Novel Baswedan Tidak Kenal Pelaku Penyiraman
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Novel Baswedan Tidak Kenal Pelaku Penyiraman

Senin, 6 Januari 2020 | 21:00 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Novel Baswedan, rampung menjalani pemeriksaan sebagai korban kasus penyiraman air keras, di Mapolda Metro Jaya. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengaku tidak mengenal kedua pelaku.

"Terkait dua orang tersangka yang ditetapkan penyidik, tadi kawan-kawan tanyakan, saya tadi telah jawab ke penyidik bahwa saya tidak kenal yang bersangkutan, saya tidak pernah bertemu, tidak pernah komunikasi atau interaksi lainnya baik kegiatan pribadi atau dinas. Karena itu saya tidak bisa beri hal lain terkait tersangka tersebut," ujar Novel, di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/1/2020).

Menyoal apakah dirinya yakin kedua tersangka merupakan pelaku penyiraman, Novel enggan berkomentar lebih banyak karena proses penyidikan sedang berjalan.

"Beberapa bertanya kepada saya apakah yakin ke pelaku itu, tentu saya nggak bisa lebih jauh bicara soal itu karena proses penyidikan berjalan. Kita harus hormati, walaupun penyidikannya jangan sampai kemudian hanya menutup atau tidak membuka fakta bahwa penyerangan ini adalah serangan yang sistematis dan terorganisir," ungkapnya.

Novel menyampaikan, pada saat pemeriksaan penyidik cukup banyak memberikan pertanyaan, dan dijawab semuanya.

"Semua pertanyaan penyidik saya jawab. Tadi beberapa kesempatan di awal saya katakan bahwa memberikan keterangan ini kepentingan saya juga karena saya adalah korban, dan tentu saya berharap proses penyidikan ini berjalan dengan objektif dan sesuai fakta apa adanya. Tadi keterangan disampaikan dengan cukup panjang, antara 17 sampai 18 halaman barang kali ya, dan ada sekitar 36 pertanyaan semua diterangkan," katanya.

Novel menambahkan, dirinya sempat memberikan masukan kepada penyidik terkait penerapan pasal pada saat diperiksa.

"Saya itu diserang oleh dua orang eksekutor pelaku ya, mereka berdua tapi yang menyerang satu orang. Sedangkan pasal yang diterapkan Pasal 170 (pengeroyokan), saya khawatir pasal tersebut nggak tepat. Saya katakan bahwa sebaiknya hal itu betul-betul diperhatikan, sebab kalau tidak tepat pasal kan bisa menjadi masalah dalam proses selanjutnya," jelasnya.

Menurut Novel, kasus penyerangan yang dialaminya lebih kepada penganiayaan berat, berencana dan mengakibatkan luka berat.

"Jadi ini level penganiayaan tertinggi walaupun ada peluang bahwa penyerangan kepada saya ini upaya percobaan pembunuhan berencana, tentu dua hal itu bisa jadi masukan oleh penyidik untuk bisa melakukan pendalaman lebih lanjut," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Banjir Bandang

Seluas 245 hektare areal sawah di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten terdampak banjir pada Rabu (1/1/2020).

NASIONAL | 6 Januari 2020

Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Panggil Figur Publik

Sejumlah figur publik diduga terlibat investasi bodong MeMiles.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Cek Dampak Banjir, Nadiem: Sekolah Rusak Segera Direhabilitasi

Nadiem mengatakan, pihaknya akan segera melakukan rehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak akibat banjir.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Suami-Istri Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Surabaya

Dua orang tewas akibat tertimpa pohon tumbang di saat hujan deras disertai angin yang melanda Jalan Johar Surabaya.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Pemerintah Mobilisasi Nelayan ke Natuna

Pemerintah akan memobilisasi pengiriman nelayan ke perairanan Natuna, Propinsi Kepulauan Riau.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Polisi Gagalkan Penyelundupan 3,2 Kg Ganja dari PNG

Penyelundupan 3,2 kg ganja dari PNG merupakan kasus besar di awal tahun yang bernilai ratusan juta rupiah.

NASIONAL | 6 Januari 2020

MAKI Praperadilankan Kejagung Jika Tak Tetapkan Tersangka Kasus Jiwasraya

MAKI meminta Kejagung untuk memeriksa para direksi Jiwasraya, terutama direksi yang menjabat pada periode 2008 hingga 2018.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Ahli dari OJK

Kejagung masih mendalami kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

NASIONAL | 6 Januari 2020

PBNU Ingatkan Tiongkok Jangan Main-main dengan Kedaulatan NKRI

"Klaim sepihak ini menjadi pangkal sengketa puluhan tahun yang melibatkan sejumlah negara

NASIONAL | 6 Januari 2020

Novel Ingin Bertemu Kedua Pelaku Penyiraman

Kuasa hukum penyidik senior KPK Novel Baswedan, Saor Siagian mengatakan, kliennya ingin bertemu dengan dua pelaku penyiraman air keras.

NASIONAL | 6 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS