

‎"Berdasarkan fakta-fakta penyidikan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dikuatkan adanya petunjuk, adanya persesuaian antara saksi satu dan lain, kemudian persesuaian saksi dan barang bukti, mereka ini bermufakat melakukan kejahatan pembunuhan berencana terhadap empat tokoh nasional dan satu direktur Charta Politika, lembaga survei," kata Ade dalam konferensi pers di Kementerian Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Ia menjelaskan kelompok yang akan melakukan pembunuhan tersebut terdiri dari delapan tersangka. Pemimpin dan perencana pembunuhan adalah Mayjen (Purn) Kivlan Zen.

‎"KZ (Kivlan Zen, Red) memberikan uang kepada IR untuk melakukan pengintaian terhadap target, khususnya pimpinan lembaga survei," jelas Ade.

Menurutnya, dua dari delapan tersangka itu yang diberi tugas mengintai Yunarto. Mereka adalah IR dan Yusuf. Mereka sudah dua kali mengintai lokasi kantor Yunarto. Kepada dua tersangka ini, KZ memberikan uang operasional Rp 5 juta untuk mengintai Yunarto.

"Saya masuk ke dalam mobil Kivlan, lalu mengeluarkan hp dan menunjukkan alamat serta foto Yunarto. Pak Kivlan minta cari alamat ini, nanti kamu foto dan video. Siap saya bilang. Beliau berkata lagi nanti saya kasih uang operasional, cukuplah 5 juta untuk bensin makan dan kendaraan segala macam. Kalau ada yang bisa eksekusi saya jamin anak istri liburan ke manapun," ungkap IR dalam video yang diperlihatkan polisi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polri Akan Panggil Mantan Anggota Tim Mawar

Kepolisian akan memanggil mantan anggota Tim Mawar Fauka Noor Farid terkait dugaan pengerahan massa kerusuhan 21-22 Mei 2019.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Ahmad Dhani Sebut Hakim Sembunyikan Tiga Fakta Persidangan

Musisi sekaligus politisi Gerindra Ahmad Dhani mengajukan banding. Dhani menyebut ada tiga fakta persidangan yang disembunyikan.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Kasus BLBI, KPK: Tak Ada Hal Baru dari Argumentasi Maqdir Ismail

Sejumlah poin yang dsampaikan Maqdir sudah diuji di persidangan perkara dugaan korupsi SKL BLBI sebelumnya.

NASIONAL | 11 Juni 2019

MK: Status Perbaikan Permohonan Prabowo-Sandi Ditentukan Hakim

Status tersebut akan ditentukan dalam sidang pendahuluan pada Jumat, 14 Juni mendatang.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Ajukan Izin Pembantaran

Ratna Sarumpaet dinilai harus menjalani pengobatan di rumah sakit.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Polri: Kerusuhan 22 Mei Dimobilisasi dan Disetting

Ada dalang yang memobilisasi massa ke sejumlah titik kerusuhan 22 Mei 2019.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Pengakuan IR: Dibayar Rp 5 Juta untuk Bunuh Yunarto Wijaya

Irfansyah diminta menemui Kivlan Zen di kawasan Pondok Indah untuk membahas eksekusi Yunarto.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Ratna Sarumpaet Berencana Sampaikan Pembelaan Sendiri

Terdakwa Ratna Sarumpaet, berencana akan menyampaikan pledoi atau pembelaan sendiri terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

NASIONAL | 11 Juni 2019

Polri Ungkap Kivlan Zen Dalang Rencana Pembunuhan

Kivlan Zen telah memberikan perintah dan dana kepada pelaku lapangan untuk membunuh empat tokoh nasional.

NASIONAL | 11 Juni 2019

4 Terduga Teroris Ditangkap di Jatibening

Densus 88 Antiteror dikabarkan telah menangkap empat terduga teroris selama dua hari yakni 10 Juni dan 11 Juni 2019 di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Jabar.

NASIONAL | 11 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS