Jalani Rapid Test di Puncak, Dua Wisatawan Jakarta Positif Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Jalani Rapid Test di Puncak, Dua Wisatawan Jakarta Positif Covid-19

Kamis, 25 Juni 2020 | 21:38 WIB
Oleh : Vento Saudale / YUD

Bogor, Beritasatu.com – Dua wisatawan asal Jakarta dilaporkan positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan tes lanjutan pascates cepat akhir pekan lalu di Kawasan Puncak pada akhir pekan.

Koordinator Sub Divisi Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jabar, Dedi Taufik menuturkan, dua orang positif Covid-19 berdomisili DKI Jakarta.

"Iya betul dua wisatawan positif Covid-19 dari hasil swab test," kata Dedi mengkonfirmasi, Kamis (25/6/2020) malam.

Pascadinyatakan positif, Gugus Tugas Covid-19 Jabar pun membuat laporan dan koordinasi dengan Gugus Tugas Jakarta untuk menindaklanjuti serta melakukan penelusuran (tracing).

Kata dia, hasil rapid test yang dilakukan pada akhir pekan lalu mengambil sampel 1.221 orang wisatawan yang berdomisili di luar Jawa Barat. Sebagian besar, kata Dedi, mereka merupakan wisatawan asal Jakarta yang berencana berwisata ke Puncak.

Dari jumlah itu diketahui 56 orang reaktif dan dilanjutkan dengan Swab test dan hasilnya 2 orang positif dan sisanya 54 orang negatif. Kata dia, setidaknya dengan mengetahui sampel yang ambil dapat memetakan penyebaran virus Covid-19.

Hal itu pun sejurus dengan kebijakan Jawa Barat yang memberikan kelonggaran operasional untuk hotel, restoran, dan lokasi wisata.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menyebutkan, adanya kedua orang wisatawan asal Jakarta positif Covid-19 tentunya tidak ada dampaknya terhadap wisata di kawasan Puncak Bogor.

Syarifah menilai, tidak mungkin pemda menutup Puncak sebagai kawasan wisata karena di Puncak terdapat ratusan hotel dan restoran serta objek wisata. Yang terpenting saat ini, yakni meyakinkan bila kawasan Puncak terbebas dari paparan virus atau masyarakatnya patuh terhadap protokol kesehatan.

“Hasil dan kegiatan rapid test itu bagus dalam arti pencegahan. Artinya, kita lebih waspada, bukan berarti kita harus menutup kawasannya,” papar Syarifah.

Ia pun menyebut saat ini Pemkab Bogor belum membuka keseluruhan tempat wisata di kawasan Puncak. Bahkan Taman Safari Indonesia (TSI) juga masih dalam tahap konservasi

"Jadi masyarakat kemarin itu berliburnya di pinggir jalur Puncak seperti kebun teh, tempat parkir dan sebagainya. Jadi untuk kedepannya akan menjaga di tempat-tempat yang sudah dipetakan oleh Gugus Tugas yang terdiri dari Polres, termasuk daerah-daerah kemarin juga," ungkapnya.

Sambung Syarifah, jika memang para wisatawan yang ke Puncak Bogor berwisata ke hotel dijamin aman. Karena, Pemkab Bogor telah melakukan pembinaan kepada hotel-hotel untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Jadi sejak adanya tes rapid kita harapkan menjadi gambaran kepada masyarakat, supaya mereka juga waspada, agar para wisatawan dan pemilik wisata lebih paham terkait protokol kesehatan," tambah Syarifah.

Data :

Rapid Test: 20-21 Juni 2020

Total pengunjung yang menjalani rapid test: 1.221 orang

Total pengunjung yang reaktif: 56 orang

Total pengunjung yang positif: 2 orang

Jumlah titik rapid test: 4 Titik

- Masjid At-Tawun

Jumlah yang dites : 200 orang

Rekatif : 6 orang

- Taman Wisata Gunung Mas

Jumlah yang dites : 252 orang

Reaktif : 3 orang

- Pos Simpang Gadog

Jumlah yang dites : 324 orang

Reaktif : nihil

- Taman Wisata Matahari

Jumlah yang dites : 445

Reaktif : 47



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wali Kota Serang Pastikan PPDB Online Tidak Ada Titipan

Wali Kota Serang Syafrudin memastikan bahwa pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online di Kota Serang, tidak melakukan praktik titipan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

OJK Dukung Proses Hukum Jiwasraya

OJK menyatakan, telah dan selalu memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan data dan informasi serta asistensi yang diperlukan oleh pihak Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 25 Juni 2020

KPK Minta Tambah Anggaran Rp 1,88 Triliun

Penambahan anggaran dibutuhkan mengingat adanya alih status pegawai KPK menjadi ASN serta strategi program yang akan dijalankan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Wapres Minta Para Menteri Mutakhirkan Data Kemiskinan

Wapres meminta agar para menteri memutakhirkan data kemiskinan terutama Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Agus Martowardojo Bantah Diperiksa KPK Soal Pencetakan Uang Rupiah di Australia

Usai diperiksa, Agus membantah ditelisik KPK mengenai proyek pencetakan uang pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 di Australia.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polisi Sudah Kantongi Initial Pemesan Sabu 159 Kg dari Malaysia

Paket sabu-sabu diduga didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut dan mendarat di perairan Aceh. Barang haram itu diangkut menggunakan truk ke Jakarta.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Gugus Tugas: 112 Kabupaten/Kota Masuk Zona Hijau

Berdasarkan peta zonasi risiko Covid-19 terdapat 112 kabupaten/kota yang termasuk ke dalam zona hijau.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Takut Ikuti Rapid Test, 10 Warga Sumur Pecung Kabur

Sekitar 10 orang warga Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten kabur dari rumah diduga karena takut mengikuti rapid test Covid-19.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polisi Bekuk Sindikat Pemalsu Sertifikat Keterampilan Pelaut

Tim gabungan membongkar sindikat pemalsuan sertifikat keterampilan pelaut dengan membobol sistem keamanan website resmi Kementerian Perhubungan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Menkumham Sebut Program Asimilasi Terkait Covid-19 Sudah Sesuai Aturan

Menkumham menegaskan bahwa program asimilasi dan integrasi narapidana di masa pandemi Covid-19 sudah sesuai aturan.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS