Bowo Sidik Ungkap Rp 600 Juta dari Bupati Minahasa Selatan
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.76)   |   COMPOSITE 4917.96 (-77.25)   |   DBX 928.196 (-9.36)   |   I-GRADE 130.286 (-2.47)   |   IDX30 412.166 (-7.81)   |   IDX80 107.727 (-2.12)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.52)   |   IDXG30 115.773 (-2.54)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.14)   |   IDXQ30 120.761 (-2.28)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.04)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-5.64)   |   IDXV30 101.893 (-1.72)   |   INFOBANK15 773.605 (-10.83)   |   Investor33 359.92 (-6.33)   |   ISSI 144.524 (-2.78)   |   JII 524.265 (-12.36)   |   JII70 177.451 (-4.14)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.61)   |   LQ45 754.177 (-13.97)   |   MBX 1360.94 (-22.51)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.11)   |   SMInfra18 232.003 (-3.38)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.01)   |  

Bowo Sidik Ungkap Rp 600 Juta dari Bupati Minahasa Selatan

Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:01 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso mengungkapkan pernah menerima uang dengan total Rp 600 juta dari Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Tetty Paruntu. Uang tersebut diberikan Tetty secara bertahap terkait pengurusan pembangunan revitalisasi pasar dan kepengurusan Partai Golkar. Hal ini diungkapkan Bowo saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa perkara dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/10/2019).

"Saya terima, saya buka di mobil, nilainya Rp 300 juta. Kedua juga sama Rp 300 juta. Waktu itu ada pergantian Ketua Umum yang Pak Setya Novanto pas kena masalah (hukum), ketua umumnya kan diganti sama Pak Airlangga Hartarto," kata Bowo Sidik.

Terkait proyek revitalisasi pasar, Bowo menuturkan, Tetty Paruntu sempat ikut rapat bersama pimpinan Golkar. Saat itu, Tetty meminta Bowo membantu revitalisasi pasar di Minahasa Selatan.

"Salah satunya Bu Tetty minta ke saya 'Tolong dibantu pak untuk kepentingan pasar'. Saya bilang ya langsung saja ke Kemdag, karena itu ada aturan dan ada juklas-juknisnya yang harus dipenuhi kabupaten tersebut," kata Bowo.

Bowo mengatakan, Tetty memerintahkan Dipa Malik yang sesama kader Golkar untuk mengurus ke Kementerian Perdagangan. Bowo pun mengaku beberapa kali bertemu Tetty dan Dipa Malik di Plaza Senayan dan Cilandak Town Square.

"Yang memberikan amplop (uang) itu Dipa Malik kepada saya. Pertama di Plaza Senayan, lalu kedua itu di Citos ya. Langsung serahkan ketemu berdua, cuma dibilang, 'Ini titipan dari Bu Tetty,'" kata Bowo menirukan ucapan Dipa Malik.

Tidak hanya soal revitalisasi pasar, Bowo menambahkan, Tetty juga meminta bantuannya agar tetap menjabat Ketua DPD Golkar. Tapi Bowo tidak menyebutkan daerahnya.

"Bersamaan dengan itu pun, saya diminta bantuan (oleh) Bu Tetty untuk mengomunikasikan dengan Pak Setya Novanto agar dia bisa menjadi Ketua DPD Golkar. Nah, kemudian apa pun kita bareng-bareng komunikasikan dia juga bisa menjadi Ketua DPD Golkar," kata Bowo.

Diketahui, Bowo Sidik didakwa menerima suap sebesar Rp 311 juta dan USD 163.733. Suap yang diterima Bowo melalui orang kepercayaannya, Indung Andriani itu berasal dari Asty Winasti dan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono. Suap ini diberikan lantaran Bowo membantu PT HTK mendapatkan kerja sama pekerjaan pengangkutan atau sewa kapal dengan PT Pilog.

Selain dari PT HTK, Bowo juga didakwa menerima suap sebesar Rp300 juta secara bertahap dari Direktur Utama (Dirut) PT Ardila Insan Sejahtera, Lamidi Jimat. Suap ini merupakan kompensasi untuk Bowo Sidik Pangarso karena telah membantu PT Ardila Insan Sejahtera (AIS) menagih utang PT Jakarta Lloyd sebesar Rp2 miliar. Tak hanya itu, pemberian uang tersebut juga diduga bertujuan memuluskan PT A‎IS mendapatkan pekerjaan penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Marine Fuel Olil (MFO) untuk kapal-kapal PT Djakarta Lloyd.

Tak hanya itu, Bowo juga didakwa menerima gratifikasi senilai SGD 700 ribu atau senilai Rp 7.193.550.000 (kurs Rp 10.276) dan Rp 600 juta. Bowo menerima gratifikasi itu terkait kewenangannya sebagai anggota Komisi VI dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR. Salah satu gratifikasi yang diterima Bowo yakni terkait revitalisasi Pasar di Minahasa Selatan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Fachrul Razi Siap Mencegah Praktik Korupsi di Kementerian Agama

Menteri Agama Fachrul Razi akan mencegah praktik korupsi di Kementerian Agama

NASIONAL | 23 Oktober 2019

Petugas Masih Berjuang Padamkan Api di Gunung Rinjani

Petugas gabungan masih berjuang memadamkan api yang membakar kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok, NTB.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

Bowo Sidik Akui Terima Rp 300 Juta dari Lamidi Jimat

Terdakwa mantan anggota DPR Bowo Sidik Pangarso mengaku pernah terima uang Rp 300 juta dari Direktur Utama PT Ardila Insan Sejahtera (AIS), Lamidi Jimat.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

BMKG: Suhu Ekstrem di Makassar Hingga akhir Oktober

BMKG menyatakan bahwa suhu udara yang ekstrem di Makassar, lebih dari 35 derajat Celsius, akan terjadi hingga akhir Oktober 2019.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

ReJo Harapkan Menteri Baru Mampu Imbangi Jokowi Melayani Rakyat

Jika merasa tidak mampu, lekaslah angkat bendera putih untuk langsung mengundurkan diri.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

Resmi Jadi Menteri Pariwisata, Whisnutama Berterima Kasih kepada Arief

"Saya merupakan orang yang ngefans dan banyak belajar dari Pak Arief Yahya," kata Wishnutama.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

MK Tolak Gugatan Pendeta Soal Aturan Perceraian

Gugatan Pendeta Pembantu Rolas Jakson Tampubolon terhadap aturan perceraian yang diatur dalam Pasal 39 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1974 tidak diterima MK.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

Ini Harapan Kadin kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Baru

"Dengan terpilihnya beliau, harapan untuk membenahi perikanan menjadi lebih baik,” kata Yugi.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

Mendagri Tito Pastikan Kebijakan Pusat-Daerah Permudah Iklim Investasi

Jangan sampai nanti yang di pusat berbicara, kemudian yang di daerah kebijakannya lain lagi.

NASIONAL | 23 Oktober 2019

Energi Terbarukan PLTA Solusi Lindungi Bumi

Pembangkit energi bersih berkapasitas 510 MW akan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sekitar 1,6 juta ton CO2 per tahun, atau setara 12,3 juta pohon.

NASIONAL | 23 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS