Gugus Tugas: 112 Kabupaten/Kota Masuk Zona Hijau
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Gugus Tugas: 112 Kabupaten/Kota Masuk Zona Hijau

Kamis, 25 Juni 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mulai mengumumkan peta zonasi risiko Covid-19 di tiap kabupaten dan kota. Dari peta zonasi risiko ini dilaporkan ada 112 kabupaten/kota yang tergolong zona hijau.

Ahli epidemiologi dan informatika penyakit menular dari tim Gugus Tugas, Dewi Nur Aisyah mengatakan, dari peta zonasi risiko per tanggal 21 Juni atau pekan lalu terdapat 112 kabupaten kota tidak terdampak dan tidak ada kasus baru. Sedangkan 188 kabupaten/kota berisiko rendah, 157 risiko sedang dan 57 risiko tinggi.

Secara keseluruhan, menurut Dewi, ada tren membaik dari kondisi kabupaten/kota yang terinfeksi Covid-19. Akhir Mei 2020, dilaporkan sebanyak 108 kabupaten/kota dengan risiko tinggi, dan hanya 46,70% kabupaten/kota yang tidak terdampak dan risiko rendah . Tetapi kemudian terjadi pergerakan menuju perbaikan.

Pada 21 Juni dilaporkan yang tidak terdampak dan risiko rendah sudah capai 58,37% atau sebanyak 300 kabupaten/kota.

“Sampai dengan pekan lalu atau per 21 Juni terdapat 308 kabupaten dan kota yang tidak ada kasus meninggal. Di luar tidak terdampak atau tidak ada kasus. Itu artinya ada 196 kabupaten dan kota yang dapat menyusul bergerak untuk menjadi zona hijau,” kata Dewi.

Dewi menjelaskan, dalam memetakan zonasi risiko daerah menggunakan 15 indikator kesehatan masyarakat (kesmas) yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilens masyarakat, dan 2 indikator pelayanan kesehatan. Kemudian ditambahkan satu indikator pengganti, yaitu persentase kasus sembuh untuk menghitung seberapa banyak orang yang terpapar Covid-19 kemudian sembuh di sebuah wilayah.

“Semakin baik angkanya mendekati 100%, tentu semakin tinggi skor yang kita keluarkan untuk menetapkan zonasi risiko di daerah tersebut,” kata Dewi di Graha BNPB, Kamis (25/6/2020).

Sedangkan untuk kategorisasi kenaikkan kasus di sebuah daerah, Gugus Tugas menghitung indikatornya dengan sumber data yang berasal dari data surveilens dan data base rumah sakit online (RS Online) Kementerian Kesehatan. Data yang diterima oleh Gugus Tugas setiap hari, tetapi data yang dianalisis hanya merupakan data kumulatif mingguan. Status risiko kenaikkan kasus akan diperbarui setiap minggu.

Setiap indikator baik itu epidemiologi, surveilens kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan. Hasil perhitungan dikategorisasi dalam empat zona risiko yang diberi warga merah artinya risiko tinggi, oranye (risiko sedang), kuning (risiko rendah), dan hijau (tidak terdampak).

Untuk zona hijau, sebelumnya hanya dilaporkan untuk daerah yang belum terdampak. Saat ini diperbarui dengan menambahkan kabupaten/kota yang sudah pernah terdampak namun bernasil tidak ada penambahan kasus baru dalam empat minggu terakhir dan angka kesembuhan mencapai 100% atau tidak ada kasus meninggal.

Sedangkan untuk zona risiko merah, oranye, dan kuning dihitung dengan nilai, misalnya memberikan 100 soal. Zona kuning akan diberikan nilai 20% teratas, yaitu 81 sampai 100. Sedangkan zona oranye mendapat nilai 61 sampai 80, dan zona kuning adalah kurang dari atau sama dengan 60.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Takut Ikuti Rapid Test, 10 Warga Sumur Pecung Kabur

Sekitar 10 orang warga Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten kabur dari rumah diduga karena takut mengikuti rapid test Covid-19.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polisi Bekuk Sindikat Pemalsu Sertifikat Keterampilan Pelaut

Tim gabungan membongkar sindikat pemalsuan sertifikat keterampilan pelaut dengan membobol sistem keamanan website resmi Kementerian Perhubungan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Menkumham Sebut Program Asimilasi Terkait Covid-19 Sudah Sesuai Aturan

Menkumham menegaskan bahwa program asimilasi dan integrasi narapidana di masa pandemi Covid-19 sudah sesuai aturan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Presiden Tinjau Pasar Pelayanan Publik di Banyuwangi

Pasar Pelayanan Publik yang dikunjungi Presiden Jokowi memberikan pelayanan kependudukan dan perizinan tersebut terintegrasi dengan pasar tradisional.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pegawai Jadi Tersangka, OJK Tetap Dukung Proses Hukum Kejagung

“Sejak dimulainya proses penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Agung, OJK selalu memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan data dan informasi."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Eks Menkeu Agus Martowardojo Dicecar KPK soal Proses Penganggaran Proyek E-KTP

Agus Martowardojo diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka E-KTP yakni Direktur Utama PT Sandipala Arthapura, Paulus Tannos.

NASIONAL | 25 Juni 2020

MNC Asset Management Hormati Proses Hukum di Kejagung

"Reksa Dana Syariah Ekuitas II yang dikelola oleh MAM merupakan produk single investor milik Jiwasraya dan tidak terkait dengan produk reksa dana lainnya."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Juli 2020, Habibie Center Prediksi Covid-19 Melandai

Angka positif Covid-19 diprediksi bisa melandai atau bahkan menurun di Juli 2020.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Biaya Pasien Covid-19 di Banten Paling Tinggi Rp 25 Juta Per Hari

Untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan saja, dirawat di ruang isolasi biasa, biaya perawatannya mencapai Rp 10 juta per orang, per hari

NASIONAL | 25 Juni 2020

Hingga Juni, Program Padat Karya Kempupera Baru Tersalurkan Rp 2,16 T

Kempupera mengalokasikan Rp 11,44 triliun untuk program Padat Karya Tunai (PKT) rutin di tahun 2020. Hingga pertengahan Juni 2020, baru 17,9 persen tersalurkan.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS