Kasus Bowo Sidik, KPK Cegah Jora Nilam Judge
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kasus Bowo Sidik, KPK Cegah Jora Nilam Judge

Jumat, 12 Juli 2019 | 18:56 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah seorang swasta bernama Jora Nilam Judge bepergian ke luar negeri. Jora Nilam dicegah terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan surat permintaan pencegahan ke luar negeri telah dilayangkan KPK kepada Ditjen Imigrasi Kemkumham sejak Mei lalu. Pencegahan ini berlaku selama enam bulan. Dengan demikian, Jora Nilam setidaknya tidak dapat bepergian ke luar negeri hingga November 2019 mendatang.

"Sejak Mei 2019, KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi untuk melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap yang bersangkutan selama 6 bulan ke depan," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Belum diketahui secara pasti latar belakang Jora hingga dicegah KPK ke luar negeri. Namun, Jora diduga mengetahui kasus gratifikasi yang menjerat Bowo, terutama yang berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah daerah.

Febri masih enggan berbicara banyak mengenai keterkaitan Jora Nilam dan kasus gratifikasi Bowo Sidik. Febri hanya menyebut, pencegahan ini dilakukan agar Jora tak sedang berada di luar negeri saat tim penyidik membutuhkan keterangannya.

"Untuk kepentingan pemeriksaan, agar pada saat diagendakan pemeriksaan yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri," katanya.

Jora pada hari ini dijadwalkan diperiksa penyidik sebagai saksi kasus gratifikasi Bowo Sidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Indung, anak buah Bowo Sidik sekaligus petinggi PT Inersia. Namun, Jora mangkir atau tidak memenuhi panggilan penyidik.

"Belum diperoleh Informasi (atas ketidakhadiran Jora). Akan dipanggil kembali," kata Febri.

Diberitakan, KPK menetapkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dan anak buahnya, staf PT Inersia bernama Indung serta Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti sebagai tersangka. Bowo melalui Indung diduga menerima suap dari Asty dan petinggi PT Humpuss Transportasi Kimia lainnya terkait kerja sama bidang pelayaran menggunakan kapal PT Humpuss Transportasi Kimia.

Tak hanya suap dari PT Humpuss Transportasi Kimia, Bowo juga diduga menerima gratifikasi dari pihak lain. Gratifikasi yang diterima Bowo tersebut diduga terkait pengurusan di BUMN, hingga soal Dana Alokasi Khusus di sejumlah daerah. Secara total, suap dan gratifikasi yang diterima Bowo mencapai sekitar Rp 8 miliar. Uang tersebut dikumpulkan Bowo untuk melakukan serangan fajar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Bowo Sidik, KPK Ultimatum Nazaruddin dan Dua Adiknya untuk Kooperatif

KPK telah memanggil Nazaruddin dan kedua adiknya itu untuk diperiksa pada waktu yang berbeda.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Berkas Wanita Bawa Anjing ke Masjid Dilimpahkan ke Kejaksaan

olres Bogor melimpahkan berkas perkara tahap satu kasus penistaan agama SM (52) perempuan pembawa anjing ke masjid Al Munawaroh, Sentul, kepada kejaksaan.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Polisi: Pablo Gelapkan Mobil dari Leasing

Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa Pablo Benua menggelapkan mobil dengan cara mengambil kredit dari perusahaan pembiayaan (leasing).

NASIONAL | 12 Juli 2019

Ajukan 13 Calon Pimpinan KPK, Polri Tetap Jagokan Basaria

Basaria adalah orang yang menangkap Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Eksekusi Ditangguhkan, Baiq Nuril Menangis Terharu

Dengan penangguhan eksekusi, Baiq Nuril bisa menyaksikan putrinya menjadi Paskibraka.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Polisi: Kasus Penggelapan Mobil Pablo Benua Masih Berlanjut

Polda Metro Jaya menyatakan kasus penggelapan mobil atas terlapor Pablo Benua hingga saat ini masih berlanjut.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Komisaris Bank Jatim Diperiksa KPK

Budi Setiawan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Lima Komisioner KPU Palembang Divonis Enam Bulan Penjara

Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan vonis enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun dan denda Rp10 juta kepada lima orang Komisioner KPU Palembang

NASIONAL | 12 Juli 2019

Organisasi Papua Merdeka Tolak Benny Wenda

“Narasi juga telepon yang disampaikan Jefry Bomak terungkap semua dengan tegas menolak ULMWP,” kata Sebby Sambom.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Pansel KPK Diyakini Profesional dalam Seleksi 192 Capim

Semua 192 capim KPK yang lolos administrasi berhak mengikuti uji kompetensi pada 18 Juli 2019.

NASIONAL | 12 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS