Diberhentikan Sebagai Dirut TVRI, Ini Penjelasan Helmy Yahya
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Diberhentikan Sebagai Dirut TVRI, Ini Penjelasan Helmy Yahya

Jumat, 17 Januari 2020 | 17:42 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Helmy Yahya menjelaskan kronologi pemberhentian dirinya dari posisi Direktur Utama TVRI oleh Dewan Pengawas TVRI, melalui konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/1/2020) siang.

Helmy mengungkapkan sebelum pemberhentian dirinya, Dewan Pengawas terlebih dulu menonaktifkan dirinya dari posisi Dirut.

"Tanggal 4 Desember 2019 saya dinonaktifkan. Saya kaget, oleh karena itu tanggal 5 Desember saya melakukan perlawanan dengan mengatakan SK itu tidak sah," jelas Helmy di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Menkominfo Harapkan TVRI Tetap Beroperasi Seperti Biasa

Dia mengatakan penonaktifan disampaikan melalui surat dua halaman, dan dilandasi sejumlah alasan. Sejak penonaktifan tersebut, kata dia, mediasi terus dilakukan oleh sejumlah pihak termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika dan dirinya diminta untuk tidak berbicara di media.

Akhirnya, kata dia, Kominfo menyampaikan tidak boleh ada pemecatan.

Baca juga: Gantikan Helmy Yahya, Dewas TVRI Tunjuk Plt Harian Dirut

"Ke semua orang kami datang. Kami bertemu dengan beberapa tokoh DPR, ke BPK, juga menghadap ke Mensesneg dan perintahnya sama, saya diminta untuk menyampaikan pembelaan," beber Helmy.

Helmy pun mengungkapkan bahwa dirinya kemudian melakukan pembelaan terhadap surat dua halaman yang menonaktifkan dirinya itu.

Menurut Helmy pembelaan dilayangkan melalui surat sebanyak 27 halaman.

Baca juga: Pekan Depan, Komisi I DPR Panggil Dewas-Direksi TVRI

Semua yang menjadi dasar penonaktifan dirinya oleh Dewan Pengawas dijawab Helmy secara detail.

"Saya menjawab 27 halaman dengan lampiran 1.200 halaman, nggak main-main. Semua catatan yang kata mereka menjadi catatan saya, saya jawab dan sudah saya sampaikan 18 Desember 2019," ujar Helmy.

Helmy mengatakan surat pembelaannya itu mendapat dukungan juga dari jajaran direksi TVRI lainnya yang dibuktikan dengan tandatangan bersama.

Dia menekankan dalam bekerja, direksi TVRI yang berjumlah enam orang memimpin dengan sistem kolektif kolegial, sehingga apa yang dilakukan oleh direksi, merupakan hasil keputusan bersama.

"Kelima direksi mendukung pembelaan saya karena catatan pemberhentian penonaktifan saya itu adalah catatan atas tindakan operasional yang sudah kami putuskan secara kolektif kolegial," jelas Helmy.

Namun, pembelaan itu tidak diterima. Helmy tetap dipanggil Dewan Pengawas dan diberitahukan bahwa dirinya diberhentikan.

Adapun sejak penonaktifan Helmy sebagai Dirut, Dewan Pengawas menunjuk Direktur Teknik LPP TVRI Supriyono sebagai Pelaksana Tugas Harian Dirut, menggantikan Helmy.

Helmy lebih jauh menyebutkan salah satu dasar pemberhentian dirinya yakni mengenai pembelian hak siar siaran langsung Liga Inggris yang dinilai tidak tertib administrasi.

Menurut Helmy, pembelian siaran Liga Inggris bertujuan agar TVRI memiliki sebuah konten yang membuat semua orang menonton TVRI.

"Semua stasiun di dunia tentu ingin memiliki sebuah program killer konten atau lokomotif konten yang membuat orang menonton. TVRI karena kepercayaan orang, karena jangkauan kami lima kali lipat dari tv lain, akhirnya kami mendapatkan kerja sama dengan Mola TV untuk menayangkan Liga Inggris, " jelas Helmy.

Direktur Program Pemberitaan TVRI Apni Jaya Putra menjelaskan bahwa sehubungan pembelian hak siar siaran langsung Liga Inggris, jajaran direksi telah melaporkan kepada Dewan Pengawas secara informal maupun administratif.

Dewan Pengawas, kata Apni, juga telah mengeluarkan surat berisi arahan soal penanyangan Liga inggris itu.

Dalam arahannya, Dewas meminta direksi melaksanakan tertib administrasi atas perubahan pola acara dan anggaran TVRI, sehubungan dengan penayangan Liga Inggris dan tetap menjaga keseimbangan program siaran TVRI.

Dewas juga mengingatkan direksi agar tetap memperhitungkan fungsi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik, dengan memastikan penayangan Liga Inggris tetap mampu menunjukan nilai-nilai nasionalitas serta membangkitkan motivasi bagi peningkatan prestasi sepak bola nasional.

Sementara pengadaan atau sewa alat untuk kebutuhan siaran Liga Inggris agar sesuai peraturan perundang-undangan dan dapat dipertanggungjawabkan keuangannya.

Sejumlah arahan itu menunjukkan dukungan Dewan Pengawas atas penayangan Liga Inggris di TVRI. Terlebih, kata Apni, Dewan Pengawas turut hadir saat peluncuran penayangan Liga Inggris oleh TVRI.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diduga Bandar Narkoba, Mahasiswa Diciduk Anggota Polda Bengkulu

Polisi menduga tersangka mengedarkan barang haram ini di kalangan mahasiswa.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Pilkada Serentak, Polri Jamin Netral

Polri menjamin pihaknya akan netral dalam Pilkada 2020 yang digelar di 270 wilayah di Indonesia.

NASIONAL | 17 Januari 2020

"Sunda Empire" Sempat Lakukan Kegiatan di UPI Bandung

Sunda Empire dalam video yang viral terlihat melakukan kegiatan di halaman Gedung Isola, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Bantu Tangkap Harun Masiku, Polri Gandeng Interpol

Mabes Polri akan menggandeng Interpol jika ada permintaan KPK untuk menangkap kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Harun Masiku.

NASIONAL | 17 Januari 2020

UBSI Pontianak Hibahkan Website Layanan Publik

UBSI Pontianak hibahkan website untuk mendukung optimalisasi layanan publik kantor desa Sungai Raya.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Kasus Asabri, Polri Bentuk Tim Gabungan

Kapolri membentuk tim gabungan untuk menyelidki dugaan korupsi yang terjadi pada Asabri.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Selidiki Dugaan Korupsi di Asabri, Mabes Polri Bentuk Tim Gabungan

Mabes Polri akan membentuk tim gabungan untuk menyelidiki kasus dugaan korupsi di Asabri yang akan dipimpin langsung Kabareskrim Komjen Listiyo Sigit Prabowo.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Soal "Sunda Empire", Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat memandang bahwa Sunda Empire adalah kelompok orang yang mengalami stres.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Siswa SMP Bunuh Diri, KPAI Minta Orang Tua dan Guru Tingkatkan Kepekaan

KPAI mendorong orang tua maupun guru untuk memiliki kepekaaan sehingga mampu mencegah anak-anak melakukan tindakan bunuh diri.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Ajinomoto Sediakan Beasiswa S2 ke Jepang

Beasiswa ini merupakan salah satu bentuk kontribusi sosial dari Ajinomoto Indonesia.

NASIONAL | 17 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS