Polisi Tangkap Kelompok Pencuri Bagasi Pesawat
INDEX

BISNIS-27 491.129 (9.18)   |   COMPOSITE 5612.42 (79.91)   |   DBX 1062.36 (-1.84)   |   I-GRADE 161.886 (3.22)   |   IDX30 478.794 (9.92)   |   IDX80 126.714 (2.25)   |   IDXBUMN20 355.426 (7.51)   |   IDXG30 131.028 (1.72)   |   IDXHIDIV20 432.126 (8.5)   |   IDXQ30 139.823 (2.92)   |   IDXSMC-COM 243.691 (2.28)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (4.07)   |   IDXV30 122.487 (2.67)   |   INFOBANK15 946.8 (22.65)   |   Investor33 412.464 (8.16)   |   ISSI 165.112 (1.49)   |   JII 597.802 (5.6)   |   JII70 206.187 (2.13)   |   KOMPAS100 1134.88 (19.8)   |   LQ45 883.061 (16.84)   |   MBX 1552.46 (25.82)   |   MNC36 308.511 (5.94)   |   PEFINDO25 308.232 (2.97)   |   SMInfra18 281.756 (4.78)   |   SRI-KEHATI 352.482 (7.13)   |  

Polisi Tangkap Kelompok Pencuri Bagasi Pesawat

Selasa, 5 November 2019 | 19:58 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Bandara Soekarno-Hatta, menangkap empat tersangka kelompok pencurian telepon genggam, di bagasi pesawat, di area kargo Bandara Internasional Kualanamu Medan, Sumatera Utara.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta AKP Ahmad Alexander Yurikho mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi nomor: LP/49/K/VIII/2019/Resta BSH. Kronologi kejadian, bermula ketika tim operasional perusahaan jasa pengiriman barang melakukan pengiriman 16 koli kargo berisi handphone merek Oppo dan Realme dari Jakarta ke Medan, melalui Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 00.00 WIB, Jumat (19/7/2019) lalu.

"Setelah tiba di gudang kargo Bandara Kualanamu Medan, pihak yang mengurus pengambilan kargo mendapati jumlah kargo hanya sampai 15 koli. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil bahwa telah terjadi kehilangan satu koli berisikan empat unit HP merek Oppo, dengan kerugian Rp 27.945.000," ujar Alexander, Selasa (5/11/2019).

Dikatakan Alexander, setelah menerima laporan polisi, tim melakukan penyelidikan panjang dan akhirnya menangkap empat tersangka. Pertama atas nama Deni Iriawan selaku operator Bagagge Towinf Tractor (BTT) Bandara Kualanamu, berperan mengambil kargo yang di dalamnya terdapat empat handphone dan mengeluarkannya dari area Bandara Kualanamu untuk dijual.

Kedua, tersangka Syahrial, operator BTT Bandara Kualanamu, perannya membantu tersangka Deni mengambil kargo berisi empat handphone. Kemudian, tersangka Alfiansyah, membeli handphone curian dengan harga di bawah pasaran, dan terakhir tersangka Rinaldi diperintahkan tersangka Rihandi yang masih buron untuk menjual tiga handphone lainnya.

"Modusnya, tersangka 1 (Deni) dan 2 (Syahrial) yang bekerja di area kargo Bandara Kualanamu, melakukan pencurian dengan memasukkan empat handphone ke dalam tas ransel dan dibawa keluar area bandara. Kemudian, menjual kepada pihak lain untuk mendapatkan keuntungan," ungkapnya.

Alexander menyampaikan, para tersangka diamankan di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

"Rencana selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan Polres Deli Serdang dan melakukan pencarian serta penangkapan tersangka yang masih DPO," katanya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan dan Pasal 480 tentang penadah. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gedung SDN Ambruk, Dua Siswa Tewas

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat proses belajar-mengajar berlangsung.

NASIONAL | 5 November 2019

Kempora Asah Kreativitas Pemuda Gorontalo di Bidang ITE

Kegiatan ini, digagas oleh Kempora bekerja sama dengan Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo.

NASIONAL | 5 November 2019

Dedi Mulyadi: Lawan Radikalisme dengan Falsafah Tradisional

Nilai tradisional masih konsisten diaplikasikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 5 November 2019

Ditjen AHU Usul Pembentukan Jabatan Fungsional PPNS

PPNS harus mempermudah pengungkapan kasus pidana.

NASIONAL | 5 November 2019

Dewas KPK, Menko Polhukam Tidak Diminta Ajukan Nama

Menko Polhukam tidak mengajukan nama-nama bakal calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden.

NASIONAL | 5 November 2019

Pemilik Mobil Berpelat B 1 RI Bawa Senjata Tajam Bergelar Profesor Palsu

Ketika ditanya bagaimana bisa mendapatkan gelar profesor itu, IL mengaku, hanya ikut kelas seminggu dua kali, ada ujian dan diwisuda.

NASIONAL | 5 November 2019

Pensiunan Aparat Penegak Hukum Berpeluang Masuk Dewas KPK

"Presiden berharap Dewas ini betul-betul mewakili kepentingan dari semua pihak,” tegas Fadjroel.

NASIONAL | 5 November 2019

Perppu KPK, Menko Polhukam: Presiden Belum Putuskan

Presiden Joko Widodo belum memutuskan untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang KPK.

NASIONAL | 5 November 2019

Indeks Tendensi Bisnis Triwulan IV-2019 Diperkirakan Menurun

Kategori lapangan usaha dengan perkiraan peningkatan kondisi bisnis dan optimisme tertinggi terjadi pada kategori jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

NASIONAL | 5 November 2019

Pemerintah Hormati Putusan Bebas Sofyan Basir

Pemerintah menghormati putusan bebas terhadap mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Sofyan Basir.

NASIONAL | 5 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS