Komunitas Pancasila Muda Kembali Gelar Sekolah Pancasila Muda
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Komunitas Pancasila Muda Kembali Gelar Sekolah Pancasila Muda

Senin, 9 Desember 2019 | 12:50 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Panas terik dari matahari yang menyengat tidak menyurutkan semangat 75 mahasiswa dari berbagai kampus se-Indonesia. Mewakili berbagai macam suku bangsa menyatu dalam acara Sekolah Pancasila Muda di Wisma Makara, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019).

Ini acara keempat yang diadakan Komunitas Pancasila Muda dengan menggandeng MMD Initiative. Kegiatan ini menjadi agenda rutinan sebagai wujud penguatan ideologi Pancasila di Indonesia, apalagi di era serba digital ini. Sebelum di Depok ini, Sekolah Pancasila Muda sebelumnya di Jakarta, Bogor, dan Bandung.

Kepala Sekolah Pancasila Muda Dedi Triadi mengatakan bahwa Sekolah Pancasila Muda ini diharapkan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan di saat Indonesia menghadapi bonus demografi di tahun 2045.

"Kita di tahun 2045 nanti akan menghadapi ledakan pemuda, yang mana anak-anak Sekolah Pancasila Muda ini harus menjadi agen di masa itu," kata dia dalam sambutannya.

Menurut dia Indonesia begitu beruntung karena memiliki generasi muda yang melimpah. Harapannya Sekolah Pancasila ini dapat menyebarkan nilai nilai Pancasila secara gamblang namun sederhana oleh generasi milenial sebagai pemegang tongkat estafet kebangsaan.

"Semoga inisiatif kecil ini bisa meluas," ujarnya.

Dedi menambahkan sekolah ini untuk memancing kepedulian generasi milenial agar menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan bermedia sosial secara bijak.

Tak hanya itu, para peserta juga diharapkan dapat menerapkan dan menyebarkan nilai-nilai Pancasila melalui media sosial. Misalnya, membuat konten-konten positif yang mencerahkan.

"Kita hanya memacu anak muda untuk menerapkan nilai Pancasila secara sederhana," katanya.

Menurutnya, para peserta nantinya hanya cukup membiasakan diri menjalankan pikiran dan memainkan jemarinya dengan membuat konten-konten menarik namun positif, dan di dalamnya tertuang nilai-nilai Pancasila.

"Setelah ikut kegiatan ini peserta harus update status, nge-vlog tentang nilai Pancasila dan membuat konten tentang Pancasila. Nanti kita pantau sejauh mana konten itu menjadi perhatian publik," katanya.

Menurut Dedi, cara tersebut dinilai efektif dalam menanamkan nilai Pancasila di era milenial seperti saat ini. Contohnya, para peserta angkatan pertama sudah mengaplikasikan nilai Pancasila melalui berbagai gerakan kemanusiaan, seperti penggalangan dana untuk membantu meringankan korban bencana di Tanah Air.

"Kita memang pacu di situ membuat aksi baik secara online maupun offline. Angkatan pertama sudah ada koordinatornya, mereka rutin melakukan kopi darat atau pertemuan membahas perkembangan konten-konten yang berkaitan dengan Pancasila," katanya.

Pada Sekolah Pancasila Muda keempat ini, Redaktur Pelaksana Liputan6.com Harun Mahbub Billah (HMB) memandu pelatihan jurnalistik praktis. Dia berbagi tips bagaimana menulis dengan mudah, dari hasil pengalamannya menjadi wartawan. Peserta juga diminta langsung praktek menulis.

"Anak muda harus menulis, tak hanya untuk portofolio dan mengasah pikiran, tapi juga untuk menambah konten-konten positif di era banjir informasi dewasa ini," kata Harun.

Selanjutnya pemaparan dari Muslim AR selaku digital strategist yang membawakan materi digital media sosial. "Interaksi manusia di luar media sosial semestinya yang menentukan ke dalam relasi manusia, bukan sebaliknya," ujarnya.

Generasi muda Pancasila, kata Muslim, harus berada di garda terdepan untuk membentengi ruang publik Indonesia dari konten-konten di media sosial yang berpotensi merusak persatuan anak bangsa. Cara membentengi itu terutama dengan membanjiri media sosial dengan ujaran-ujaran postif yang menumbuhkan semangat kebangsaan.

Pada sesi terakhir Sekolah Pancasila Muda ini ditutup dengan mendengarkan pesan dari Menkopolhukam Mahfud MD, mengenai refleksi dan tantangan anak muda di era 4.0.

Ahmad Muhajir, selaku ketua kelas Sekolah Pancasila Muda angkatan 4, berharap, para peserta dapat memberikan dampak positif, baik online maupun offline.

"Selain kita harus memberikan pengabdian secara offline, kita mestilah memberikan dampak online, apalagi kita hidup di era digital," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Yuk Mengenal Lebih Dalam Makna Nama Erick Thohir

Nama Erick Thohir memiliki angka sempurna dalam faktor keberuntungan. Dia juga orang yang cerdas, mengandalkan logika, dan analisis dalam kesehariannya.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jatim Bangun Museum HAM di Kota Batu

Dengan dibangunnya museum HAM itu, Kota Batu menambah satu lagi destinasi wisata buatan yang bersifat edukasi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

BNN Memusnahkan 82,6 Kg Sabu-sabu

Barang bukti narkotika itu dimusnahkan menggunakan mesin insinerasi hingga menjadi abu.

NASIONAL | 9 Desember 2019

PT Pos Indonesia Berhasil Raih Dua Penghargaan CSR Jabar

Kontribusi PT Pos Indonesia terhadap pembangunan terbukti dengan berhasil diraihnya dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar).

NASIONAL | 9 Desember 2019

5 Polres Baru di Wilayah Polda NTT Mulai Aktif

Lima orang perwira yang ditunjuk menjadi pejabat sementara Kapolres untuk lima Polres yang baru terbentuk di jajaran Polda NTT.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Peluang Pemerintah Usulkan Hukuman Mati Bagi Koruptor

“Ya bisa saja kalau jadi kehendak masyarakat,” kata Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Wapres Optimistis Upaya Pemberantasan Korupsi Semakin Membaik

Jokowi memberikan arahan agar aksi pencegahan korupsi diprioritaskan pada sektor perizinan dan sektor pelayanan publik.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jawaban Presiden Ketika Dialog Hukuman Mati Koruptor dengan Siswa SMK

Apabila kasus korupsinya bencana alam, maka pelaku dimungkinkan dijerat dengan hukuman mati.

NASIONAL | 9 Desember 2019

KPK Klaim Selamatkan Rp 63,9 T Uang Negara dari Korupsi

KPK kerap menerima banyak keluhan dari pengusaha menyangkut perizinan.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jabodetabek Siap-siap Menghadapi Hujan Ekstrem

BMKG memprediksi potensi curah hujan tiga hari ke depan di wilayah Jabodetabek umumnya pada kisaran intensitas ringan hingga sedang.

NASIONAL | 9 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS