Ini Alasan Percepatan Pengesahan UU KPK
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Ini Alasan Percepatan Pengesahan UU KPK

Selasa, 17 September 2019 | 13:42 WIB
Oleh : Hotman Siregar / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memimpin jalannya sidang paripurna pengesahan Revisi UU KPK menjadi UU, Selasa (17/9/2019). Sejumlah pihak pun memprotes cepatnya proses revisi UU KPK Baru tersebut.

Fahri pun menjelaskan alasan DPR RI mempercepat persetujuan revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, hal ini sengaja dilakukan karena berpacu dengan waktu masa tugas DPR periode 2014-2019 yang akan habis pada akhir September ini.

“Memang mendesak karena waktu. Ya karena ini udah di ujung (masa tugas DPR periode 2014-2019). Semua undang-undang begitu, memang semua RUU lagi ngantre,” kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Fahri pun merinci kalau saat ini terdapat 8 sampai 10 RUU yang tengah menunggu antrean untuk disahkan DPR, di antaranya RUU Karantina, RUU Koperasi, RUU Pertanahan, hingga ada RUU yang terkait dengan Pertanian dan RUU Pertahanan.

“Memang semua lagi ngantre, ya kalau sekarang di final kan karena memang masa tugas akan berakhir begitu,” jelasnya.

Fahri memastikan pembahasan mengenai revisi UU KPK ini tetap berjalan, meskipun banyak elemen masyarakat yang melakukan demonstrasi di berbagai wilayah. Namun, ia menyatakan semua pendapat masyarakat itu tetap akan diterima dan didengar oleh DPR sesuai mekanisme yang berlaku.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri sudah buka suara terkait rencana revisi UU KPK itu. Presiden menyetujui beberapa poin dalam draf revisi UU KPK yang diinisiasi DPR.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wakil Ketua DPR Persilakan Masyarakat Gugat UU KPK yang Baru

Semua pendapat harus didengar, tetapi tetap harus sesuai aturan yang berlaku.

NASIONAL | 17 September 2019

Ini 7 Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

Terdapat tujuh poin revisi UU KPK yang telah disepakati DPR dan pemerintah.

NASIONAL | 17 September 2019

DPR Sahkan Revisi UU KPK

Seluruh anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna setuju revisi UU 30/2002 disahkan menjadi undang-undang.

NASIONAL | 17 September 2019

Fahri Hamzah Tak Kaget Jokowi Setujui Revisi UU KPK

Fahri Hamzah menilai, Presiden Jokowi sudah gerah dengan sikap KPK yang sudah berlebihan. Itu sebabnya, ia memahami kalau Jokowi sepakat revisi UU KPK.

NASIONAL | 17 September 2019

Jokowi: Segala Usaha Sudah Dilakukan untuk Mengatasi Karhutla

Pemerintah mengerahkan segala upaya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

NASIONAL | 17 September 2019

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.100 Meter

BPPTKG menyebutkan Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1.100 meter ke arah hulu Kali Gendol.

NASIONAL | 17 September 2019

Kasus Izin Impor Bawang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diperiksa

Tim penyidik KPK akan memeriksa Dijen Perdagangan Luar Negeri Kemdag, sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan impor bawang putih tahun 2019.

NASIONAL | 17 September 2019

Atasi Karhutla, Presiden: Pemerintah Sudah Lakukan Segala Upaya

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah sudah melakukan segala upaya untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan

NASIONAL | 17 September 2019

Bunga Langka Rafflesia Kembali Merekah di Kebun Raya Bogor

Bunga langka tersebut mekar untuk ke-14 kali sejak pertama mekar tahun 2010.

NASIONAL | 17 September 2019

Rayakan HUT ke-55, Pemprov Sulut Gelar “Sulut Expo 2019”

Dari sisi kehidupan kebangsaan, Sulut merupakan model miniatur kebinekaan dan kerukunan masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 17 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS