BNPT: Pemulangan Mantan ISIS, Tunggu Keputusan Pemerintah
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

BNPT: Pemulangan Mantan ISIS, Tunggu Keputusan Pemerintah

Kamis, 21 November 2019 | 07:29 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Deputi Bidang Kerjasama Internasional dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Andhika Chrisnayudhanto, mengatakan repatriasi atau pemulangan warga negara Indonesia mantan kombatan ISIS yang berada di Suriah masih menunggu keputusan pemerintah.

Pernyataan tersebut dikatakan Andhika saat dijumpai usai acara seminar bertajuk ‘Countering and Preventing Violent Extremism and Radicalization yang digelar Kedutaan Besar Denmark di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Dia mengatakan bahwa pemerintah belum mencapai keputusan terkait pemulangan para WNI mantan kombatan dan simpatisan (Foreign Terrorist Fighter/FTF) ISIS di Suriah

“Masalahnya, memang belum ada keputusan nasional untuk pemulangan. Semua persiapan belum bisa dilakukan karena belum ada putusan nasional,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya telah memiliki alat untuk menerima kepulangan FTF asal Indonesia berupa undang-undang dan program-program deradikalisasi.

“Kita baru bisa bergerak apabila sudah ada keputusan nasional,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah WNI yang bertolak ke Suriah sebagai simpatisan atau kombatan ISIS telah menyatakan ingin kembali ke Tanah Air usai kekalahan kelompok radikal bersenjata itu.

Berdasarkan penelusuran BNPT pada bulan Juli lalu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, tidak sedikit anak-anak WNI, yang sebelumnya dibawa ke Suriah, menyatakan keinginan untuk kembali ke Indonesia.

Ada pula perempuan WNI yang pergi bersama suami dan anak-anaknya ke Suriah dan menjadi bagian dari ISIS, namun dalam perjalanan, sang suami meninggal dunia dan perempuan WNI tersebut kemudian menikah dengan kombatan ISIS dan memiliki anak.

Hal tersebut menimbulkan persoalan lain terkait anak-anak hasil perkawinan WNI dengan kombatan ISIS dan apakah mereka akan dibawa ke tanah air atau tidak.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kempupera Lanjutan Pembangunan Infrastruktur Kerakyatan

Kempupera terus melanjutkan pembangunan infrastruktur kerakyatan pada 2020.

NASIONAL | 21 November 2019

Penanganan Jalintim Prioritas Pembangunan Jambi

Jalintim Sumatera dan ruas jalan penghubung ke kabupaten-kabupaten di Jambi mendapatkan prioritas dalam DIPA 2020.

NASIONAL | 21 November 2019

KPK Cecar Komisaris Humpuss Transportasi Kimia Soal Sumber Suap

KPK mendalami sumber uang suap yang diduga diberikan Taufik dan Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti kepada Bowo Sidik.

NASIONAL | 21 November 2019

Air Waduk Sutami Menyusut, Pasokan Listrik Jawa-Bali Terancam

Belasan pembangkit listrik di jaringan Jawa-Bali terancam kekurangan daya karena tergantung terhadap pasokan air dari waduk Ir Sutami di Kabupaten Malang.

NASIONAL | 21 November 2019

Gempa Kembali Guncang Ambon

Gempa bumi dengan magnitudo 3,4 menggetarkan Ambon pada Kamis (21/11/2019) pagi pukul 04:43:28 WIB.

NASIONAL | 21 November 2019

Bank Jatim Serahkan Bantuan Dump Truck ke Pemkot Surabaya

Bank Jatim telah menyalurkan CSR dengan total penyerahan sebesar Rp 16,28 miliar.

NASIONAL | 20 November 2019

Bupati Tabanan: Penghargaan Jadi Motivasi untuk Lebih Baik

Seluruh aparatur harus terus meningkatkan kinerja.

NASIONAL | 20 November 2019

Bicara Nasionalisme, Agus Rahardjo Ingatkan Pegawai KPK soal Yugoslavia

Agus menyatakan perpecahan yang terjadi di Yugoslavia lantaran menguatnya perbedaan suku dan agama.

NASIONAL | 20 November 2019

Dirjen Minerba: PKP2B Bisa Otomatis Dapat Perpanjangan Kontrak

Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia meminta pemerintah memperbaiki iklim investasi, termasuk di sektor pertambangan batu bara.

NASIONAL | 20 November 2019

Istri Umar Patek Resmi Jadi WNI

Pengabulan permohonan kewarganegaraan Republik Indonesia dari Gina Guiterez tersebut berdasarkan pertimbangan kemanusiaan.

NASIONAL | 20 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS