Bantah Rekayasa Kasus Kivlan, Polri: Sidangnya Nanti Terbuka
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.76)   |   COMPOSITE 4917.96 (-77.25)   |   DBX 928.196 (-9.36)   |   I-GRADE 130.286 (-2.47)   |   IDX30 412.166 (-7.81)   |   IDX80 107.727 (-2.12)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.52)   |   IDXG30 115.773 (-2.54)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.14)   |   IDXQ30 120.761 (-2.28)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.04)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-5.64)   |   IDXV30 101.893 (-1.72)   |   INFOBANK15 773.605 (-10.83)   |   Investor33 359.92 (-6.33)   |   ISSI 144.524 (-2.78)   |   JII 524.265 (-12.36)   |   JII70 177.451 (-4.14)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.61)   |   LQ45 754.177 (-13.97)   |   MBX 1360.94 (-22.51)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.11)   |   SMInfra18 232.003 (-3.38)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.01)   |  

Bantah Rekayasa Kasus Kivlan, Polri: Sidangnya Nanti Terbuka

Rabu, 19 Juni 2019 | 16:12 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polisi membantah telah melakukan rekayasa terkait dugaan makar, percobaan pembunuhan, dan kepemilikan senjata api yang ada kaitannya dengan Mayjen (pur) Kivlan Zen.

“Kalau (bantahan) itu merupakan hak konstitusional yang bersangkutan dalam pemeriksaan, silahkan saja. Dalam hal ini Polri tetap profesional melakukan proses penyidikan yang dilakukan selama ini,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Rabu (19/6/2019).

Polri, masih kata Dedi, sesuai dengan Pasal 148 KUHAP di mana dalam pembuktian, tidak hanya menggali keterangan tersangka di mana itu urutan kelima. Polri juga menggali alat bukti lain baik keterangan saksi, keterangan saksi ahli, bukti petunjuk, dan surat.

“Itu semua didalami oleh penyidik, kalau misalkan tersangka tidak mengakui perbuatannya, itu merupakan hak konstitusional yang bersangkutan. Itu nanti akan dibuktikan dalam proses persidangan pengadilan secara transparan, terbuka, dan jujur adil. Silahkan,” tambahnya.

Kivlan ditahan polisi juga dengan dugaan memberikan perintah langsung para tersangka kasus penyelundupan senjata untuk membunuh empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.

Enam tersangka yang telah ditahan juga sudah memberikan testimoni terkait dugaan adanya keterlibatan Kivlan ini.

Yang diincar yakni Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menkopolhukam Jenderal (pur) Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (pur) Budi Gunawan, dan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Komjen (pur) Gories Mere.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polri Seleksi Internal Sembilan Pati Daftar Capim KPK

Sembilan orang itu diseleksi siapa yang punya kompetensi rekam jejak dan pengalaman tugas yang lebih berkompeten di bidang hukum.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Kasus Kivlan Zen, Menhan Minta Polri Tegakkan Hukum

Menteri Pertahanan meminta Polri tetap menegakkan hukum dalam menangani kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen yang merupakan purnawirawan TNI.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Serikat Pekerja Pertamina Sebut Karen Agustiawan Korban Kriminalisasi

Saat Karen menjabat, banyak prestasi yang ditorehkan untuk Pertamina.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Tanggal Kelahiran Dipermasalahkan, Ini Penjelasan Dukcapil

Sejak 1970, bagi penduduk yang lupa tanggal lahir, didata dengan tanggal 31 Desember.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Berlarutnya Kasus Perpanjangan Kontrak JICT Dipertanyakan

Berlarutnya kasus ini dinilai akan menimbulkan dampak buruk terhadap penegakan hukum.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Pastikan Proyektil, Polisi Dalami Senjata yang Tewaskan Korban Diduga Perusuh

Hasil uji labfor menyebutkan dari tiga proyektil yang didapat dari tubuh korban,yang diduga pelaku perusuh, adalah kaliber 5,56 mm dan kaliber 9 mm.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Optimalkan Pelayanan, BPJS Kesehatan Kembangkan Sistem Finger Print

Diharapkan semuanya dapat memiliki single identity number untuk setiap kepentingan nasional, termasuk jaminan kesehatan.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Kempar Dukung Penyelenggaraan Hari Internasional Yoga di Prambanan Yogyakarta

Festival Yoga Internasional akan digelar pada 22-23 Juni 2019 mendatang di Kompleks Candi Prambanan Yogyakarta.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Bantah Pantau Grup WA, Polri: Itu Impossible

Yang ada saat ini adalah kegiatan patroli siber dan itu bukan hanya oleh Dit Siber saja tapi dilaksanakan juga oleh Kemenko Info dan BSSN.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Perlu Dibuat Aturan Lebih Perinci tentang Pelanggaran Internet

Literasi digital di masyarakat sendiri sangat pelan.

NASIONAL | 19 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS