Ini Dugaan Sementara Penembakan yang Tewaskan Mahasiswa di Kendari
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Ini Dugaan Sementara Penembakan yang Tewaskan Mahasiswa di Kendari

Minggu, 29 September 2019 | 15:49 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mulai mendapat titik terang dalam kasus kematian mahasiswa Universitas Halu Oleo saat unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9/2019).

Peluru tajam yang menewaskan Randi (21), mahasiswa jurusan perikanan itu, diperkirakan berasal dari anggota Polri yang tidak terlibat langsung dalam penanganan unjuk rasa (unras) tapi ada di sekitar area tersebut.

Hal ini dikatakan Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (29/9/2019). Ari yang turun langsung ke Sultra melihat pasukan Brimob yang menjaga unras sudah sesuai SOP.

“Petugas (Brimob) yang menjaga unras sudah sesuai SOP. Kemungkinan ada anggota yang tidak terlibat langsung dalam penugasan penangan unras namun dia ada di sekitar unras. Kurang lebih 500 m dari giat unras, saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Ari.

Dalam kasus ini polisi juga menyelidiki tertembaknya seorang ibu dalam rangkaian aksi demo itu. Ibu malang yang tidak disebutkan namanya itu berada di rumahnya dengan jarak sekitar 2-3 kilometer dari bentrok polisi dengan mahasiswa.

Kaki ibu itu tertembak peluru. Selain Wakapolri, tim Polri juga terdiri dari Propam dan Itwasum. Kasus ini dianggap serius oleh Presiden Joko Widodo yang telah memerintahkan pengusutan tuntas.

Sesuai perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Brimob yang menjaga unras memang hanya boleh membawa pentungan, tameng, dan helm. Water canon dan gas air mata hanya digunakan jika keadaan sudah memburuk.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kelola Bandara Sentani, AP I Siapkan Investasi Rp 550 Miliar

Angkasa Pura (AP) I akan mengelola dan mengembangkan bandara Sentani dengan investasi Rp 550 miliar.

NASIONAL | 29 September 2019

Jurnalis Senior Aristides Katoppo Wafat

Sebagai jurnalis, sepak terjang Tides tidak hanya dikenali di dalam negeri. Jurnalis-jurnalis luar negeri saat melakukan tugas jurnalistik ke Indonesia kerap mewawancarai almarhum.

NASIONAL | 29 September 2019

MA: Hakim yang Lepaskan Terdakwa BLBI Melanggar Etik

MA memutuskan hakim ad hoc tindak pidana korupsi Syamsul Rakan Chaniago terbukti melanggar kode etik dan perilaku hakim.

NASIONAL | 29 September 2019

Kempar Gandeng Asensi Promosikan Wonderful Indonesia

Selain memberikan lisensi, Asensi berupaya untuk mempatenkan brand Wonderful Indonesia di tingkat Internasional.

NASIONAL | 29 September 2019

Aktivis Mahasiswa: Demonstrasi Akan Tetap Berjalan

Semangat mahasiswa untuk mengeluarkan suara di jalanan tak pernah surut.

NASIONAL | 28 September 2019

Tersangka Pembakaran Kios di Oksibil Diringkus

YD mengaku dirinya sebagai provokator aksi perusakan dan pembakaran tersebut.

NASIONAL | 29 September 2019

Jadi Anggota Senator Termuda, Jialyka Maharani Siap Jawab Tantangan

Lulusan Program Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia itu berhasil meraih simpati masyarakat dengan mengumpulkan 337.954 suara (data KPU).

NASIONAL | 29 September 2019

Terkuak, Alasan Benny Wenda Tidak Diizinkan Ikut Sidang PBB

PBB hanya mengizinkan perwakilan negara yang masuk dalam ruang sidang di New York.

NASIONAL | 29 September 2019

Ambon Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Magnitudo 3,3

Pusat gempa berada di darat 24 KM Timur Laut Ambon, kedalaman 10 KM.

NASIONAL | 29 September 2019

Paguyuban Jemparingan “Kridho Senopati” Raih Juara Umum Piala HB 2019

Acara digelar untuk mendukung upaya Dinas Pariwisata DIY menjadikan gladhen jemparingan sebagai salah satu produk wisata budaya yang lebih atraktif.

NASIONAL | 29 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS