Mahfud MD: Penetapan Status Normal Baru Tidak Asal-Asalan
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Mahfud MD: Penetapan Status Normal Baru Tidak Asal-Asalan

Rabu, 3 Juni 2020 | 16:48 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com– Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan penetapan status normal baru (new normal) suatu daerah bukan asal-asalan. Pemerintah mengambil keputusan berdasarkan metode ilmu pengetahuan secara ilmiah (scientific).

“Kita berkali-kali, hampir setiap hari, kecuali di akhir pekan, kabinet itu rapat menghitung dengan angka. Misalnya tentang pembicaraan mau pelonggaran, atau mau relaksasi, atau mau masyarakat produktif. Itu di sidang kabinet ada empat pemodelan matematik yang menghitung seberapa besar bahaya di tiap daerah dan tiap tingkatan,” kata Mahfud di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Ia menjelaskan lembaga-lembaga yang menyajikan permodelan adalah BIN, Kemenko Perekonomian, Bappenas dan Kantor Staf Presiden (KSP). Dari keempatnya, menghasilkan kesimpulan yang sama terkait perkembangan dan prediksi penyebaran Covid-19.

“BIN punya metode sendiri. Menko Perekonomian punya metode sendiri. Bappennas punya metode sendiri. KSP punya metode sendiri. Hitungannya dengan angka matematik. Kesimpulannya sama meskipun metodenya berbeda. Yang hasilnya itu kemudian memetakan ini daerah merah, kuning, hijau. Yang menunjukan tingkat resikonya di daerah ini begini, di daerah itu begini,” jelas Mahfud.

Bahkan, lanjut Mahfud, pemerintah sekarang sudah masuk ke tingkat menghitung di tingkat desa. Di desa mana sekarang yang bersih, desa mana yang ada satu dan dua Covid-19, kemudian desa mana yang masih penyebarannya tinggi. Kemudian para ahli dipanggil untuk didengar pandangannya terkait perkembangan Covid-19.

“Jadi tidak mungkin kita mengambil keputusan tanpa scientific. Semua sudah dipertimbangkan. Semua ahli sudah dipanggil. Jadi tidak mungkin pemerintah itu mengambik keputusan asal-asalan,” tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Dia menegaskan tidak mungkin selamanya bangsa ini bersembunyi dari Covid-19. Hampir tiga bulan, masyarakat berada di dalam rumah. Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai dirasa ada kejenuhan. Setidaknya ada tiga penyebabnya. Pertama, masyarakat mulai galau dan stres karena dikurung terlalu lama. Apalagi mencapai dua bulan lebih. Kedua, ekonomi tidak bergerak. Banyak orang kehilangan pendapatan, kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), orang tidak bisa buka warung.

“Orang mau cari makan susah. Bukan hanya uangnya tidak ada, tapi juga warungnya sudah harus tutup dan seterusnya. Sementara bantuan dari pemerintah itu ada batasnya,” tegas Mahfud.

Ketiga, keberadaan Covid-19 tidak bisa dipastikan kapan selesainya. Bahkan ada pernyataan dari badan kesehatan dunia, WHO bahwa mungkin saja Covid akan ada untuk selamanya. Artinya, Covid-19 itu tidak akan pernah habis dari bumi ini.

“Oleh sebab itu, diperlukan cara hidup baru. Diperlukan new normal life. Cara hidup yang baru seperti apa? Kalau keluar rumah pakai masker, cuci tangan pakai sabun, mengatur jarak, dan sebagainya,” tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Meski Turun, Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tetap Tertinggi

Meski menurun, jumlah pertambahan kasus positif Covid-19 dalam sehari di Jawa Timur (Jatim) masih tetap tertinggi di Indonesia yakni 183.

NASIONAL | 3 Juni 2020

Ombudsman Minta Kebijakan Penanganan Covid-19 Dievaluasi

Saran tersebut disampaikan Ombudsman lantaran penyaluran bansos dari pemerintah masih mendominasi laporan masyarakat ke Ombudsman.

NASIONAL | 3 Juni 2020

Sultan Izinkan PKL Malioboro Buka Kembali

Menurut Sultan, protokol kesehatan menjadi hal utama yang harus diterapkan ketika PKL mulai kembali usaha di Malioboro.

NASIONAL | 3 Juni 2020

Gubernur Khofifah Ajak Survivor Covid-19 Jatim Donor Plasma Darah

Donor plasma darah dari pasien sembuh tersebut akan digunakan sebagai terapi plasma convalescent pada pasien covid-19 yang berat dan juga sangat berat.

NASIONAL | 3 Juni 2020

Aparat Penyelenggara Pilkada Jangan Jadikan Pandemi untuk Cari Proyek

"Jangan memanfaatkan Covid-19 untuk cari proyek. Harus kita cari sesuatu yang paling mudah, paling murah."

NASIONAL | 3 Juni 2020

Olah TKP, Polisi Masih Selidiki Penembak Dua Petani di Poso

Dua petani ditembak saat sedang bekerja di kebunnya di wilayah pegunungan Gayatri, desa Maranda, kecamatan PPU, sekitar 8 kilometer dari desa mereka.

NASIONAL | 3 Juni 2020

Perbaiki Muatan RUU Haluan Ideologi Pancasila

"Tap MPRS XXV/1966 harus dimasukkan sebagai salah satu landasan hukum pada konsideran ‘mengingat’ dalam RUU HIP."

NASIONAL | 3 Juni 2020

Penerapan Normal Baru Harus Dikaji Matang

"Pemerintah juga harus menyiapkan fasilitas rumah sakit yang memadai dan kapasitasnya lebih untuk antisipasi yang terkena Covid-19."

NASIONAL | 3 Juni 2020

Update Covid-19 Tambah 684, Total Kasus Positif Jadi 28.233

Belama 24 jam sampai Rabu (3/6/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 684. Total menjadi 28.233.

NASIONAL | 3 Juni 2020

UI Jadi Mitra Kemhub Siapkan Kebijakan Berbasis Bukti Hadapi Normal Baru

Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro menilai ada kecenderungan kini kebijakan pemerintan beralih pada fokus pada penanganan dampak ekonomi pasca pandemi Covid-19.

NASIONAL | 3 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS