Takut Ikuti Rapid Test, 10 Warga Sumur Pecung Kabur
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Takut Ikuti Rapid Test, 10 Warga Sumur Pecung Kabur

Kamis, 25 Juni 2020 | 19:59 WIB
Oleh : Laurens Dami / YUD

Serang, Beritasatu.com - Sekitar 10 orang warga Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten kabur dari rumah diduga karena takut mengikuti rapid test Covid-19.

Warga ketakutan ketika petugas Puskesmas Kecamatan Serang menggelar rapid test di Kampung Ciloang, Kompleks Hegar Alam, Kelurahan Sumur Pecung, Kamis (25/6/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa warga Sumur Pecung meninggalkan rumahnya sejak pagi hari. Bahkan sejumlah warung sembako dan sayur juga tutup karena mereka takut mengikuti rapid test.

Ketakutan warga ini terjadi karena adanya informasi hoax yang berkembang di tengah masyarakat bahwa rapid test justru membuat orang yang sehat menjadi terpapar Covid-19.

“Kalau yang sehat tidak perlu dites. Yang ada setelah dites malah jadi tertular. Saya mah gak mau ikut tes. Kami tahunya takut dicolok hidung dan diambil lendirnya,” ujar salah seorang warga Sumur Pecung yang tidak mau ditulis namanya.

Ia mengatakan bahwa banyak warga yang kabur karena tidak memahami teknis rapid test.

“Harus jelas informasinya. Namanya orang kampung yah. Ini kan warga takut karena di medsos kan banyak video yang diambil lendirnya itu dari hidung. Dan alat kesehatannya juga belum tentu steril. Katanya itu dipakai beberapa kali. Nanti yang sehat malah tertular lagi,” ujarnya.

Menanggapi ketakutan warga tersebut, Ketua RW 09 Kelurahan Sumur Pecung Ma’ruf mengatakan pihaknya bersama petugas kesehatan sudah melakukan sosialisasi sejak Jumat pekan lalu.

“Yah namanya orang kampung. Padahal sudah diarahin sejak Jumat pekan lalu. Saya juga bingung kenapa mereka pada kabur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Serang Kota, Yayat Cahyati kepada wartawan usai melakukan rapid test di Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang, Kamis (25/6/2020) menjelaskan dari target 100 orang peserta rapid test, yang hadir hanya 90 orang.

“Di Kelurahan Sumur Pecung ada 90 yang ikut rapid tes. Kalau saya melihat masyarakat pada awal-awal ragu. Dari kuota 100 hanya 90 lumayan. Bukan menghindar, tapi mereka (masyarakat) ragu-ragu untuk ikut rapid test,” katanya.

Yayat mengungkapkan, dari 90 orang yang ikut rapid test, sebanyak 12 orang dinyatakan reaktif. Sisanya, 78 orang dinyatakan non reaktif.

“Untuk 12 orang yang reaktif dilakukan pemeriksaan PCR swab,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Bekuk Sindikat Pemalsu Sertifikat Keterampilan Pelaut

Tim gabungan membongkar sindikat pemalsuan sertifikat keterampilan pelaut dengan membobol sistem keamanan website resmi Kementerian Perhubungan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Menkumham Sebut Program Asimilasi Terkait Covid-19 Sudah Sesuai Aturan

Menkumham menegaskan bahwa program asimilasi dan integrasi narapidana di masa pandemi Covid-19 sudah sesuai aturan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Presiden Tinjau Pasar Pelayanan Publik di Banyuwangi

Pasar Pelayanan Publik yang dikunjungi Presiden Jokowi memberikan pelayanan kependudukan dan perizinan tersebut terintegrasi dengan pasar tradisional.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pegawai Jadi Tersangka, OJK Tetap Dukung Proses Hukum Kejagung

“Sejak dimulainya proses penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Agung, OJK selalu memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan data dan informasi."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Eks Menkeu Agus Martowardojo Dicecar KPK soal Proses Penganggaran Proyek E-KTP

Agus Martowardojo diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka E-KTP yakni Direktur Utama PT Sandipala Arthapura, Paulus Tannos.

NASIONAL | 25 Juni 2020

MNC Asset Management Hormati Proses Hukum di Kejagung

"Reksa Dana Syariah Ekuitas II yang dikelola oleh MAM merupakan produk single investor milik Jiwasraya dan tidak terkait dengan produk reksa dana lainnya."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Juli 2020, Habibie Center Prediksi Covid-19 Melandai

Angka positif Covid-19 diprediksi bisa melandai atau bahkan menurun di Juli 2020.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Biaya Pasien Covid-19 di Banten Paling Tinggi Rp 25 Juta Per Hari

Untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan saja, dirawat di ruang isolasi biasa, biaya perawatannya mencapai Rp 10 juta per orang, per hari

NASIONAL | 25 Juni 2020

Hingga Juni, Program Padat Karya Kempupera Baru Tersalurkan Rp 2,16 T

Kempupera mengalokasikan Rp 11,44 triliun untuk program Padat Karya Tunai (PKT) rutin di tahun 2020. Hingga pertengahan Juni 2020, baru 17,9 persen tersalurkan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jenderal Polisi Jadi Pejabat di Luar Polri, Asisten SDM Kapolri: Ada yang Sudah Alih Status

Tidak ada larangan bagi seorang anggota Polri aktif jadi pejabat di luar struktur Polri, asal tak mengganggu tugas dan mendapat persetujuan dari atasan.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS