1 Juni, Jabar Mulai Terapkan New Normal
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

1 Juni, Jabar Mulai Terapkan New Normal

Rabu, 27 Mei 2020 | 16:30 WIB
Oleh : YUD

Bandung, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan bahwa provinsinya akan menerapkan tatanan normal baru (new normal) pada Senin, 1 Juni 2020.

"Ya, kita akan mulai kurang lebih di hari Senin (1 Juni 2020). Jadi hari Rabu ini sampai Minggu kita sosialisasi dan saya minta kepada rekan media bantu menyosialisasikan, nanti di hari kerja, di hari Senin kita mulai," kata Kang Emil di Mapolda Jabar Kota Bandung, Rabu (27/5/2020).

Orang nomor satu di Provinsi Jabar ini mengatakan proses new normal tersebut akan dikawal oleh petugas TNI dan Polri.

"Karena Pak Kapolda butuh waktu untuk mengukur jumlah pasukan di mal, yang tadinya di mal enggak ada TNI dan Polri, karena perintah Presiden selama 14 hari harus ada dulu. Melatih disiplin kan harus dihitung ya. Itu butuh waktu sampai Minggu kita melakukan pemetaan itu, jadi hari Senin mulai diterapkan," kata Ridwan Kamil.

Selain itu, katanya, Pangdam III Siliwangi dan Polda Jabar akan melakukan simulasi-simulasi di pasar tradisional, pertokoan yang memang cenderung lebih repot terkait protokol kesehatan saat tatanan normal baru diterapkan.

"Kalau ibadah salat di masjid bagaimana, nah kalau misalkan di masjid kapasitasnya 100 karena shafnya berdempetan sekarang berjarak, harus 50. Maka orang ke-51 wayahna tetap salat di masjid, tapi di rombongan salat berjamaah ronde kedua," katanya.

Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil) mengatakan per hari ini angka reproduksi Covid-19 di Provinsi Jabar berada di angka 1,09 dan dalam standar WHO angka satu itu bisa dianggap terkendali.

Ia mengatakan makin kecil di nol koma lebih baik, nah kita akan fokus menjaga ini selama 14 hari ke depan. Selama sepekan terakhir rasionya di angka satu dan mudah-mudahan satu Minggu lagi tetap di angka satu, sehingga bisa dalam kategori terkendali.

"Itulah kenapa ada empat provinsi yang diizinkan oleh pemerintah pusat untuk melakukan persiapan tatanan normal baru, yakni Sumatera Barat, Jabar, DKI Jakarta, dan Gorontalo, kemudian ada 25 kota. Kalau Jabar semuanya, kalau provinsi yang di luar empat diatur berdasarkan situasi," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Kang Emil, pihaknya tetap berpatokan pada level kewaspadaan dan tatanan normal barunya di zona merah itu tidak boleh sama dengan tatanan normal baru di zona kuning atau biru atau hijau dan sebagainya.

"Jadi kita tetap waspada. Istilahnya bukan pelonggaran, bukan relaksasi, istilahnya jadi adaptasi terhadap situasi yang baru. Nah, apa yang diadaptasi? Pelan-pelan bertahap kegiatan ekonomi akan dibuka tapi dengan cara baru," ucapnya.

Pemprov Jabar, lanjut Kang Emil, juga akan mempersiapkan protokol kesehatan terkait penerapan tatanan normal baru.

"Sedang kami siapkan. Pertama, semua toko atau ekonomi harus bikin surat pernyataan bahwa dia siap mematuhi protokol baru di tatanan normal baru dan siap diberi sanksi kalau melanggar itu, yang intinya hanya terbagi dalam tiga kelompok lah, yakni menjaga jarak, harus higienis memakai masker dan cuci tangan keluar masuk dari sebuah tempat," kata dia.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Dana Desa

Dana Desa telah tersalur ke Rekening Kas Desa di 63.029 desa atau 84% dari total 74.953 desa.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Tekan Kasus Covid-19, Dinkes Bengkulu Selatan Beli 3.000 Rapid Test

Pasalnya, pada Hari Raya Idulfitri aktivitas masyarakat meningkat sehingga perlu diwaspadai kasus Covid-19.

NASIONAL | 27 Mei 2020

H+1 Lebaran, 111.022 Kendaraan Kembali ke Jakarta

Volume lalu lintas tersebut turun sebanyak 66 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2019.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Petugas di Perbatasan Tetap Perketat Pengawasan Kendaraan dari Luar Bengkulu

Sejak 24 April hingga 26 Mei, petugas gabungan di perbatasan wilayah Bengkulu, telah memerintahkan sebanyak 455 kendaraan putar balik.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Kasus Said Didu Segera Gelar Perkara

Ssai memeriksa HA sebagai saksi kasus Said Didu, penyidik akan memeriksa saksi ahli untuk melengkapi proses penyelidikan.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Lebaran, Angka Kejahatan Menurun

Kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor serta kasus penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual, dan penggelapan juga turun.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Ini 10 Indikator WHO untuk Buka dan Longgarkan PSBB

Salah satunya adalah jumlah kasus positif lebih dari 50 persen selama dua pekan.

NASIONAL | 27 Mei 2020

DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19

Keputusan pemperpanjang masa tanggap darurat tersebut, berdasarkan keputusan Presiden RI, bahwa penganggulangan bencana non alam, tidak ada batas waktunya.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Sempat Ditutup Beberapa Hari, Brastagi Supermarket Beroperasi Kembali

Gedung supermarket itu sudah disterilisasikan sebelum dioperasikan kembali.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Pemerintah Izinkan Daerah Tanpa Kasus dan Zona Hijau Covid-19 Dibuka

Daerah yang boleh dibuka kembali adalah daerah berwarna hijau.

NASIONAL | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS