Mantan Hakim Agung: Prinsip dan Semangat Gotong Royong Hidup di Seluruh Indonesia
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Mantan Hakim Agung: Prinsip dan Semangat Gotong Royong Hidup di Seluruh Indonesia

Sabtu, 20 Juni 2020 | 19:14 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Hakim Agung, Gayus T Lumbuun menegaskan gotong royong merupakan istilah khas masyarakat Indonesia. Prinsip dan semangat gotong royong hidup di seluruh wilayah Tanah Air.

"Gotong royong itu istilah khas indonesia. Gotong dan royong. Gotong itu mengangkat, royong itu bersama-sama. Manfaatnnya apa? Meringankan beban pekerjaan yang harusnya dilakukan 1-2 orang. Gotong royong juga bentuk kesukarelaan," kata Gayus.

Hal itu disampaikan Gayus dalam diskusi daring yang digagas Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) bertajuk "Penguatan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Penegakan Sang Perkasa Merah Putih dalam Bingkai NKRI", Sabtu (20/6/2020).

"WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) telah menegaskan bahwa Covid-19 adalah pandemi. Penanggulangan Covid-19 dapat dilakukan dengan gotong royong. Masyarakat juga harus bisa menaati berbagai regulasi dan protokol pencegahan Covid-19," ujar Gayus.

Pada bagian lain, Gayus juga menyatakan Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa. "Pancasila adalah alat pemersatu. Konstitusi hanya memberi arah. Konstitusi itu bernorma tunggal. Tidak bisa mengatasi semua persoalan bangsa, bahkan ada negara-negara besar tidak mempunyai konstitusi," ucap Gayus.

Gayus pun menekankan pentingnya kebebasan beragama. Sebab Indonesia adalah negara berdasar ketuhanan yang maha esa.

"Agama itu bersentral kepada ketuhanan yang maha esa. Tidak pernah ditulis di sana, Indonesia negara agama. Karena itu agama diatur dalam konstitusi. Ada kebebasan bergabung dengan agama yang telah diyakini. Tidak ada satu agama boleh mendominasi hak-hak secara khusus dalam konstitusi kita. Dalam pendirian izin rumah ibadah, harus sama. Harus ada jaminan pelaksanaan ibadah," ucap Dewan Penasihat GPPMP tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kekuatan Diplomasi Selesaikan Sengketa Laut China Selatan

Tiongkok mengklaim sebagai pemilik sebagian besar wilayah Laut China Selatan (LCS).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Malang Raya Belum Terapkan New Normal

Tingkat penularan virus corona jenis baru atau Covid-19 di Malang Raya masih belum memasuki kategori rendah.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Reisa: Tidak Semua Kerumunan Jadi Sasaran Rapid Test Covid-19

Tes cepat Covid-19 tidak harus menyasar di semua kerumunan yang terjadi.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Theo Sambuaga Ingatkan Pentingnya Penguatan dan Pengamalan Pancasila

Segenap komponen bangsa diharapkan dapat memperkuat komitmen dan pengamalan terhadap Pancasila. Mengingat situasi dan kondisi global berkaitan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Pandemi Covid-19, Iluni UI Luncurkan Kertas Kerja Rekomendasi Kebijakan UMKM

Iluni UI meluncurkan kertas kerja rekomendasi kebijakan untuk pemerintah, Sabtu (20/6/2020).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Jubir: Tujuh Provinsi Tanpa Adanya Kasus Baru Covid-19

Tidak ada penambahan kasus Covid-19 baru di tujuh provinsi di Indonesia, Sabtu (20/6/2020).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Tambah 9, Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Menjadi 116

Penambahan kasus Covid-19 di Bengkulu pada Sabtu (20/6/2020) melebihi dari biasa yakni sembilan orang, sehingga jumlah total pasien positif virus "corona" 11.

NASIONAL | 20 Juni 2020

KPK Yakin Majelis Hakim Tolak Permintaan Imam Nahrawi Jadi JC

KPK meyakini majelis hakim tak akan mengabulkan permintaan mantan Menpora Imam Nahrawi untuk mendapat status sebagai "justice collaborator" (JC).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Jubir Covid-19: Manajemen Informasi Penting untuk Kendalikan Kepanikan

Kunci penanganan Covid-19 baik untuk masyarakat maupun pemerintah adalah manajemen informasi.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Indonesia Harus Waspadai Pecahnya Konflik Laut China Selatan

Konflik LCS diprediksi akan menyeret banyak negara yang memiliki kepentingan.

NASIONAL | 20 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS