Tersangka Kasus Novel Dipindahkan ke Bareskrim
INDEX

BISNIS-27 426.538 (9.14)   |   COMPOSITE 4842.76 (86.03)   |   DBX 923.5 (4.3)   |   I-GRADE 127.867 (2.68)   |   IDX30 404.318 (9.27)   |   IDX80 105.647 (2.39)   |   IDXBUMN20 263.312 (8.62)   |   IDXG30 113.239 (2.01)   |   IDXHIDIV20 361.834 (7.99)   |   IDXQ30 118.461 (2.52)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.87)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (4.81)   |   IDXV30 99.778 (2.72)   |   INFOBANK15 760.318 (20.93)   |   Investor33 353.585 (8.19)   |   ISSI 142.238 (2.16)   |   JII 514.346 (8.02)   |   JII70 174.038 (3.24)   |   KOMPAS100 945.162 (21.52)   |   LQ45 740.002 (16.7)   |   MBX 1338.07 (26.39)   |   MNC36 264.409 (6.09)   |   PEFINDO25 251.635 (6.23)   |   SMInfra18 228.656 (3.83)   |   SRI-KEHATI 297.818 (7.21)   |  

Tersangka Kasus Novel Dipindahkan ke Bareskrim

Sabtu, 28 Desember 2019 | 12:51 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Argo Yuwono, mengatakan, polisi akan memindahkan dua tersangka pelaku teror penyiraman air keras, dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya ke Rumah Tahanan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia.

Kasus yang menimpa Baswedan - alumnus Akademi Kepolisian pada 1998 - merupakan salah satu sisa kasus yang belum selesai diungkap pada masa kepemimpinan Tito Karnavian di Kepolisian Indonesia.

"Rencananya nanti siang," kata Yuwono, di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Sabtu (28/12/2019), tanpa menjelaskan alasan pemindahan mereka.

Sementara Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Listyo Prabowo, mengatakan, Tim Teknis masih mendalami motif tersangka melakukan teror penyiraman air keras kepada Novel Baswedan itu.

Polisi juga masihmengungkap kemungkinan ada-tidaknya orang yang menyuruh dua orang itu untuk meneror Baswedan itu. Perwira tinggi polisi itu menegaskan tim teknis bekerja cermat dan transparan dalam kasus ini.

Bila nanti pengembangan kasus mengarah ada keterlibatan pihak lain, kata dia, akan mengejar pihak-pihak yang terlibat. "Kami bekerja dengan bukti, bukan opini. Silakan ditunggu, ini baru permulaaan, kami baru mulai bekerja," katanya.

Sebelumnya, Tim Teknis Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia menangkap dua orang pelaku teror penyiraman air keras terhadap Baswedan, di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis malam (26/12). Dua pelaku itu berinisial RB dan RM ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya merupakan polisi.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jasa Marga Prediksi Hari Ini Puncak Arus Mudik di Tol Japek

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Satu dari 17 Anak di Kaltim Alami Kekerasan Seksual

76-88 persen anak-anak dan remaja belum mengetahui adanya layanan untuk mengantisipasi kekerasan.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Warga Muara Enim Diduga Tewas Diserang Harimau

Sulis (30) dilaporkan tewas diduga akibat serangan harimau, Sabtu (28/12/2019) dini hari.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Penyerang Novel Polisi Aktif, Kapolri Prihatin

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengaku prihatin dengan fakta baru jika dua oknum polisi sebagai penyerang penyidik KPK Novel Baswedan.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Kontroversi Penyerang Novel, Kabareskrim: Bakal Diungkap di Sidang

Motif penyerang masih dalam penyelidikan.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Penyerang Novel Menyerah atau Ditangkap? Ini Jawaban Polisi

Menurut Kabareskrim pengamanan pelaku penyerangan terhadap Novel hanyalah masalah teknis dan bukan hal yang penting.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Tahun 2019, Kasus dan Pelaku Terorisme Menurun

Jumlah aksi terorisme menurun 10 kasus dibanding tahun 2018.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Semarang Wegah Nyampah Buktikan Keseriusan Pemkot Atasi Sampah Plastik

Melalui Semarang Wegah Nyampah, Pemerintah Kota Semarang mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah plastik.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Laporan Akhir Tahun, Kapolri Minta Maaf

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meminta maaf apabila kinerja Polri belum maksimal selama 2019.

NASIONAL | 28 Desember 2019

Dua Kabupeten di NTT Gagal Tetapkan APBD 2020

APBD 2020 kedua kabupaten tidak ditetapkan karena belum ada kesepakatan antara kepala daerah dan DPRD setempat.

NASIONAL | 28 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS