Kasus Impor Bawang, Nyoman Dhamantra Segera Diadili
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Kasus Impor Bawang, Nyoman Dhamantra Segera Diadili

Jumat, 6 Desember 2019 | 07:02 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menuntaskan proses penyidikan kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih yang menjerat mantan anggota DPR dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri selaku orang kepercayaan Nyoman dan Elviyanto yang merupakan orang dekat Nyoman.

Dengan tuntasnya penyidikan kasus ini, Nyoman Dhamantra dan dua tersangka lainnya bakal segera duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor.

Jubir KPK, Febri Diansyah menyatakan berkas penyidikan Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri dan Elviyanto telah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu, tim penyidik melimpahkan berkas penyidikan, barang bukti dan ketiga tersangka ke tahap penuntutan atau tahap 2.

"Penyidikan untuk tiga orang tersangka dalam kasus suap terkait dengan pengurusan izin import bawang putih tahun 2019 telah selesai. Hari ini dilakukan penyerahan tersangka dan pelimpahan berkas, barang bukti ke penuntutan atau tahap 2," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dalam menuntaskan penyidikan kasus ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 47 orang saksi dari berbagai unsur. Dengan pelimpahan ini, tim Jaksa Penuntut KPK memiliki waktu maksimal 14 hari untuk menyusun surat dakwaan terhadap Nyoman, Mirawati Basri dan Elviyanto. Nantinya, surat dakwaan ketiganya akan dilimpahkan Jaksa ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk disidangkan.

"Rencana sidang akan dilakukan di PN Jakarta Pusat," katanya.

Dalam kasus ini, selain Nyoman, Mirawati Basri dan Elviyanto KPK menjerat tiga pihak swasta lainnya yakni Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

Nyoman Dhamantra diduga telah menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp 3,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda atau Afung pemilik PT Cahaya Sakti Agro. Dalam melancarkan aksinya, Afung melalui tersangka lainnya, Doddy Wahyudi mentransfer uang menggunakan money changer Indocev milik Dhamantra.

Pemulusan suap untuk pengurusan izin impor bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan suap izin impor bawang putih ke Indonesia ini.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Terduga Teroris dan Bahan Peledak Diamankan di Sentani

Satu terduga teroris berhasil diamankan di Perumahan Grand Doyo Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (5/12/2019) pagi.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Ini Saran LIPI untuk Kenali dan Waspadai Serangan Tawon

Di Klaten, selama kurun waktu 2017 hingga November 2019 sudah ada 10 korban meninggal akibat sengatan tawon.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Percepatan Ekonomi Sirkular Butuh Kerja Sama Berbagai Pihak

Konsep Packaging Recovery Orgnization (PRO) masih menghadapi sejumlah tantangan di Indonesia.

NASIONAL | 5 Desember 2019

MPR Apresiasi Digelarnya Forum Social Democracy Asia di Jakarta

Pertemuan kaukus anggota parlemen dari berbagai negara Asia dan beberapa negara Eropa menghasilkan keputusan merespons isu-isu strategis yang dihadapi dunia.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Pro-Kontra UU KPK, BEM Trisakti Dukung Penyelesaian Secara Konstitusional

BEM Trisaksi dukung perubahan UU KPK melalui jalur konstitusional.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Skandal Dirut Garuda, Polri Serahkan ke Bea Cukai

Meski ada unsur kerugian negara, menurut polisi hal tersebut masih ranah bea cukai.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Bikin Terobosan, Taspen Raih Penghargaan Public Relations Strategy of The Year

Taspen meraih penghargaan ini karena dinilai memenuhi kriteria teknik dan konsep marketing dan publikasi yang efektif sehingga informasi layanan yang dimiliki Taspen dapat diterima oleh seluruh peserta.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Penyelundupan di Garuda, Erick Minta Direksi yang Terlibat Mundur

Dalam kesempatan yang sama, Erick memutuskan memberhentikan Dirut Garuda Indonesia, Ari Ashkara.

NASIONAL | 5 Desember 2019

Delapan Tahanan Kabur dari Polsek Pangkalan Kerinci Ditangkap

Mereka sebelumnya melarikan diri dengan cara menjebol tembok rutan Polres pada Jumat (29/11/2019) pukul 03.00 dini hari.

NASIONAL | 5 Desember 2019

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Utara

Tak hanya Agung, KPK juga memperpanjang masa penahanan tersangka lainnya kasus ini, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, Syahbuddin.

NASIONAL | 5 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS