Kemkumham Bantah Sembunyikan Buronan KPK Harun Masiku
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Kemkumham Bantah Sembunyikan Buronan KPK Harun Masiku

Rabu, 22 Januari 2020 | 18:01 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) membantah menyembunyikan caleg PDIP Harun Masiku yang menjadi buronan KPK atas kasus dugaan suap kepada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Kemkumham mengklaim mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK terhadap Harun Masiku.

"Intinya, dalam fungsi penegakan hukum kita selalu mendukung apa-apa yang telah dilakukan KPK. Intinya itu. Jangan dikira bahwa kita menyembunyikan yang beresangkutan atau menghalang-halangi pelaksanaan penegakan hukum yang sedang berjalan," kata Kabiro Humas, Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemkumham, Bambang Wiyono dalam konferensi pers di Gedung Kemkumham, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Diketahui, Ditjen Imigrasi Kemkumham baru membenarkan Harun Masiku telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020. Padahal, pada 13 Januari 2020, Ditjen Imigrasi menyebut Harun berangkat ke Singapura menggunakan pesawat melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK menangkap Wahyu dan tujuh orang lainnya pada Rabu (8/1/2020).

Bambang menyatakan Ditjen Imigrasi terus berkoordinasi secara intens dengan penyidik KPK. Dikatakan, setelah memastikan Harun kembali ke Indonesia, Ditjen Imigrasi segera menyampaikan informasi tersebut kepada KPK.

"Sudah, sudah kami informasikan," ucapnya.

Bambang menjelaskan alasan pihaknya baru mengumumkan kepulangan Harun Masiku ke Indonesia dari luar negeri pada hari ini. Padahal, Harun tercatat telah tiba di Bandara Soetta pada Selasa, 7 Januari 2020, menggunakan pesawat Batik Air. Bambang mengatakan, pihaknya hanya menyampaikan informasi sesuai dengan data perlintasan Imigrasi. Saat itu, Kemkumham belum menerima adanya informasi dari Imigrasi bahwa Harun sudah berada di Indonesia.

"Kita menjawab berdasarkan data perlintasan Imigrasi. Jadi sampai sekarang yang bersangkutan berdasarkan data keimigrasian, yang bersangkutan berada di Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan ini, Kabag Humas dan Hukum Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang membantah pihaknya sengaja memerlambat penyampaian informasi keberadaan Harun di Indonesia yang sudah berlalu sekitar 15 hari sejak tiba di Tanah Air pada 7 Januari 2020. Arvin menyatakan, pihaknya perlu mendalami untuk memastikan kebenaran informasi itu terlebih dahulu sebelum menyampaikannya kepada publik.

"Itu memang agak lama. Kami masih menunggu arahan kapan kami bisa menyampaikan. Segala sesuatu harus kami pastikan dulu, apabila fix betul dan yang kami dapatkan itu kan bukti-bukti yang kalau menurut hemat kami adalah sesuatu yang dikecualikan juga. Bisa mendapatkan manifes, mendapatkan rekaman CCTV, nah makanya kami perlu melakukan langkah-langkah untuk mengujinya," katanya.

Informasi mengenai keberadaan Harun terasa janggal ditilik dari alur pernyataan pihak terkait. Diketahui, KPK menangkap Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU dan tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020). Sehari kemudian, KPK menetapkan Wahyu, Harun, mantan anggota Bawaslu yang juga mantan caleg PDIP Agustiani Tio Fridelina dan kader PDIP Saeful Bahri sebagai tersangka kasus dugaan suap proses PAW anggota DPR.

Pada 13 Januari 2020, Ditjen Imigrasi menyatakan bahwa Harun Masiku telah ke Singapura pada tanggal 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum OTT KPK dan belum kembali ke Indonesia. Pada 16 Januari, Menkumham yang juga politikus PDIP, Yasonna H Laoly menyatakan Harun masih berada di Singapura. Pemberitaan media nasional menyebut Harun sudah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020. Pemberitaan itu dilengkapi dengan rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta yang menunjukkan keberadaan Harun.

Selama rentang itu, KPK mengklaim mempercayai pernyataan jajaran Ditjen Imigrasi dan Kemkumham. Namun, pada hari ini, Rabu (22/1/2020), Ditjen Imigrasi mengakui Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020.

Diberitakan, KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Jiwasraya, Kejagung Selidiki Dugaan Keterlibatan Manajer Investasi

Kejaksaan Agung menyelidiki dugaan keterlibatan manajer investasi dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Ari Sigit Terima Dua Mobil Mewah dan Uang dari PT Kam & Kam

“(AHS) tidak top up, tetapi justru menerima aliran dana dan reward mobil mewah baru yang diterimanya. Nah, inilah yang terus kita dalami," kata Kapolda Jatim.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Pemprov Jabar Genjot Pariwisata Lewat Ajang "West Java Calendar 2020"

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, perputaran uang terkait pariwisata di Jabar mencapai triliunan rupiah setiap tahun.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Setelah Pastikan Kebenaran, Imigrasi Ungkap Keberadaan Harun Masiku

Imigrasi mengaku baru mendapatkan perintah untuk menyampaikan informasi keberadaan Harun Masiku di Indonesia pada hari ini.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Menantu Jokowi Tidak Ingin Jadi Calon Tunggal di Pilwalkot Medan

Sebelumnya, Bobby Nasution dan Doli Sinomba Siregar menjalani "fit and proper test" di Partai Golkar.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Mahfud Tegaskan Proses Hukum Jiwasraya dan Asabri Terus Berjalan

Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan proses hukum terhadap kasus asuransi Jiwasraya dan Asabri terus berjalan.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Harun Masiku Sudah di Indonesia, KPK Enggan Disalahkan

Informasi yang beredar menyebut Harun sudah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari 2020 atau sehari sebelum KPK melancarkan Operasi Tangkap Tangan.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Ratusan Lampion Kelenteng See Hin Kiong Menarik Warga Berswafoto

Pengunjung Kelenteng See Hin Kiong memanfaatkan momen tahunan ini untuk foto-foto.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Polda Jatim Periksa Polisi Penabrak Tujuh Kendaraan

Mobil patroli Sabhara Polsek Kedungkandang yang dikemudikan Aiptu Qoirul menabrak sejumlah kendaraan bermotor, di Jalan Ki Ageng Gribig, Kedungkandang, Malang.

NASIONAL | 22 Januari 2020

Jateng Kekurangan 1.636.580 Blangko E-KTP

Agar tak terus menimbulkan masalah, Sugeng berharap ada strategi yang tepat dalam manajemen percetakan dan distribusi blangko yang sudah tercetak ke daerah.

NASIONAL | 22 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS