Rhoma Irama Ingkar Janji, Bupati Bogor Minta Diproses Hukum
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-6.4)   |   COMPOSITE 4945.79 (-39.24)   |   DBX 931.257 (3.24)   |   I-GRADE 131.318 (-1.79)   |   IDX30 415.488 (-6.92)   |   IDX80 108.562 (-1.33)   |   IDXBUMN20 273.68 (-2.25)   |   IDXG30 115.596 (-1.18)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-6.96)   |   IDXQ30 121.636 (-2.04)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.19)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.2)   |   IDXV30 102.795 (-1.19)   |   INFOBANK15 787.375 (-15.3)   |   Investor33 363.773 (-5.92)   |   ISSI 144.695 (-0.44)   |   JII 523.846 (-2.73)   |   JII70 177.783 (-0.58)   |   KOMPAS100 971.12 (-10.68)   |   LQ45 760.321 (-10.32)   |   MBX 1369.12 (-13.17)   |   MNC36 271.592 (-3.83)   |   PEFINDO25 259.811 (2.03)   |   SMInfra18 233.526 (-0.76)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-5.09)   |  

Rhoma Irama Ingkar Janji, Bupati Bogor Minta Diproses Hukum

Minggu, 28 Juni 2020 | 21:58 WIB
Oleh : Vento Saudale / YUD

Bogor, Beritasatu.com - Pedangdut sekaligus musisi Indonesia Rhoma Irama tetap manggung dalam acara hajatan salah satu warga Pamijahan, Kabupaten Bogor, Minggu (28/6/2020). Bupati Bogor Ade Yasin pun geram hingga minta semua yang terlibat diproses hukum.

Bupati Bogor Ade Yakin menilai, Rhoma Irama sekalipun hadir dalam kapasitas sebagai tamu undangan, ia tetap menyanyikan beberapa lagu sehingga mengundang keramaian, bahkan turut hadir Rita Sugiarto, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Caca Handika, Yus yunus dan beberapa artis Ibu Kota lainnya.

"Padahal Kabupaten Bogor masih dalam masa PSBB Proporsional hingga 2 Juli 2020," kesal Ade mengkonfirmasi, Minggu (28/6/2020) malam.

Bupati Bogor Ade Yasin yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengaku geram dan meminta aparat bertindak tegas.

Kata dia, gugus tugas sudah bersikap tegas dengan mengirimkan surat peringatan agar Rhoma tidak tampil dan segala bentuk hiburan ditiadakan karena bisa mengundang keramaian. Namun kenyataan beberapa acara tetap digelar, tidak mengindahkan peraturan Pemkab. Bogor yang tertuang dalam Perbup No 35 tahun 2020.

"Saya minta semuanya diproses hukum, tidak pandang bulu siapapun orang yg melanggar aturan, jangan sampai Kabupaten Bogor menjadi episentrum Covid-19 karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tetap Menyanyi di Bogor, Kehadiran Rhoma Irama Mengundang Banyak Massa

Peristiwa tersebut disesalkan oleh Gugus Tugas Kabupaten Bogor karena kehadiran Rhoma Irama mengundang banyak massa di Pamijahan.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Harimau Sumatera Kembali Tertangkap di Solok

Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) kembali tertangkap di Kabupaten Solok Sumatera Barat, Minggu (28/6/2020).

NASIONAL | 28 Juni 2020

Jokowi Perintahkan Belanja Pemerintah untuk Covid-19 Segera Dikeluarkan

Presiden Jokowi minta bila ada kendala di lapangan, harus segera dicarikan jalan keluarnya.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Anggota DPR: Pencabutan Maklumat Kapolri Bukan Berarti Bebas Kumpulkan Massa

Harus diwaspadai ancaman gelombang kedua dari Covid-19.

NASIONAL | 28 Juni 2020

PSBB Tangerang Raya Kembali Diperpanjang, Pasar Tradisional Jadi Perhatian Khusus

Perpanjangan kali ini disertai beberapa catatan salah satunya terkait pasar tradisional yang perlu diperhatikan secara khusus.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Kejagung Telusuri Informasi Penangkapan Djoko Tjandra

Djoko Tjandra merupakan terdakwa kasus hak tagih Bank Bali yang melarikan diri ke Papua Nugini sehari sebelum adanya putusan dari MA.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Pasien Positif Covid-19 di Sumut Kembali Meningkat

Penyebaran Covid-19 masih berlangsung di masyarakat.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Ganja Tetap Ilegal, Polda Aceh Tak Kendur

Indonesia sudah tegas menolak rekomendasi WHO yang hendak melegalkan penggunaan daun ganja.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Pantau Pelanggar Protokol Kesehatan, Pemkot Surabaya Manfaatkan CCTV

Ribuan kamera CCTV (closed circuit television) digunakan untuk memantau para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di Surabaya, Jawa Timur.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Pelaku Penyerangan Mapolsek OKI Diduga Dendam dengan Polisi

Hasil penyelidikan sementara polisi tidak menemukan bukti yang mengarah pada terorisme. Aksi nekat pelaku murni karena dendam dengan polisi.

NASIONAL | 28 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS