PPATK Sebut Terdapat Rekening Anggota JAD yang Masih Aktif
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

PPATK Sebut Terdapat Rekening Anggota JAD yang Masih Aktif

Selasa, 19 November 2019 | 16:58 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin menyebutkan, masih masih ada rekening anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia yang aktif kembali, meski sudah dibekukan, dengan menggunakan nama yang berbeda.

"Yang dimatikan sudah banyak, tapi dia kan nggak mungkin mencantumkan nama (misalnya dari) JAD dengan jelas, jadi kadang-kadang ada yang sudah dimatikan tapi kemudian ada yang hidup lagi," kata Kiagus di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

PPATK menegaskan bahwa tidak akan patah semangat untuk menelusuri rekening-rekening yang diduga sebagai aliran dana teroris.

"Yang penting kita terus semangat, kita tidak boleh kalah dengan semangatnya teroris itu. Ayo kita sama-sama tidak boleh patah semangat," katanya.

Menurut Kiagus, teroris jaman sekarang tidak lagi menerima uang dari dalam negeri, namun dibagikan di luar negeri baru kemudian dibawa ke Indonesia.

"Teroris sekarang bahkan tidak hanya menerima dari dalam negeri tapi juga terimanya di luar negeri nanti baru dibagikan dari sana atau dibawa, banyak teknisnya," tutur Kiagus.

Ia menambahkan, modus aliran dana para teroris masih terus mengalami perkembangan.

"PPATK akan terus mendeteksi aliran dana yang mencurigakan," ucapnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tersangka Terduga Teroris Sudah 30 Orang

"Mereka semua satu komunitas dalam pengajian bersama pelaku bom bunuh diri tersebut. Perannya masih didalami," kata Tatan

NASIONAL | 19 November 2019

MK Sebut Pemohon Uji Materi UU KPK Tidak Serius

Dari 22 pemohon, hanya 10 pemohon yang hadir dalam sidang uji materi UU KPK dengan nomor perkara 59/PUU-XVII/2019 di MK, pada Selasa (19/11/2019).

NASIONAL | 19 November 2019

Presiden Inginkan Reformasi Tembus Hingga "Jantung Birokrasi"

Presiden Joko Widodo menginginkan reformasi birokrasi yang digulirkan pemerintah menembus jantung birokrasi sehingga dapat cepat melayani masyarakat.

NASIONAL | 19 November 2019

Polisi Amankan Tiga Pria Diduga Teroris di Samarinda

Tiga orang pria diduga sebagai jaringan teroris ditangkap tim Densus 88, dan Brimob pada penggerebekan di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (19/11/2019).

NASIONAL | 19 November 2019

Densus Tangkap Enam Terduga Teroris di Cirebon

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap enam terduga teroris di enam tempat berbeda di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Polda Jabar, Selasa (19/11/20).

NASIONAL | 19 November 2019

Lapan: Helikopter "Made in Sukabumi" Belum Siap Uji

Jujun merakit helikopter menggunakan mesin bertenaga genset dua silinder 700 cc dalam upaya mencari solusi kemacetan.

NASIONAL | 19 November 2019

Uji Materi UU KPK, DPR Tegaskan Dewan Pengawas Tak Ganggu Independensi

Dewan pengawas justru memaksimalkan pelaksanaan tugas dan wewenang KPK dalam pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 19 November 2019

Daewoong Komitmen Kembangkan SDM dan Tenaga Medis Indonesia

Sebanyak 500 mahasiswa mendapatkan beasiswa sebagai wujud kontribusi Daewoong mengembangkan teknologi farmasi di Indonesia.

NASIONAL | 19 November 2019

Larang Pamer Kemewahan, Polri Harus Bersahaja

Alasannya anggota Polri itu pelindung dan pengayom masyarakat.

NASIONAL | 19 November 2019

Munas Ke-13 Kagama Lahirkan 13 Rekomendasi Strategis

Nantinya rekomendasi ini akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, yang juga alumni UGM.

NASIONAL | 19 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS