Bahasa Indonesia Sudah Jadi Program Studi di 8 Negara
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Bahasa Indonesia Sudah Jadi Program Studi di 8 Negara

Rabu, 31 Juli 2019 | 20:32 WIB
Oleh : YUD

Jayapura, Beritasatu.com- Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua Suharyanto menyebutkan bahasa Indonesia sudah dibuka menjadi program studi di delapan negara yaitu negara Kanada, Jepang, Australia, Korea Selatan, Ukraina, Suriname, Hawaii dan Vietnam.

Berbicara di Jayapura, Rabu (31/7/2019) ,Suharyanto menjelaskan, pada bagian keempat UU Nomor 24 Tahun 2009 dan juga pada bab 7 Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014 disitu diamanatkan mengenai peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

Apa tujuan dari amanat tersebut, kata dia, ada dua tujuan utama dari peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Pertama adalah untuk menunjukkan jati diri bangsa Indonesia, dan kedua adalah untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang mendorong untuk meningkatkan fungsi bahasa Indonesia itu sebagai bahasa internasional.

"Karena memang bahasa Indonesia sendiri sudah memiliki beberapa modal yang bisa digunakan sebagai bahasa internasional," ujarnya.

Pertama dari sisi jumlah penutur. Seperti diketahui bersama bahwa bahasa Indonesia di dalam negeri sendiri sudah memiliki penutur setidaknya 265 juta penduduk Indonesia.

"Itu baru jumlah penutur yang ada di Indonesia. Selain penutur yang ada di dalam negeri, penutur bahasa Indonesia itu juga berasal dari diaspora Indonesia yang ada di luar negeri itu jumlahnya berkisar antara 7 sampai 8 juta orang," katanya.

Selain dari diaspora Indonesia, kata dia, saat ini bahasa Indonesia itu setidaknya sudah diajarkan di 45 negara dan diajarkan kurang lebih 250 lembaga yang ada di 45 negara tersebut.

Selain diajarkan sebagai materi pembelajaran, di delapan negara bahasa Indonesia itu juga sudah dibuka sebagai sebuah program studi.

"Jadi kalau tadi di 45 negara dengan 250 lembaga baru diajarkan tetapi untuk yang delapan negara memang sudah dibuka program studi bahasa Indonesia. Disana memang secara khusus mempelajari mengenai bagaimana seluk beluk kaidah-kaidah yang ada di dalam bahasa Indonesia dan sastranya," ujarnya.

Delapan negara tersebut antara lain Kanada, Jepang, Australia, Korea Selatan, Ukraina, Suriname, Hawai.

"Jadi itu tadi di delapan negara sudah dibuka program studinya, modalnya utamanya adalah dari sisi jumlah penutur," katanya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gunung Merapi Keluarkan Guguran Awan Panas 950 M

Gunung Merapi mengeluarkan satu kali awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 950 meter ke arah hulu Kali Gendol pada Rabu (31/7/2019).

NASIONAL | 31 Juli 2019

Batal Jadi PNS, Dokter Romi Datangi Kemendagri

Kemendagri bahkan telah menyurati bupati Solok dan Pemprov Sumbar meminta agar hak dokter Romi segera dipulihkan.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Napi Bunuh Napi di Lapas Tebing Tinggi

Motif penganiayaan ini berawal dari barang - barang milik tersangka yang hilang di dalam kamar tahanan.

NASIONAL | 31 Juli 2019

BPJS Kesehatan Nonaktifkan 5,2 Juta Penerima Iuran

Mereka yang dinonaktifkan akan digantikan dengan peserta PBI baru dengan jumlah yang sama.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Dua Tahun Kasus Novel Berlalu, Tim Teknis Kembali ke TKP

Tim akan melakukan analisa TKP dulu sebagai titik tolak pekerjaan awal sesuai dengan teori pembuktian bahwa setiap peristiwa pidana selalu bermula dari TKP.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Kasus Bakamla, Bos PT CMIT Rugikan Negara Rp 54 Miliar

Negara dirugikan sebesar Rp54 miliar terkait proyek pengadaan perangkat transportasi informasi terintegrasi pada Bakamla.

NASIONAL | 31 Juli 2019

KPK Sebut Tersangka Baru E-KTP, Birokrat dan Swasta

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyebut tersangka baru itu berasal dari unsur birokrat dan swasta.

NASIONAL | 31 Juli 2019

KPK Minta MA Segera Kirimkan Salinan Putusan Kasasi SKL BLBI

KPK belum menerima putusan lengkap dari MA terkait pembebasan terdakwa kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Ketua MPR: Pemindahan Ibu Kota Harus Hati-hati

Zulkifli menyebut, jika tidak melalui kajian yang matang pemindahan ibu kota bisa berefek negatif.

NASIONAL | 31 Juli 2019

BNN: Indonesia Tidak Pernah Gunakan Ganja untuk Pengobatan

BNN menegaskan tidak pernah ada peraturan yang melegalkan penggunaan ganja untuk keperluan medis apapun bahkan sebelum pengesahan UU Narkotika pada 2009.

NASIONAL | 31 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS