Isu Taliban di KPK, Agus Rahardjo Tantang Pembuktian
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Isu Taliban di KPK, Agus Rahardjo Tantang Pembuktian

Senin, 16 September 2019 | 12:03 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah adanya pegawai Lembaga Antikorupsi yang terpapar paham radikalisme atau isu Taliban. Agus menantang pihak-pihak yang melemparkan isu tersebut melakukan penelitian secara langsung di KPK untuk membuktikan tudingannya.

"Kami undang mereka untuk melakukan penelitian di KPK," kata Agus usai melantik Sekjen dan Direktur Penuntutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Agus mengatakan, Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris telah membuktikan tidak ada isu Taliban di tubuh Lembaga Antikorupsi. Agus meyakini, isu ini dihembuskan sebagai salah satu serangan untuk mendiskreditkan lembaga yang dipimpinnya.

"Sama sekali isu itu tujuannya untuk mendeskreditkan KPK. Jadi silahkan kalau mau melakukan penelitian. Saya setuju orang-orang dan profesor-profesor yang sudah bekerjasama dengan KPK, mereka tahu dalamnya KPK. Seperti Prof Syamsudin Haris dari LIPI. Karena kerja disini dia tahu, enggak ada itu (isu Taliban)," tegasnya.

Menurut Agus, pihaknya memberikan ruang pada seluruh pegawai menjalankan agamanya masing-masing. Hal ini dibuktikan dengan surat Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang kepada internal KPK yang beredar luas di masyarakat beberapa waktu lalu. Dalam surat itu, Saut menyinggung mengenai Kebaktian di Gedung KPK setiap hari Jumat yang dihadiri oleh umat kristiani yang bekerja di Lembaga Antikorupsi.

"Itu hari Jumat ada yang Jumatan disini, kemudian ada juga di lantai 3 kebaktian. Jadi di mana Talibannya, kalau kamu lihat surat Pak Saut apa itu cermin Taliban, sama sekali jauh," tegas Agus.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Tegaskan UU KPK Tak Kenal Pengembalian Mandat

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa tidak ada pengembalian mandat dalam UU KPK, yang ada adalah mengundurkan diri.

NASIONAL | 16 September 2019

Kembalikan Mandat, Pimpinan KPK Tegaskan Tidak Mundur

Kendati telah mengembalikan mandat, Agus Rahardjo cs tetap bekerja seperti biasa atau tidak mengundurkan diri.

NASIONAL | 16 September 2019

Pakar: Peningkatan Aktivitas Gunung Slamet Tak Perlu Dikhawatirkan

Pakar geologi Surono menilai peningkatan aktivitas Gunung Slamet bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

NASIONAL | 16 September 2019

Ikal PPSA XXI Lemhannas Dukung Pimpinan KPK Terpilih

KPK yang akan dipimpin Firli Bahuri menghadapi tantangan yang sangat berat sejak proses penetapan capim KPK terpilih.

NASIONAL | 16 September 2019

Kembalikan Mandat, Agus Justru Lantik Sekjen dan Direktur Penuntutan

Dalam situasi seperti saat ini, KPK membutuhkan kekompakan dan kesolidan.

NASIONAL | 16 September 2019

DPR Gelar Paripurna Pengesahan Pimpinan KPK Terpilih

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dijadwalkan akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan 5 pimpinan KPK terpilih, Senin (16/9/2019).

NASIONAL | 16 September 2019

Setara: Masa Depan KPK Bergantung Dewan Pengawas

Jika Dewan Pengawas mengurusi banyak hal, termasuk mekanisme penyadapan maka masa depan KPK akan suram.

NASIONAL | 16 September 2019

Cabup Alor Gugat Gugat SK Kemdagri Soal Pengangkatan Cabup Cawabup

Persidangan besok mengagendakan mendengar keterangan kesaksian ahli yang diajukan penggugat, yakni guru besar Fakultas Hukum UI Anna Erliyana.

NASIONAL | 16 September 2019

Rapat Paripurna DPR Akan Setujui Pimpinan KPK Terpilih

Beberapa agenda pada rapat paripurna tersebut di antaranya menyetujui lima pimpinan KPK yang sebelumnya sudah dipilih oleh Komisi III.

NASIONAL | 16 September 2019

Bandara Supadio Masih Terganggu Kabut Asap

Kabut asap mengakibatkan belum ada pesawat yang diizinkan mendarat di Bandara Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat.

NASIONAL | 16 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS