Kegiatan Ekonomi di Manokwari Kembali Normal
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.37)   |   COMPOSITE 5813.99 (-0.21)   |   DBX 1076.27 (6.65)   |   I-GRADE 169.305 (0.24)   |   IDX30 499.8 (-1.01)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.32)   |   IDXG30 135.455 (-0.21)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.8)   |   IDXQ30 146.053 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 250.881 (0.83)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.58)   |   IDXV30 131.098 (0.37)   |   INFOBANK15 988.482 (3.79)   |   Investor33 429.242 (-0.79)   |   ISSI 170.543 (-0.54)   |   JII 620.021 (-3.29)   |   JII70 214.017 (-0.91)   |   KOMPAS100 1185.8 (-1.25)   |   LQ45 922.358 (-1.58)   |   MBX 1613.53 (-1.53)   |   MNC36 321.576 (-0.84)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.63)   |   SMInfra18 295.407 (0.62)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.18)   |  

Kegiatan Ekonomi di Manokwari Kembali Normal

Jumat, 23 Agustus 2019 | 13:08 WIB
Oleh : YUD

Manokwari, Beritasatu.com - Kegiatan perekonomian di Manokwari kembali bergeliat setelah kericuhan terjadi menyoal peristiwa rasial di Surabaya dan Malang di ibu kota Provinsi Papua Barat itu pada Senin (19/8/2019).

Para pedagang nampak menggelar dagangan di pasar terbesar di Manokwari, Pasar Sanggeng, Jumat (238/2019).

Pedagang aksesoris khas Papua Barat Ani masoka (54) mengaku baru berjualan lagi empat hari pascaricuh karena merasa kondisi sudah aman.

"Kemarin tidak jualan, baru hari ini jualan. Sama sekali tidak datang ke pasar, tidak bisa jualan karena pasar tutup," ujar dia yang mengaku sudah menjual barang kepada tiga pembeli pagi ini.

Tukang ojek Raymond Paul (26) menilai saat ini kondisi Manokwari sudah aman dan masyarakat sudah melakukan aktivitas di pasar.

Saat terjadi kericuhan, pemuda yang mengaku melihat dari jauh karena mempertimbangkan situasi rawan, tidak dapat bekerja karena jalanan Manokwari lumpuh.

"Akhirnya beberapa hari kondisi jalan sudah normal. Sudah dua hari setelah kejadian. Aktivitas ekonomi biasa meski belum seramai sebelumnya, tetapi ini sudah ada perubahan," kata Raymond.

Ia berharap masyarakat tidak terprovokasi lagi dan kondisi Manokwari aman sehingga kegiatan mencari pundi-pundi uang tidak terganggu.

Selain itu, Obel, penjual sayur, juga sudah berdagang seperti biasa dan tidak merasa takut karena jalan-jalan sudah dapat dilalui seperti biasa.

Dari peristiwa kemarin, ia berharap tidak terjadi lagi penghinaan yang menyulut rasa tersinggung suatu suku sehingga kondisi memanas.

"Jangan terjadi lagi, manusia menjaga kita punya langkah, kita punya mulut. Cara bicara baik-baik, main-main tetap sopan, orang punya perasaan," kata Obel.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggota DPD: Kaltim Siap Sambut Pendatang Ibu Kota Baru

Kaltim memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam yang besar.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Masyarakat Jambi Ramai-ramai Salat Minta Hujan

Salat Istisqa tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Tasikmalaya Bertambah

Korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Tasikmalaya bertambah menjadi tiga orang.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

KPK Minta Presiden Perhatikan Rekam Jejak Calon Menteri

KPK meminta Jokowi untuk memperhatikan dengan cermat rekam jejak calon menteri yang akan dipilihnya.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kejati DIY Kirim Surat Pemberhentian Oknum Jaksa

Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta telah mengirimkan surat usulan pemecatan jaksa tersangka penerima suap yang terkena OTT KPK.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

"Salam Papeda" dari Khofifah untuk Warga Papua

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui instagramnya menyampaikan ‘Salam Papeda’ kepada seluruh warga Papua.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Brigjen Pol Imam Sugianto Jadi Wakapolda Kalbar

Wakapolda Kalbar baru Brigjen Pol Imam Sugianto diharapkan dapat meneruskan apa yang baik dan membuat warna baru dalam menjalankan tugas di Polda Kalbar

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Mahasiswa Papua Bogor: Kekerasan dan Rasisme di Indonesia Harus Selesai

Kekerasan dan rasisme di Jawa Timur merupakan momen pemerintah untuk menghapus stereotip buruk terhadap orang Papua.

NASIONAL | 21 Agustus 2019

3 Pemuka Agama Abrahamik Berbagi Pengalaman “Tinggal Seatap”

Kabar baik dari tiga agama Abrahamik harus disebarkan ke dunia.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Mahasiswa Papua Kembalikan Minuman Beralkohol Kiriman Polisi

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua dan Solidaritas Peduli Kemanusiaan mengembalikan minuman beralkohol pemberian polisi.

NASIONAL | 23 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS